Tiga tantangan jemaah lansia yang harus dihadapi oleh para petugas haji saat melayani mereka di Arab Saudi. Dihadapi Alissa Wahid, aktivis perempuan dan psikolog, dalam materi "Haji Ramah Lansia dan Perempuan" di Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Tantangan pertama adalah hal-hal yang terkait dengan peningkatan umur, seperti kesulitan beradaptasi dengan perubahan lingkungan, kelelahan, dan kesulitan memperoleh informasi tentang destinasi wisata. Kesulitan ini bisa membuat mereka bingung saat turun dari pesawat bandara dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.
Tantangan kedua adalah kemampuan menghadapi situasi baru, seperti pertama kali berada di tempat keramaian atau tidak terbiasa dengan area baru. Mereka bisa bingung saat melihat hal-hal baru dan harus belajar dengan cepat untuk menyesuaikan diri.
Tantangan ketiga adalah kemampuan menghadapi teknologi informasi dan komunikasi, yang memang sudah dilengkapi oleh pemerintah untuk membantu jemaah haji. Namun, ini menjadi tantangan baru bagi para lansia, karena mereka lahir di abad sebelumnya dan belum pernah mengenal teknologi seperti ini.
Tantangan pertama adalah hal-hal yang terkait dengan peningkatan umur, seperti kesulitan beradaptasi dengan perubahan lingkungan, kelelahan, dan kesulitan memperoleh informasi tentang destinasi wisata. Kesulitan ini bisa membuat mereka bingung saat turun dari pesawat bandara dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.
Tantangan kedua adalah kemampuan menghadapi situasi baru, seperti pertama kali berada di tempat keramaian atau tidak terbiasa dengan area baru. Mereka bisa bingung saat melihat hal-hal baru dan harus belajar dengan cepat untuk menyesuaikan diri.
Tantangan ketiga adalah kemampuan menghadapi teknologi informasi dan komunikasi, yang memang sudah dilengkapi oleh pemerintah untuk membantu jemaah haji. Namun, ini menjadi tantangan baru bagi para lansia, karena mereka lahir di abad sebelumnya dan belum pernah mengenal teknologi seperti ini.