Airlangga: Limit Investasi Dapen-Asuransi di Bursa Naik Jadi 20%

Pemerintah menaikkan limit investasi dana pensiun dan asuransi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari sebelumnya 8 persen menjadi 20 persen. Kebijakan ini dilakukan untuk memperkuat pasar modal domestik dan menyesuaikan regulasi Indonesia dengan standar internasional, khususnya negara-negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomia Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut dibahas dalam rapat terbatas yang dihadiri sejumlah menteri serta pimpinan lembaga terkait di kantor Danantara, Jumat (30/1/2026). "Tadi kami bahas juga dengan Pak Menteri Keuangan, bahwa dana pensiun, asuransi, itu limit untuk investasi di pasar modalnya ditingkatkan dari 8 persen ke 20 persen," ujar Airlangga.

Kenaikan batas investasi ini merupakan bagian dari respons pemerintah atas dinamika pasar modal global, termasuk penyesuaian regulasi yang dilakukan oleh penyedia indeks global seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI), serta penilaian dari lembaga keuangan internasional seperti UBS dan Goldman Sachs. Ia menegaskan bahwa meski pasar sempat tertekan, fundamental ekonomi Indonesia tetap solid.

Selain menaikkan limit investasi institusi jangka panjang, pemerintah juga mendorong percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini bertujuan mengurangi konflik kepentingan antara pengelola bursa dan anggota bursa, sekaligus memperkuat tata kelola pasar.

Pemerintah menargetkan peningkatan porsi saham beredar bebas (free float) dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor global. "Ditargetkan di bulan Maret ini. Ini sebetulnya setara dengan berbagai negara karena Indonesia atau bursa efek, free floatnya kemarin terlalu rendah," ujar Airlangga.

Kombinasi demutualisasi, peningkatan free float, serta perluasan ruang investasi bagi dana pensiun dan asuransi akan memperkuat stabilitas pasar dan membawa Indonesia lebih dekat ke standar internasional. "Ini merupakan signal, sekali lagi saya katakan, signal kepada global market tetapi faktor fundamental ekonomi kita tetap kuat dan pemerintah tidak khawatir terkait dengan kondisi makroekonomi maupun kondisi fiskal kita," kata Airlangga.
 
ini gini, saya pikir kenaikan limit investasi di BEI itu agak bingung banget. kalau sebelumnya 8 persen, sekarang udah 20 persen? apa artinya aja? itu beda dengan apa?

dan menurut saya, menteri Airlangga benar-benar salah paham. jika pasar modal sempat tertekan, itu artinya investor-nya udah tidak percaya lagi dengan pasar Indonesia. jadi, bagaimana caranya kita bisa meningkatkan likuiditas dan daya tarik pasar modal dengan menaikkan limit investasi?

dan apa yang bikin pemerintah berpikir bahwa demutualisasi BEI itu baik? saya pikir itu akan membuat konflik antara pengelola bursa dan anggota bursa semakin gehat.
 
Pasar modal Indonesia harus lebih serius gak, kan? Maka dari itu pemerintah menaikkan limit investasi dana pensiun dan asuransi di BEI dari 8 persen menjadi 20 persen. Ini buat apa sih? Nah, sepertinya karena dinamika pasar modal global yang semakin gencar. Tapi, fundamental ekonomi Indonesia masih solid, ya? Maka dari itu pemerintah tidak perlu khawatir.
 
Gimana kan kabar pasaran saham Indonesia kayaknya? Mereka benar-benar meningkatkan limit investasi dana pensiun dan asuransi di BEI dari 8% menjadi 20%. Makanya, apakah ini bakal membuat pasar lebih stabil dan menarik bagi investor global? Nah, aku rasa itu penting banget, karna saham Indonesia kayaknya masih terlalu rendah dibandingkan dengan negara lain. Tapi aku penasaran, apa kabar kondisi ekonomi kita sendiri? Aku harap ini semua bisa berjalan lancar dan membuat investor global percaya lebih dalam pada pasar saham Indonesia. Aku yakin, pemerintah benar-benar punya rencana yang baik untuk menyesuaikan regulasi kita dengan standar internasional, terutama dari OECD.
 
ini aja kayaknya biaya investasi di beci jadi lebih tinggi 🤔
pemerintah mau membuat pasar modal di Indonesia jadi lebih seru dengan limit 20% 📈
satu ini bukan cuma soal efek pasar saja, tapi juga untuk memperkuat perbatasan kita dengan negara-negara lain 🌐
masih kira-kira apa yang diinginkan pemerintah dengan kebijakan ini 🤔
 
hehe, pas banget kenaikan limit investasi dana pensiun & asuransi di BEI! sepertinya pemerintah ingin memperkuat pasar modal Indonesia dengan cara meningkatkan batas investasi, tapi siapa tahu sebenarnya kebijakan ini bakal memberikan manfaat yang nyata bagi investor ataupun orang biasa juga? aku rasa pemerintahnya kayak gila banget, mengingat sudah pernah ada perubahan-perubahan besar di pasar modal Indonesia sebelumnya... tapi siapa tahu kebijakan ini bakal memberikan dampak positif yang tidak terduga 😂.
 
ini benar-benar luar biasa! kalau sebelumnya gampang banget buat institutional investasi di beci ini, kini harus 20 persen? itu aja untuk orang yang punya jaringan yang luas dan uang yang banyak 😂. tapi seriously, ini bisa bikin investor global lebih percaya diri mau berinvestasi di beci kita. menteri koordinator bilang fundamental ekonomi kita masih kuat, makanya pemerintah tidak khawatir. tapi apa sih itu benar? aku penasaran banget!
 
🤝 Aku pikir kebijakan ini sebenarnya sudah waktunya, karena pasar modal Indonesia masih jauh dari standar internasional, dan peningkatan free floatnya juga akan membantu meningkatkan likuiditas pasar. Tapi, aku juga khawatir kalau kenaikan limit investasi ini akan mempengaruhi kemampuan masyarakat untuk menanamkan uang mereka di pasar modal. Mungkin pemerintah harus lebih teliti dalam melaksanakan kebijakan ini agar tidak melewat. 🤔
 
Kenaikan limit investasi dana pensiun dan asuransi di BEI memang terasa agak mengejutkan, tapi perlu diingat bahwa ini bukanlah keputusan yang dipaksakan dari luar, melainkan hasil dari analisis mendalam pemerintah. Ada beberapa hal yang patut diperhatikan disini... 20 persen masih relatif rendah dibandingkan dengan negara-negara lain di OECD, tapi itu juga tergantung bagaimana kebijakan ini diimplementasikan.

Menteri Airlangga Hartarto benar-benar berpendapat bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid, tapi saya rasa perlu ada penjelasan lebih lanjut tentang strategi pemerintah dalam mengelola pasar modal. Bagaimana caranya mereka akan memastikan agar kebijakan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi investor, tapi juga untuk masyarakat umum? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan di sini... seperti bagaimana peningkatan free float dan demutualisasi BEI akan membantu meningkatkan likuiditas dan daya tarik pasar modal Indonesia.
 
Wah kenaikan limit investasi itu kan besar banget! Nah, aku pikir ini bagus sekali. Makin banyak lagi dana yang bisa dipasang di pasar modal Indonesia, biar investor global mau jadi lebih tertarik. Tapi, aku masih ragu-ragu apa kalau ini bikin pasar modal kita terlalu berisiko. Aku harap pemerintah bisa menjaga stabilitasnya. Demutualisasi itu juga bagus banget, biar investor jangan lagi khawatir dengan konflik kepentingan. Makin sukses Bursa Efek Indonesia, makin sukses kita! 💪
 
Aku pikir kalau limit investasi dana pensiun dan asuransi di BEI ini naik dari 8% ke 20% agak berisiko, apa kalau investitor tidak bisa menghemat duitnya? Tapi mungkin ini untuk memperkuat pasar modal domestik dan menyesuaikan regulasi dengan standar internasional. Aku setuju kalau kita harus lebih seimbang, tapi juga perlu diingat bahwa kenaikan ini juga bisa membuat kehilangan dari investitor yang kurang beruntung 😬
 
Gue rasa kebijakan ini kayak giliran, tapi aku sih setuju banget! 🤩 Limit investasi dana pensiun dan asuransi di BEI harus ditingkatkan, karena itu bagus sekali untuk memperkuat pasar modal domestik kita. Aku penasaran siapa nanti yang akan manfaatkan kebijakan ini... 💸 Mungkin investor- investor global yang sedang mencari kesempatan baru? 🌎

Aku juga senang dengar kalau pemerintah ingin mempercepat demutualisasi BEI, itu akan membawa banyak manfaat, seperti meningkatkan likuiditas dan daya tarik pasar modal kita. Gue harap kebijakan ini tidak membuat pasar sempat tertekan... tapi aku percaya bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih solid, jadi gue rasa tidak perlu khawatir! 💪
 
Aku pikir kalau gak ada yang mau nonton film Indonesia terbaru, "Laskar Pelangi 2", aku sudah nontonnya sebanyak 3 kali! Aku suka banget dengan penulisnya, Andrea Hartono. Nanti aku harus mengajak teman-teman untuk menontonnya bersama-sama di bioskop. Mungkin kita bisa mendapatkan potongan harga 😉💰
 
Wahhhhh mantap banget si kebijakan itu! Makin stabil pasar modal Indonesia, nih 📈. Kalau gini kebijakan ini dilakukan, pasti akan jadi contoh bagus bagi negara-negara lain yang ingin meningkatkan stabilitas ekonominya. Sama-sama dulu, tapi gak ngerti siapa-siapa mau dipengaruhi oleh MSCI dan Goldman Sachs 🤔. Yang penting lagi adalah Indonesia bisa menyesuaikan diri dengan standar internasional, biar makin akrab dengan investor global 💼.
 
Kalau gini pemerintah jadi mau menaikkan batas investasi dana pensiun dan asuransi di BEI dari 8% menjadi 20%. Maksudnya apa? Kalau dulu 8%, kini sudah 20%! Aku pikir ini salah arah, karena kalau begitu gak bisa jadi dana pensiun dan asuransi mau berinvestasi di BEI. Aku rasa harus ada batas yang wajar, bukan 100% aja!
 
Makasih diberitahu kabar ini, tapi gue rasa meneruskan limit investasi itu naik terlalu cepat banget, apalagi 20 persen? Gue bayangkan bursa efek kita akan bagai kipas yang terlalu berputar, aja. Gak ada konsep yang seimbang lagi...
 
Apa kebenaran dari kenaikan limit investasi dana pensiun & asuransi di BEI? Seperti gak ada bukti bahwa dulu 8 persen itu yang tepat? Apa sih konseptu demutualisasi ini? Bagaimana kalau institusi keuangan tidak mau berdemutiasasi? Kenapa pemerintah harus memaksakan agar demutiasiasi terjadi?
 
ini kalau nggak salah informasi, limit investasi dana pensiun dan asuransi di BEI kayaknya naik banget dari 8% jadi 20%! itu kayaknya kebijakan yang bagus, karna sekarang giliran Indonesia mau menyesuaikan regulas dengan standar internasional. tapi sih, harus diingat kalau pasar modalkah begitu stabil sih? karenanya, peningkatan limit investasi dan demutualisasi ini bakalan membawa konflik kepentingan antara pengelola bursa dan anggota bursa apa aja...
 
Gue rasa ini bikin pasar modal Indonesia jadi lebih kompetitif denggan negara-negara lain. 20 persen itu cukup tinggi, tapi gue pikir bisa jadi strategi yang tepat untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Tapi, gue masih ragu apakah ini bakal membuat investor global kaget dan keluar dari pasar modal Indonesia. Nah, aja nggak apa2, kayaknya gue akan menunggu hasil-nyanya dulu 🤑
 
Makasih banget ya pengelola BEI, tapi sayangnya sekarang investasi dana pensiun dan asuransi harus banyak berisiko juga😐. Mau dikecicirkan oleh investor global karena 20 persen itu lumayan tinggi, kan? 🤔

Saya pikir ini penting banget, tapi juga sedikit khawatir, khususnya dana pensiun orang tua yang hanya ingin investasi pasif dan stabil. Apa mereka akan bisa menikmati hasil yang stabil dengan risiko seperti itu? 🤑

Tapi secara umum, saya setuju dengan kebijakan ini, karena kita harus meningkatkan stabilitas pasar dan membuat Indonesia lebih kompetitif di pasar modal global. Jangan lupa, kita masih jauh dari target free float 15 persen, itu penting banget untuk meningkatkan likuiditas dan daya tarik pasar modal 📈.
 
kembali
Top