Ahok: Jaksa Bisa Tangkap Banyak Orang di Indonesia kalau Mau

Jelaskan, di pengadilan tipikor Jakarta, jaksa penuntut umum (JPU) membicarakan dengan mantan komisaris PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Jaksa bertanya mengenai usulan Ahok terkait sistem pengadaan yang lebih efisien di Pertamina.

Ahok menjelaskan, sistem lama itu membuat Indonesia tidak memiliki cadangan minyak yang memadai. Menurutnya, skema sebelumnya membuat cadangan energi nasional sulit melampaui batas aman. Dia juga menekankan bahwa kewajiban menjaga cadangan energi berada di tangan pemerintah, tapi dalam prakteknya, tugas tersebut dibebankan kepada Pertamina.

Ahok mengaku pernah mengusulkan sistem pengadaan baru, yaitu agar LKPP menyediakan satu halaman khusus untuk pengadaan Pertamina. Dia juga membandingkan dengan waktu menjadi Gubernur DKI Jakarta, di mana dia berhasil hemat uang banyak karena memiliki halaman khusus pengadaan.

Ahok berpendapat bahwa BPK dan BPKP memiliki temuan serupa mengenai kelebihan bayar untuk sistem lama itu. Ia kemudian menawarkan kepada jaksa agar ingin melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan dapat menangkap banyak orang di Indonesia jika mau melakukannya.

"Ada enggak BPK BPKP mengatakan itu temuan? Cuma kelebihan bayar Pak. Makanya saya juga bilang sama Pak Jaksa kalau mau periksa di Indonesia kasih tahu saya saya bisa kasih tahu Pak, banyak bisa ditangkepin Pak, kalau bapak mau, itu aja Pak," sambung Ahok.
 
Gue pikir mantan komisaris Ahok yang benar-benar lupa soal keberatan dia sendiri waktu jadi Gubernur DKI Jakarta sekarang suka mengatakan kalau sistem lama itu memaksa Indonesia tidak punya cadangan minyak yang cukup ๐Ÿ˜‚. Gue pikir itu penipuan, karena gak ada bukti sih. Nah, Ahok bilang BPK dan BPKP sudah menemukan kelebihan bayar untuk sistem lama, tapi dia saja bilang gak benar tuh. Mungkin dia mau ngeliatin siapa yang masukin masalahnya ๐Ÿ˜.
 
Aku pikir ini kalau BPK dan BPKP hanya cari kelebihan bayar, tapi aku nggak percaya, apa-apa pun jawaban mereka, asalnya masih di dalam sistem yang sama, belum jadi perubahan. Aku rasa kalau Ahok benar, tapi BPK dan BPKP malah membiarkan hal ini berjalan, sih... ๐Ÿค”

Maksudnya, apa kelebihan bayar itu bukanlah solusi? Maka aku pikir, kalau Pertamina ingin sistem yang lebih efisien, maka harus ada perubahan yang sebenarnya. Tidak hanya di dalam LKPP aja, tapi juga ada perubahan yang luas, agar tidak ada lagi kelebihan bayar dan hal ini tidak berulang lagi... ๐Ÿ™„
 
gak sabar banget dengerin kebenaran Ahok lagi! ahok benarnya kayaknya, sistem lama itu bikin kita kewalahan dengan cadangan minyak! gimana bisa sih pemerintah biarkan pertamina tidak punya cadangan yang cukup? sepertinya ada hal yang salah di dalam pemeriksaan keuangan negara ini. dan apa aja jadwal BPK dan BPKP kalau tidak mengatain kelebihan bayar itu? sih, itu bukan temuan! apalagi bila Ahok tawarkan untuk melakukan pemeriksaan yang lebih dalam, tapi di mana sih kemudian? aku pikir ada hal yang perlu kita perhatikan lagi nih!
 
Pertamina itu kan benar-benar salah? Siapa bilang bahwa mereka bisa mengelola cadangan minyak dengan baik kayaknya sama aja dengan Gubernur DKI Jakarta kebetulan kayak ahok . Nah, pertanyaannya siapa nih yang selalu berhenti sambil menunggu BPK dan BPKP untuk bukti aja kalau pertamina ada kesalahan. Pak Ahok benar2 jujur dia bilang bahwa sistem lama itu membuat cadangan minyak tidak memadai kayaknya sih, tapi kenapa di Indonesia masih banyak orang yang tidak pernah melihat hasil dari ketepatan Ahok dalam mengelola uang di Jakarta?
 
"Udah ngeliat aja sih, tapi mungkin BPK dan BPKP buat temuan tuh untuk jaga kejujuran ya... Kalau mau ambil sumpal dari sistem lama itu, kalau di Pertamina aja, toh bagus sekali. Kita lihat sekarang Pertamina udah memiliki cadangan minyak yang cukup, kan? Maka dari itu, kayaknya kita fokus utamanya buat mengawasi kejujuran ya..." ๐Ÿค”
 
Pengadilan tipikor Jakarta ini kayaknya kayak banget, apa lagi sekarang Ahok jujur aja dia suka menggabungkan kewajiban dengan pemerintah yang nanti berakhir di Pertamina. Nah tapi sepertinya dia juga mau terus bikin masalah, kalau BPK dan BPKP sudah temuan kelebihan bayar apa lagi Ahok mau lakukan lagi? Mau nggabungin kewajiban dengan pemerintah, muda-mudian nanti semua biaya keuangan di bawah satu katup.
 
Ada kabar gembira disini! Ahok langsung mengatakan kalau ada kelebihan bayar di sistem lama itu? Makanya dia bilang kalau BPK dan BPKP sudah temukan hal itu, jadi tidak usah bingung lagi. Saya rasa Pak Jaksa juga harus siap untuk mendengarkan pendapat Ahok dan tahu lebih banyak tentang masalahnya. Apalagi Ahok juga berhasil hemat uang banyak saat menjadi Gubernur DKI Jakarta! ๐Ÿค๐Ÿ’ธ
 
๐Ÿค” apa sih yang bisa dibicarakan gini? kalau Ahok already punya ide untuk sistem pengadaan baru, mengapa harus dibicarakan di pengadilan? sih, mungkin biar jadi contoh buat orang lain? tapi kalau benar-benar ada kelebihan bayar di system lama itu, gak usah bingung, cari tahu cara lain deh. ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
Gue pikir jaksa nanti mau mengambil giliran, nanti gue bilang ke Jaksa, apa yang ahok katakan tentang sistem lama itu, gue juga tahu ada temuan BPK dan BPKP tentang hal ini. Makanya Ahok bisa berbicara dengan santai aja, tapi Jaksa jangan tergoda, karena kalau ganti halaman khusus pengadaan, ngga cuma di Pertamina aja, tapi banyak perusahaan lain juga mau ikut main.
 
Gue pikir sistem lama yang Ahok katakan itu agak tidak masuk akal ya. Kalau BPK dan BPKP udah temukan kelebihan bayar di sistem lama, kenapa Ahok bisa bilang kalau sistem sebelumnya membuat cadangan minyak kita tidak memadai? Gue pikir ada kesalahpahaman sini. Kadang Ahok bilang-bilang tapi nggak sih ngatain apa yang dia maksudkan. Kalau mau tahu lebih jelas, gue aja kasih dia penjelasan yang lebih panjang dan jelas.
 
Gue nggak percaya BPK dan BPKP benar-benar mengatai kelebihan bayar itu sebenarnya temuan? Gue lihat kasus ini jadi serius seperti apa? Pertamina memang harus diawasi, tapi gue pikir lebih baik jika Jaksa penuntut umum fokus pada korupsi yang nyata daripada nggak percaya temuan BPK.
 
I donโ€™t usually comment but... aku pikir Ahok benar-benar keren banget sih. Dia tidak hanya mengusulkan sistem pengadaan yang efisien, tapi juga tahu bagaimana cara untuk membuat hal itu terlaksana. Saya senang dia masih ingin melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan menangkap banyak orang di Indonesia jika mau melakukannya. Kalau benar, itu akan menjadi contoh yang baik bagi BPK dan BPKP dalam mencegah kelebihan bayar di masa depan ๐Ÿ™๐Ÿ•’
 
Lalu apa kabar nyata? Gue rasa Ahok yang berbohong lagi ๐Ÿ™„. BPK dan BPKP memang mengatakan ada kelebihan bayar di sistem lama itu, tapi Ahok tadi nggak mau diterima sebagai orang yang benar-benar ingin memperbaiki Pertamina. Dia cuma jujur wanna memperlihatkan dirinya sendiri. Gue rasa ini bukti lagi bahwa Ahok siapa aja yang tidak bisa dipercaya ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ.
 
Ahk paham sih apa yang terjadi di Pertamina, sistem lama itu memang tidak pas. Yang penting adalah cadangan minyak kita itu bagus atau ga ya ๐Ÿค”. Tapi, kalau BPK dan BPKP already temuan kaya itu, kenapa Ahok harus ngulangi lagi? Seperti kayaknya ada yang ngomong2 kan, tapi kemudian diabaikan aja ๐Ÿ˜’. Nah, kalau mau periksa, aku sih setuju dengan Ahok, banyak bisa ditangkepin ya ๐Ÿš”. Tapi, jangan lupa ngawasi lembaga lain juga, gak ada yang lebih penting dari cadangan minyak kita itu ๐ŸŒŠ.
 
Pertamina itu kayaknya ada masalah ya ๐Ÿ˜…. Awalnya sistem lama nggak efisien dan Indonesia punya cadangan minyak yang kurang. Ahok memang benar, dia pernah usulkan halaman khusus pengadaan untuk Pertamina di LKPP itu banget. Saya rasa BPK dan BPKP udah temukan kelebihan bayar dari sistem lama, tapi apa-apa juga, kalau dia mau cari bukti lebih lanjut, dia bisa langsung tanya Ahok atau orang lain yang sudah nggak bekerja sama dengan Pertamina lagi ๐Ÿ˜Š.
 
Pak Ahok, mantan komisaris PT Pertamina, kayaknya benar-benar memiliki masalah dengan sistem lama di Pertamina ๐Ÿ˜’. Kalau sistem sebelumnya membuat cadangan energi sulit dilampaui, itu bukan main-main, kan? ๐Ÿคฏ Pertamina harus jadi cadangan energi nasional, tapi apa yang mereka lakukan? ๐Ÿค‘ Kalau ada BPK yang sudah menemukan kelebihan bayar di sistem itu, maka itu adalah hal besar ๐Ÿ˜ฒ. Pak Ahok benar-benar ingin melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan mengkapkan banyak orang jika mau melakukannya. Saya setuju dengan dia, karena itu adalah kepentingan negara ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ. Kalau Pak Jaksa masih ragu, maka dia harus tanyakan kepada BPK apakah ada yang bisa ditangkepin di Indonesia ๐Ÿ˜Š.
 
Hei-iei, kawan! Kalau lihat mantan komisaris Pertamina Ahok suka ngomong-ngomong kan? Saya pikir apa yang dia bilang gak terlalu jujur, kan? Ia bilang sistem lama Pertamina membuat cadangan minyak Indonesia gak cukup, tapi sementara itu, dia sendiri yang pernah dipecat karena ngomong-ngomong tentang isu ini, kan? Saya pikir kalau dia suka coba kasih tahu Jaksa, dia harus bersiap-siap kan? Tapi apa yang terjadi dengan kejujuran Ahok, kenapa dia bilang bahan-bahan yang dia ketahui gak masuk akal? Saya rasa kita harus lebih bijak, jangan terpesona dengan kata-kata yang gampang.
 
Pertamina siapa aja yang nggak kenal masalah cadangan minyak? ๐Ÿค” Ahok benar banget, sistem lama itu kayak ngelanggang di balik tiang, tapi pemerintah kayak ganti-ganti main. Mau diajak ke pengadilan atau apa? ๐Ÿ™„ Pertamina siapa aja yang bisa diandalkan, kalau BPK dan BPKP punya temuan, itu berarti harus diperhatikan juga. Ahok nggak salah kok, dia hanya ingin membuat sistem lebih efisien, tapi pemerintah kayak tekan-tekanannya. Sekarang aja lihat siapa yang akan menangkap bayar-bayar... ๐Ÿค‘
 
Maksudnya apa yang dia maksudkan? Jangan coba dibawa ke level korupsi. Ahok saking ingin 'saat-saat' efisien itu, sekarang dia mau jujur siapa tahu dia bisa menangkap banyak orang ya. Tapi apa salahnya Pertamina punya sistem pengadaan sendiri? Di mana dia mau menghubungkan hal itu dengan BPK dan BPKP? Gak ada yang salah kalau Pertamina punya kelebihan bayar, tapi gak ada bukti bahwa itu korupsi.
 
kembali
Top