Adies Kadir Diwakafkan Golkar untuk Jadi Hakim MK

Partai Golkar Mewakafkan Kader Kekuasaan untuk Jadi Hakim Mahkamah Konstitusi

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengumumkan bahwa partainya telah mewakafkan Adies Kadir, mantan pimpinan DPR yang saat ini tidak lagi aktif di Partai Golkar, untuk menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini dilakukan setelah Adies menundukkan diri dari pengurus dan anggota partai.

Bahlil mengatakan bahwa pilihan Adies sebagai calon hakim MK adalah hasil aklamasi teman-teman partainya. "Jadi, hari ini kita mewakafkan salah satu kader terbaik Partai Golkar, yang dulunya adalah pimpinan DPR yang namanya Pak Adies Kadir, untuk menjadi hakim MK," katanya.

Menurut Bahlil, hal ini tidak membuat partai Golkar kehilangan kader. "Partai Golkar itu partai yang inklusif, Partai Golkar itu milik semua rakyat, setiap kader memiliki hak yang sama," katanya.

Pilihan Adies sebagai calon hakim MK didukung oleh Komisi III DPR RI, yang menggantikan Inosentius Samsul sebagai calon hakim konstitusi usulan DPR RI. Alasan pilihan Adies adalah karena dia memiliki latar belakang yang relevan dengan hukum dan memiliki pengalaman sebagai pimpinan DPR.

"Adapun Komisi III DPR RI telah menyetujui penggantian hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi Indonesia yang berasal dari usulan lembaga DPR RI, atas nama Dr. Adies Kadir S.H., M.Hum," papar Habiburokhman, ketua komisi tersebut.

Pilihan Adies sebagai calon hakim MK diharapkan dapat meningkatkan kualitas hukum dan keadilan di Mahkamah Konstitusi.
 
Aku pikir pilihan Adies sebagai hakim MK itu nggak salah banget, tapi juga perlu dipertimbangkan bagaimana cara dia bisa beradaptasi dengg lembaga yang baru ini. Aku harap Adies bisa membawa pengalaman lama dia sebagai pimpinan DPR ke dalam peran ini, dan bisa bekerja sama dengan mahkamah konstitusi lainnya.
 
gak percaya sih kalau golkar mau jadi hakim mahkamah konstitusi 🤯. adies kayaknya nggak punya pengalaman yang relevan untuk jadi hakim, tapi malah dipilih karena dia menundukkan diri dari pengurus partai 😂. ini cuman untuk memperkuat reputasi golkar aja, jangan membawa keadilan yang sebenarnya 🙄. mahkamah konstitusi harus independen dan tidak dipengaruhi oleh siapa-siapa, bukan hanya oleh golkar saja 💔.
 
Adi saking, penggantian hakim konstitusi itu buat apa aja? Siapa yang benar-benar memilih Adies Kadir? Ternyata Komisi III DPR RI yang memilihnya, tapi siapa sih yang di balik pintu Komisi III itu? Mungkin ada tekanan dari bagian mana lagi? Jadi, kita bisa lihat siapa-siapa yang benar-benar memainkan peran dalam pilihan Adies sebagai hakim MK. Kalau memang partai Golkar yang mendukungnya, toh kita harus tahu siapa saja yang di balik keputusan itu.
 
Hehe, kalau ngomong tentang pemberian posisi hakim di MK, aku rasa ada yang salah. Adies Kadir itu mantan pimpinan DPR, tapi sekarang dia tidak aktif lagi di partai, apakah dia masih cocok untuk menjadi hakim? Aku pikir lebih baik memilih seseorang yang masih aktif dan memiliki pengalaman yang relevan dengan hukum. Kalau ngomong tentang aklamasi teman-teman partainya, aku rasa itu hanya sekedar cara-cara partai mau punya favorit. Aku tidak melihat apa ada kepastian bahwa pilihan Adies benar-benar terbaik untuk posisi tersebut... 🤔
 
Makasih kalau informasinya tentang pilihan Adies Kadir menjadi hakim MK... tapi kenapa ga ada sumbernya sih? Siapa yang mengatai bahwa Adies ini punya latar belakang relevan dengan hukum dan pengalaman sebagai pimpinan DPR? Tadi gini sering aja terjadi, informasi palsu atau tidak akurat diputar di media... kalau ga ada sumber, tapi tetap disebutkan langsung ke depan umum, apa yang artinya sih?
 
iya aja, kalau gak salah Adies Kadir kayaknya tidak bakal bisa terpilih dulu 😂. tapi aku pikir ini agak bingung, partai golkar yang suka mengelola kader2an dengan cara ini? kayaknya mereka mau jangan nggak ngajadikan adies ke kalangan hukum, di mana nanti bisa diprediksi siapa yang bakal jadi hakim MK? dan apa bedanya dengn komisi III DPR RI yang udah menyetujui pilihan Adies? kayaknya ini all about partai golkar saja, siapa yang mau nggak setuju sama2 aja 😒.
 
Gue penasaran kayak gue nonton news ini. Gue rasa Adies Kadir bakal jadi hakim MK itu tidak salah kok 😐. Dia punya latar belakang yang relevan dengan hukum dan pengalaman sebagai pimpinan DPR, jadi bisa dipercaya kalau dia mau membuat keputusan yang benar. Yang penting adalah partai Golkar itu bukan hanya sekedar partai politik tapi juga bisa menjadi contoh bagaimana cara berpartisipasi yang positif dan inklusif dalam masyarakat 🤝.
 
Gue pikir pilihan Adies sebagai hakim MK itu jadi hal yang cerdas banget, tapi kita harus ingat bahwa dia mantan pimpinan DPR dan sekarang dia tidak aktif lagi di partai, jadi gak bisa dipastikan sih kalau dia nantinya bakal fokus pada pekerjaannya sebagai hakim.
 
kembali
Top