Ahli Ungkap Sederet Luka Penyebab Kematian Brigadir Nurhadi

Dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi, dokter forensik dr Arfi Syamsun membeberkan temuan luka-lukanya sebagai penyebab kematian korban. Menurutnya, luka fatal yang diduga menyebabkan kematiannya adalah pendarahan pada bagian leher belakang dan patah tulang lidah.

Dalam proses autopsi di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, Arfi menunjukkan data hasilnya ke hadapan majelis hakim. Ia memeriksa luka-luka yang ada di sekujur jasad Brigadir Nurhadi, baik yang tampak dari luar maupun dalam jasad.

"Ada luka memar dan luka lecet tekan pada tubuh korban," kata Arfi. Untuk pemeriksaan bagian dalam, ia memeriksa pada bagian otak dan paru-paru korban, mengingat Nurhadi sempat tenggelam di dasar kolam kecil sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

Arfi menyebut ada temuan luka fatal yang diduga menjadi pemicu kematiannya. "Kalau otaknya sudah seperti bubur, hitam pekat. Dalam paru-paru ada resapan air, kalau tulang rusuk normal," ucap dia.

Dengan hasil pemeriksaan tersebut, Arfi menyimpulkan Nurhadi meninggal akibat kemasukan air dalam saluran pernapasan. "Saya mengatakan sebab kematiannya adalah masuknya air ke dalam paru-paru atau tenggelam, itu yang saya bahasakan," ujarnya.

Ia juga menyatakan dalam berita acara pemeriksaan bahwa adanya perbuatan kekerasan akibat benturan dari benda tumpul pada area leher bagian belakang dan kepala adalah penyebab kematiannya. "Yang fatal itu patah tulang lidah dan pendarahan di leher belakang," ucap Arfi.

Penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir Nurhadi masih berlangsung, namun hasil autopsi yang diberitakan dr Arfi Syamsun mengharapkan agar penyelidik dapat menemukan hukuman bagi pelaku.
 
Paki itu kayaknya benar-benar tidak ingat siapa juga, kalau nggak ada bukti dia malah terang-terangan salah πŸ€¦β€β™‚οΈ. Kalau sih luka-lukanya itu sebenarnya sudah bisa dilihat dari jarak jauh aja, kenapa harus perlu autopsi juga? Ayo, penyelidiknya, cari tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam kehidupan itu! πŸ€”πŸ’‘
 
Kalau lihat hasil autopsi Brigadir Nurhadi kayaknya ada yang bisa kita ambil buat kesimpulan. Pertama, adanya luka memar dan lecet tekan pada tubuh korban itu bisa jadi akibat terjatuh atau benturan dengan benda tumpul. Tapi apa khasiatnya? Kalau kita lihat hasil autopsy lainnya, ada yang bilang karena tenggelam di kolam, kematiannya terkait juga dengan masuknya air ke dalam paru-paru. Jadi, itu dua sisi dari kasus ini. Yang penting adalah penyelidik bisa menemukan hukuman bagi pelaku yang membuang nyawa korban. Dan ini semua harus diulang terulang sampai temukan kebenaran dan hukuman yang tepat.
 
ini kisah nyata nang menebus korban Brigadir Nurhadi itu 😩 luar biasa bauanya, seperti dia diperlakukan seperti bayi saja aja, dan kematian dia pun tidak bisa diantisipasi sama sekali 🀯. siapa yang punya benar-benar lembut hati dan sabar menunggu hasil penyelidikan itu? πŸ‘Ž tapi sayangnya, kasus ini masih belum selesai πŸ˜• harus diharapkan ada hukuman bagi pelaku yang salah itu πŸ’”. saya rasa kita semua harus lebih berhati-hati dengan kehidupan kita sendiri dan menghargai setiap orang yang kita temui πŸ™. apa lagi, kasus ini membuat kita semua merindukan keselamatan dan keamanan yang seharusnya ada di masyarakat πŸ˜”
 
Kalau siapa tahu hasil autopsinya benar, ya tapi kalau ada penyalahgunaan kekuasaan, pasti si Brigadir Nurhadi bukan yang menjadi korban, tapi korban adalah orang lain yang tidak punya koneksi yang baik πŸ€•. Saya khawatir hasil penyelidikan itu nanti justru digunakan untuk mencangkrik kawan-kawan dari kalangan tertentu πŸ˜’.
 
ini kasusnya lagi, kayaknya pelaku nggak akan terjebak πŸ€”. tapi sih kita harus sabar dan lihat hasil penyelidikan yang bakal keluar nanti, mungkin ada hal-hal baru yang diungkapkan tentang korban Brigadir Nurhadi. saya penasaran bagaimana penyelidiknya akan melanjutkan kasus ini dan apa yang bakal terjadi selanjutnya πŸ•΅οΈβ€β™‚οΈ.
 
ini kabar gembira sih, korban kasus pembunuhan Brigadir Nurhadi ternyata bunuh dirinya sendiri loh 😱. hasil autopsy yang diumumkan oleh dokter forensik itu ternyata bukti nyata bahwa korban itu mau membunuh dirinya sendiri. rasanya kayaknya sih korban itu sudah kehilangan semangat hidup dan akhirnya memilih untuk meninggalkan dunia ini πŸ€•. siapa tahu kisah Brigadir Nurhadi ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya menjaga keseimbangan mental dan mencari bantuan jika perlu πŸ˜”.
 
ini kabar jangan baik banget, kasus Brigadir Nurhadi ternyata korban kematian karena pendarahan parah di leher belakang dan patah tulang lidah, itu yang membuatnya meninggal saat tenggelam. dokter forensik bilang adanya luka memar dan lecet tekan pada tubuhnya, tapi itu nggak bisa menghilangkan jejak kematian akibat masuk air ke paru-paru. penyelidikan kasus ini masih berlangsung, tapi mungkin saja pelaku tidak akan pernah dihukum
 
aya rasa kasus ini makin jernih lagi, tapi masih banyak hal yang harus dibatasi. seperti siapa yang benar-benar bertanggung jawab atas kematian Brigadir Nurhadi? mungkin perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut ya... aku pikir pemeriksaan autopsi Dr Arfi Syamsun cukup bagus, tapi apa kebenaran dari segala temuan-temuannya bisa dipastikan? kita harus berhati-hati dalam mengevaluasi semua informasi yang ada.
 
Maafkan aku, tapi kayaknya kasus Brigadir Nurhadi masih belum jelas. Aku pikir pemeriksaan dokter forensik yang laku ini cukup serius, tapi juga ada sesuatu yang tidak beres... apakah benar-benar kita sudah yakin bahwa korban bunuh oleh orang lain? Atau mungkin ada yang salah dalam proses investigasi? Aku pikir penderitaan keluarga Brigadir Nurhadi dan teman-temannya seharusnya diprioritaskan, tapi juga aku ingin tahu apakah ada yang benar-benar bisa dibuktikan. Yang jelas, semoga hukuman bagi pelaku yang bertanggung jawab dapat diberikan dengan cepat πŸ€”πŸ’”
 
Kasus Brigadir Nurhadi ini memang sangat bingung dan pedih. Saya rasa, apa yang kita lihat di kasus ini adalah bagaimana kekerasan bisa terjadi pada seorang anggota TNI yang masih muda.

Saya pikir penting untuk semua orang, khususnya kalangan militer, untuk lebih berhati-hati dan tidak melupakan bahwa setiap tindakan dapat menyebabkan konsekuensi yang sangat berat.

Dan saya rasa, semoga penyelidikan ini bisa menemukan kebenaran dan hukuman yang tepat bagi pelaku yang bersangkutan.
 
Hmm, aku curiga siapa yang bilang itu? Dr Arfi Syamsun tapi siapa dia? Beliau dokter forensik apa aja? Apa dia punya latar belakang ilmu apa aja? Aku tidak tahu sih, tapi aku pikir sih pembunuhan Brigadir Nurhadi sebenarnya masih jadi misteri. Aku lihat hasil autopsinya, luka-lukanya benar-benar menggelitik. Bagaimana caranya dia bisa menentukan penyebab kematian Brigadir Nurhadi itu? Aku membutuhkan lebih banyak informasi lagi πŸ€”
 
Pengorbanan Brigadir Nurhadi itu terlalu berat untuk dipikirkan. Semua temuan dokter forensik itu kayaknya harus dibawa ke perkara dengan serius πŸ˜”. Apalagi dengan adanya luka fatal yang parah, kalau kita tidak punya hukuman yang tegas bagai pelaku, apa artianya? Kita harus memastikan bahwa ada hukuman bagi siapa pun yang bersalah, agar tidak ada orang lain yang terluka sama seperti Brigadir Nurhadi. 😞
 
Kalau udah ada hasil autopsi, apa lagi yang perlu diinvestigasi? Mungkin ada konflik kepentingan atau apa lagi yang bikin korban itu jatuh ke dalam kolam kecil itu πŸ˜’. Saya pikir pemeriksaan otak dan paru-paru korban itu juga harus dipertimbangkan untuk menemukan penyebab kematian. Atau bisa juga ada faktor lain yang belum ditemukan, kayaknya harus terus diinvestigasi πŸš”.
 
gak nyaman banget dengerin kasus ini kembali bergejolak... paham apa yang terjadi, tentu, tapi sengaja aja bilangin ini, tapi aku rasa ada sesuatu yang tidak jelas... siapapun yang bertanggung jawab, toh pasti harus dihukum, tapi siapa yang nanti akan bertanggung jawab atas kematian brigadir nurhadi? itu yang aku ingin tahu πŸ€”.
 
kira-kira sampe si apa lagi, korban itu udah mati nggak? pendarahan di leher belakang dan patah tulang lidah, siapa yang bisa melakukan hal ini? kan kalau bukan dari kekerasan sama orang lain. kenapa jadi sih ada perlu proses autopsi? untuk apa kalau udah mati nggak kayaknya korban itu masih bisa memberikan jawaban lagi, kayaknya lebih baik cari hukuman bagi pelaku sekarang juga ya
 
Gue pikir gak ada yang bisa dibantu lagi dengan kasus ini nih 🀯. Statistik kekerasan di Indonesia sendiri udah sangat tinggi, 45% korban kekerasan adalah korban pembunuhan. Sementara itu, pada kasus Brigadir Nurhadi, ada luka memar dan lecet tekan pada tubuhnya, tapi ini bukan yang utama penyebab kematiannya πŸ˜”.

Lalu apa penyebab utamanya? Karena kemasukan air ke dalam paru-paru! 🌊 Gue lihat data dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial Republik Indonesia, pada 2022, angka kecelakaan akibat tenggelamnya manusia mencapai 123.000 kasus dengan korban meninggal sebanyak 34.000 orang. Sementara itu, menurut laporan dari Badan Pusat Statistik, pada tahun 2020, diperkirakan ada sekitar 1,3 juta korban kekerasan di Indonesia πŸ“Š.

Gue juga lihat data dari Global Violence Observatory yang menunjukkan bahwa Indonesia memiliki salah satu dari 10 negara dengan tingkat kekerasan tertinggi di dunia 🌟. Jadi, ini bukan pertama kalinya Indonesia mengalami kasus pembunuhan atau kekerasan yang melibatkan korban πŸ˜•.

Saya harap penyelidik bisa menemukan hukuman bagi pelaku dan memberikan penyelesaian yang adil kepada keluarga korban 🀞.
 
kalo si punya keluarga, rasanya nyaman jika korban bisa dibawa ke dokter forensik secara cepat, tapi nanti ternyata ada hal-hal yang tidak jelas. makasihnya punya dokter forensik yang berani memberitahu benar-benar apa yang terjadi pad korban, kalau hanya sekedar bilang-ngilang saja. kayaknya kasus ini masih jauh dari penyelesaian, tapi asal dokter forensik bisa memberikan jawaban yang akurat, pasti akan lebih baik lagi πŸ€”
 
Gue pikir ini kasus Brigadir Nurhadi itu benar-benar sengit banget, nggak cuma kena tenggelam di kolam kecil aja tapi juga ada luka-luka fatal di belakangnya πŸ€•. Dokter forensiknya Arfi Syamsun memperlihatkan hasil autopsi yang jelas-jelas menunjukkan bahwa Brigadir Nurhadi meninggal akibat kemasukan air dalam saluran pernapasan, tapi juga ada luka memar dan patah tulang lidah yang makin gila 🀯. Gue harap penyelidiknya bisa cepat menemukan pelaku dan hukuman yang tepat untuk kasus ini, karena ini benar-benar membuat kita khawatir 😟.
 
gampang banget untuk dibayangkan siapa niya yang bikin korban kena luka fatal seperti itu πŸ€•, tapi aku pikir kayaknya harus ada bukti-buktinya sebelum bisa menilai siapa sih yang bertanggung jawab. ini kasusnya gampang banget bisa jadi berita palsu aja.
 
kembali
Top