Alissa Wahid Ungkap 3 Tantangan saat Layani Jemaah Haji Lansia

Tiga tantangan jemaah lansia yang harus dihadapi oleh para petugas haji saat melayani mereka di Arab Saudi. Dihadapi Alissa Wahid, aktivis perempuan dan psikolog, dalam materi "Haji Ramah Lansia dan Perempuan" di Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Tantangan pertama adalah hal-hal yang terkait dengan peningkatan umur, seperti kesulitan beradaptasi dengan perubahan lingkungan, kelelahan, dan kesulitan memperoleh informasi tentang destinasi wisata. Kesulitan ini bisa membuat mereka bingung saat turun dari pesawat bandara dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

Tantangan kedua adalah kemampuan menghadapi situasi baru, seperti pertama kali berada di tempat keramaian atau tidak terbiasa dengan area baru. Mereka bisa bingung saat melihat hal-hal baru dan harus belajar dengan cepat untuk menyesuaikan diri.

Tantangan ketiga adalah kemampuan menghadapi teknologi informasi dan komunikasi, yang memang sudah dilengkapi oleh pemerintah untuk membantu jemaah haji. Namun, ini menjadi tantangan baru bagi para lansia, karena mereka lahir di abad sebelumnya dan belum pernah mengenal teknologi seperti ini.
 
ya, aku pikir ini jadi kesempatan bagus buat kita Indonesia jaga kualitas service yang lebih baik banget sih... kalau kita nanti bisa ajak petugas haji kita ke Indonesia kan? aku rasa kita bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan kita tentang lingkungan sini. tapi aku juga pikir pemerintah harus makin serius dengan masalah ini, buat mereka sih... kita harus ada fasilitas yang baik banget untuk lansia haji di Indonesia. kayaknya kita bisa membuat program yang lebih baik daripada Arab Saudi kan?
 
heya aku pikir pemerintah harus makin serius mengenai pengawasan kesehatan para jemaah haji lansia. mereka harus ada pasien khusus yang bisa berbicara bahasa indonesia, sementara itu teknologi yang dipasang di arab saudi juga harus lebih mudah digunakan oleh mereka. aku pikir pihak petugas haji harus makin serius dan responsif terhadap kebutuhan para jemaah, sehingga mereka tidak bingung saat menerima informasi atau menghadapi situasi baru
 
INI SUDAH BINGUNGNYA! PETUGAS HAJI HARUS SIAP KEPADATAN JEMAHH LANSIA DAN PEREMPUAN NYA, TAPI SANGAT RAMANH, KAMI HARUS BERJASA SEBAGAI PETUGAS HAJI YANG MAMPU MENGATASI KELEHAHAN INI. APA KAH BOBOKNYA JEMAHH LANSIA DIPAKSA MENYESUAIKAN DIRI DENGAN PERUBAHAN LINGKUNGAN BARU, KAMU BISA BELIJIT SAYANG HAJI!
 
ini bikinku penasaran banget! siapa nye kira apa aja masalahnya kalau lansia bingung saat turun dari pesawat? kayaknya perlu dipersiapkan dulu agenya, misalnya petugas haji harus sambil-sambil cek apakah ada pasien yang memerlukan saran atau bantuan saat ini. kalau kemampuan menghadapi teknologi itu masalahnya bagaimana sih? sekarang kita sudah pakai HP dan wifi, tapi lansia lahir di abad sebelumnya, kayaknya harus dilatih dulu.
 
ini kan kisah nyata banyak temenku yang sudah pernah jaga di arab saudi, tapi kita gak terlalu banyak membicarakan tentang itu, mungkin karena gak ada yang mau dibicarakan, tapi secara realistis, para petugas haji harus lebih berhati-hati saat menghadapi lansia, mereka pasti punya masalah yang kompleks, seperti kesulitan adaptasi dengan lingkungan baru, dan kemampuan menghadapi teknologi yang canggih, tapi kita gak perlu memandang mereka sebagai korban, tapi lebih kepada perjuangan hidup mereka sendiri, jadi kita harus lebih empati dan bantu mereka untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru.
 
Saya pikir ini penting banget! Petugas haji harus siap-siap dengan 3 tantangan jemaah lansia. Pertama, mereka harus bisa menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan yang cepat, seperti suhu dan kelembaban udara. Kedua, mereka harus bisa menghadapi situasi baru, seperti turun pesawat dan melihat banyak orang di tempat keramaian. Tiga, mereka harus bisa menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik, seperti HP dan aplikasi yang digunakan oleh pemerintah. Saya harap petugas haji bisa siap-siap dengan baik dan memberikan layanan yang ramah kepada jemaah lansia!
 
Gampang banget aja sih, ada 3 tantangan yang harus dihadapi oleh petugas haji saat melayani jemaah lansia. Pertama, pengaturan lingkungan yang makin rumit karena mereka yang lahir sebelum kenaikan umur dan belum terbiasa dengan banyak hal baru lagi. Kedua, teknologi informasi yang masih asing banget bagi mereka, kayaknya harus dijarongin lebih jauh agaknya bisa bantuannya. Ketiga, kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya, seperti makin lelah dan kesulitan ngikuti tur wisata. Tapi, aji, semoga mereka bisa dikelola dengan baik oleh petugas haji nanti.
 
Gampang banget deh! Petugas haji harus sabar dan ramah banget dengen para lansia, ya! Mereka pasti bingung dan lelah, tapi mereka juga yang paling berhak mendapat perhatian dan pelatihan spesial. Apalagi kalau mereka bukan dari nusantara, tentu saja mereka harus disiapin dengan baik. Kita bisa belajar dari ini untuk selalu membantu dan mendukung orang lain, terutama yang lebih tua. Jangan lupa, kesabaran adalah kunci dalam segala situasi! 💡👍
 
Kasihan banget ya... para lansia yang harus melalui hal-hal itu. Mereka sudah berusia yang cukup dan harus lagi-lagi beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Ini penting banget ya, sehingga mereka bisa merasa nyaman dan aman saat jamaah haji.

Saya pikir pemerintah Indonesia harus terus mendukung para lansia ini dengan memberikan informasi yang tepat tentang apa yang akan dihadapi saat jamaah haji. Misalnya, tentang teknologi informasi dan komunikasi yang akan digunakan. Ini penting banget ya agar mereka bisa siap dan tidak bingung.

Saya juga harap para petugas haji Arab Saudi bisa lebih ramah dan peduli dengan para lansia ini. Mereka harus siap membantu dan memberikan dukungan yang tepat saat mereka merasa kesulitan. Ini akan membuat jamaah haji menjadi lebih aman dan nyaman bagi mereka. 💕
 
wahhh, aku sakininya, masyarakat kita harus lebih peduli terhadap jemaah haji yang sudah lanjut usianya. kayaknya ada banyak hal yang perlu diperhatikan oleh petugas sehingga mereka bisa merasa nyaman dan aman selama melakukan ibadah haji. aku rasa teknologi memang bisa membantu, tapi kita juga harus membuat konten yang lebih mudah dipahami oleh lansia tersebut. misalnya, ada tutorial video atau bahkan aplikasi spesial yang bisa membantunya memahami informasi tentang destinasi wisata. semoga mereka bisa merasakan suasana yang lebih ramah dan nyaman selama ibadah haji
 
Wah, jangan sabar sih, pertanyaan utama adalah bagaimana kita bisa membantu lansia saat ini yang bakal datang ke Arab Saudi? 🤔

Lihat data tentang peningkatan umur haji di Indonesia, ya! 📊 Dari tahun 2015 sampai 2020, umur rata-rata jemaah haji naik dari 55,4 tahun menjadi 60,3 tahun. Artinya, mereka sudah lebih tua dan memerlukan perawatan yang lebih berat.

Lihat ini juga, perempuan lansia memang memiliki tantangan khusus saat melayani mereka. 📈 Menurut data PPIH, 63% dari jemaah haji perempuan lahir sebelum tahun 1970. Artinya, mereka sudah lebih tua dan memiliki masalah kesehatan yang lebih serius.

Dan yang paling penting, teknologi informasi dan komunikasi juga menjadi faktor yang membuat para lansia bingung. 📱 Menurut survei yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri, 71% dari jemaah haji lahir sebelum tahun 1970 dan belum pernah menggunakan teknologi seperti smartphone atau internet.

Jadi, jika kita ingin membantu mereka, kita harus siap dengan strategi yang tepat! 🤝 Misalnya, memberikan mereka informasi tentang destinasi wisata dan fasilitas yang tersedia, serta memastikan bahwa mereka memiliki akses ke teknologi yang sederhana dan mudah digunakan.
 
Maksudnya, kalau mau aku ceritain, ternyata ada banyak masalah yang harus diatasi oleh jemaah lansia saat haji, ya? Pertama, mereka harusnya sudah siap untuk turun dari pesawat, tapi kemungkinan besar mereka akan bingung karena perubahan lingkungan, kan? Saya pikir ini karena banyaknya hal baru yang harus dipelajari dan disesuaikan. Nah, kemudian ada situasi ketika mereka harus menghadapi orang banyak atau tempat yang baru, itu juga pasti bisa bikin bingung sih.

Dan terakhir, teknologi informasi dan komunikasi, ini memang sudah semakin modern kan? Tapi bagi para lansia, masih sangat abai aja. Mereka belum pernah mengenal teknologi seperti ini sebelumnya, jadi ini juga menjadi tantangan baru yang harus dihadapi, ya!
 
Maksud sih apa kata-kata Alissa Wahid itu? Para petugas haji harus siap menerima kesulitan aja dari lansia? Haha, sepertinya mereka tidak percaya diri sama sekali... Kenapa lagi mereka membutuhkan materi seperti ini? Pasti karena jemaah lansia di Arab Saudi ini lebih "berani" dari apa yang kita bayangkan... 🤣👵
 
Gak bisa boleh kan, pengalaman para petugas haji saat melayani lansia itu memang penting banget! Mereka harus siap untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan dan teknologi yang semakin cepat. Saya pikir pemerintah dan petugas haji harus bekerja sama lebih baik lagi untuk memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami tentang destinasi wisata dan teknologi yang akan digunakan saat hajinya. Misalnya, mereka bisa membuat aplikasi atau website yang spesifik untuk membantu lansia itu mengetahui tentang hal-hal penting seperti waktu shalat, lokasi medis, dan lain-lain. Mari kita doang berusaha agar perjalanan haji para lansia menjadi lebih nyaman dan aman 🙏
 
Sudah sering aku lihat orang lanjut usia yang kesulitan menggunakan smartphone atau internet, kayak gini aku pikir juga banyak banget yang bingung sama teknologi... tapi kenapa kita harus memikirkan hal itu sekarang? Kita harus lebih peduli terhadap mereka, karena mereka sudah memiliki tantangan yang cukup banyak dalam perjalanan haji ini.
 
Saya pikir itu aneh banget, jangan kayak anak-anak barunya yang harus belajar segala hal dari awal, lansia punya pengalaman dan pengetahuan yang sama pentingnya! Seperti ketika saya masih kecil, kami pergi haji ke Medinah dan saya ingat saat itu seperti hari ini. Kamu bisa mengakali teknologi apa pun, tapi jika kamu tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan, itu artinya kamu gagal.
 
Gue rasa para petugas haji harus lebih teliti dalam mempersiapkan diri untuk melayani jemaah lansia, khususnya pasien dengan kondisi medis tertentu ya 😊. Mereka perlu dilatih dengan cara yang lebih santai dan menyenangkan, jangan cuma-cuma paksa mereka beradaptasi dengan lingkungan baru. Gue juga rasa perlu ada dosen konsultasi dari ahli psikologi agar bisa membantu para lansia menghadapi tantangan yang sulit, seperti teknologi informasi dan komunikasi 🤔
 
omg gak bisa banget ya! petugas haji harus siap untuk menghadapi 3 tantangan lansia yang serius nih! pertama, mereka harus siap beradaptasi dengan perubahan lingkungan baru dan tidak terbiasa dng kelelahan. kedua, mereka harus bisa cepat belajar dengan situasi baru dan tidak bingung melihat hal-hal baru. ketiga, mereka harus bisa menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang sudah banyak digunakan nih! tapi lansia lahir di abad sebelumnya, jadi serius banget!
 
kembali
Top