Pada malam ini, terjadi keributan di Pelabuhan Umum Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Lima orang anggota TNI AL dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Melonguane dan satu warga lokal menjadi korban. Insiden ini terjadi karena kesalahpahaman yang dipicu oleh konsumsi minuman keras.
Menurut laporan, insiden tersebut menyebabkan warga melalui luka-luka. Situasi menjadi tidak kondusif hingga pasukan TNI AL terlibat untuk menahan situasi. Atas kejadian ini, Komandan Lanal Melonguane memohon maaf kepada masyarakat yang terkena dampaknya.
Dalam keterangan pers resminya, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menyatakan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi bagi TNI AL. Dia juga menegaskan bahwa TNI AL tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit.
Anggota TNI AL yang terlibat langsung ditangkap dan menjalani pemeriksaan intensif. Sementara itu, korban pemukulan tersebut diketahui mengalami luka-luka dan di evakuasi menggunakan kapal penumpang ke Manado untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Sampai saat ini, situasi di Melonguane telah kembali kondusif. Lanal Melonguane juga menyerahkan bantuan pengobatan dan tali asih kepada korban serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Dery mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud untuk tetap tenang. Dia juga memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum aparat TNI AL tersebut akan dilakukan secara transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut laporan, insiden tersebut menyebabkan warga melalui luka-luka. Situasi menjadi tidak kondusif hingga pasukan TNI AL terlibat untuk menahan situasi. Atas kejadian ini, Komandan Lanal Melonguane memohon maaf kepada masyarakat yang terkena dampaknya.
Dalam keterangan pers resminya, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menyatakan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi bagi TNI AL. Dia juga menegaskan bahwa TNI AL tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit.
Anggota TNI AL yang terlibat langsung ditangkap dan menjalani pemeriksaan intensif. Sementara itu, korban pemukulan tersebut diketahui mengalami luka-luka dan di evakuasi menggunakan kapal penumpang ke Manado untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Sampai saat ini, situasi di Melonguane telah kembali kondusif. Lanal Melonguane juga menyerahkan bantuan pengobatan dan tali asih kepada korban serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Dery mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud untuk tetap tenang. Dia juga memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum aparat TNI AL tersebut akan dilakukan secara transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.