5 Anggota TNI AL Keroyok Seorang Warga di Kepulauan Talaud

Pada malam ini, terjadi keributan di Pelabuhan Umum Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Lima orang anggota TNI AL dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Melonguane dan satu warga lokal menjadi korban. Insiden ini terjadi karena kesalahpahaman yang dipicu oleh konsumsi minuman keras.

Menurut laporan, insiden tersebut menyebabkan warga melalui luka-luka. Situasi menjadi tidak kondusif hingga pasukan TNI AL terlibat untuk menahan situasi. Atas kejadian ini, Komandan Lanal Melonguane memohon maaf kepada masyarakat yang terkena dampaknya.

Dalam keterangan pers resminya, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menyatakan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi bagi TNI AL. Dia juga menegaskan bahwa TNI AL tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit.

Anggota TNI AL yang terlibat langsung ditangkap dan menjalani pemeriksaan intensif. Sementara itu, korban pemukulan tersebut diketahui mengalami luka-luka dan di evakuasi menggunakan kapal penumpang ke Manado untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Sampai saat ini, situasi di Melonguane telah kembali kondusif. Lanal Melonguane juga menyerahkan bantuan pengobatan dan tali asih kepada korban serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.

Dery mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud untuk tetap tenang. Dia juga memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum aparat TNI AL tersebut akan dilakukan secara transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
 
Haha, apa lagi kejadian yang bisa membuat kita ngerasa "sangat-sangat" di Indonesia 🤣. Nah, insiden ini memang bisa dipahami kan, tapi siapa tahu kira-kira apa yang terjadi di dalam kepala prajurit itu, ya? Mungkin karena malam itu dia minum terlalu banyak beer dan lupa bahwa dia adalah seorang prajurit 🍺. Tapi, apapun penyebabnya, yang penting adalah tidak ada korban yang mati, kan? Dan sih, kebaikan hati Komandan Lanal memaafkan masyarakat yang terkena dampaknya, itu kayaknya udah keren banget 🙏. Tapi, apa yang perlu dihakimi adalah siapa yang salah dan siapa yang tidak, jadi saya harap proses hukumnya dilakukan dengan adil dan transparan, ya? 😊
 
Keributan di Pelabuhan Umum Melonguane, itu kaya banget ngeri! Lima orang korban, satu lagi warga lokal terkena, bagaimana bisa begitu? Konsumsi minuman keras itu nggak patut jadi sumber konflik seperti ini. Saya rasa TNI AL harus lebih berhati-hati dalam menangani situasi seperti ini, kalau tidak ada peringatan dulu, insiden bisa jadi semakin parah. Lanal Melonguane harus lebih siap untuk menghadapi situasi yang mungkin terjadi di masa depan 🤯💡. Dan apa dengan proses hukum oknum aparat TNI AL itu? Saya harapnya tidak terlalu panjang waktu dan transparan, agar orang-orang bisa percaya kembali ke keamanan nasional 😊👮‍♂️
 
😕 "Rasa tidak adil sangat berbahaya, karena orang yang tidak pernah melakukan kesalahan pun menjadi korban kesalahan orang lain." - Budi Utomo
 
kak, apa sih yang dipikirkan oleh lembaga ini? kenapa saja keributan di Pelabuhan Umum Melonguane karena konsumsi minuman keras? kalau begitu, mungkin ada kekurangan fasilitas pengelolaan minuman keras di daerah itu. dan apa yang dibicarakan tentang pengelolaan risiko ini sebelum insiden terjadi? semoga mereka bisa belajar dari kesalahan ini dan tidak berulang lagi.

atau mungkin ada yang lain yang perlu dipertimbangkan, seperti kondisi sosial ekonomi warga lokal di daerah tersebut. tapi sepertinya saja ada yang salah dengan cara yang digunakan oleh TNI AL dalam menangani situasi ini. jangan jadi korban lagi, pihak berwenang harus lebih bijak dalam menangani konflik seperti ini 🤔
 
Mereka apa? Kita harus bisa menerima keberadaannya, tapi kita juga harus bisa membantu mereka mengatasi kesalahannya. Warga Melonguane pasti merasa sangat sedih dan marah karena korbannya. Mau kita khawatir atau tidak, kita harus bisa memberikan dukungan yang tepat untuk mereka. Saya pikir, warga lokal juga harus berani mengekspresikan pendapatnya tentang apa yang terjadi di sana. Jangan biarkan situasi ini menjadi benda berat di masa depan 😊.
 
ini kejadian di pelabuhan melonguane kaya banget! konsumsi minuman keras pasti bukan hal yang baik, tapi ada cara lain caranya aja, nggak perlu membuat korban luka-luka. pihak TNI AL juga harus bisa mengatur diri sendiri, nggak bisa berbuat apa-apa karena kesalahpahaman yang dipicu oleh konsumsi minuman keras. lanal melonguane patut ngevakuasi korban ke manado untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik, jadi semoga korban cepat pulih 🤕
 
Gue pikir kayak gue, insiden di Pelabuhan Umum Melonguane ini harus dihindari oleh semua orang! Gue nggak ingin banget kalau ada orang lain yang terjadi hal sama. Jadi, kita harus waspada dan jaga diri sendiri, terutama saat minum atau bermain. Kita harus bisa mengenali batas-batas kita sendiri, dan tidak perlu sampai panik. Gue harap kejadian ini hanya menjadi pengajaran bagi semua orang di sini, untuk selalu waspada dan jaga diri sendiri. 🙏💡
 
Siapa nih yang bisa yakin kalau keributan di Pelabuhan Umum Melonguane itu tidak terjadi? 5 orang prajurit TNI AL dan seorang warga lokal, kapan lagi aya kecelakaan seperti ini? Banyaknya konsumsi minuman keras di kawasan pelabuhan pasti memang perlu diwaspadai. Saya rasa kalah dari pihak yang membuat insiden ini terjadi karena tidak bertanggung jawab. Lanal Melonguane juga harus lebih berhati-hati dalam melakukan patroli, tidak boleh hanya sekedar mengintai warga tanpa ada alasan yang jelas. Saya harap korban pemukulan itu bisa segera pulih dan tidak terluka parah lagi 🤕
 
Maaaf sih, apa yang terjadi di Melonguane? Mereka orangnya suka minum keras kan? 🤦‍♂️ Tapi wajah korbannya harus terluka keduanya... 💔 Dan pasukan TNI AL harus masuk ke situasi seperti itu... 😩 Atau mungkin mereka harus mereda-meredakin hal ini? 🚫 Lanal Melonguane memang minta maaf, tapi apa yang seharusnya mereka lakukan sebelum insiden ini terjadi? 🤔
 
🤬 Gue rasa ini kalau pasukan militer bisa jadi gak harus masuk campur dalam hal-hal sederhana kayaknya. Mereka apa-apa keadaan kalau terjadi kesalahpahaman, mending biarkan warga sendiri untuk menyelesaikannya, bukan pakai bantuan pasukan. Padahal kalau pasukannya masuk campur, gak cuma orang yang terkena peluru itu aja yang kena khawatir, tapi juga warga lainnya. Dan gue tidak suka kalau Laksda Triesananto Suhendi kayak gitu. Dia jadi pria yang sabarnya, kalau pasukannya salah mesti dia siapa yang harus bertanggung jawab? 🙄
 
ini kayaknya insiden itu ternyata karena orang-orang malas untuk minum air biasa, nggak minum minuman keras. tapi kenapa mereka harus buat keributan? sih karena tidak ada yang berkomunikasi dengan baik dulu. dan ini juga nggak usah terjadi jika masyarakat bisa berbagi informasi dengan cepat. kalo insiden seperti itu bisa dilakukan, kira-kira gini aja: orang-orang tahu bahwa ada konflik, maka mereka bisa langsung menghubungi otoritas atau lembaga adat untuk membantu menyelesaikannya sebelum sumber masalah semakin parah. jadi insiden seperti ini nggak perlu berakhir dengan korban.
 
kembali
Top