2 Terdakwa Kerusuhan Agustus 2025 Divonis 7 Bulan Penjara

Dua terdakwa kasus demonstrasi kerusuhan pada Agustus 2025 lalu, yaitu Muhammad Azril dan Neo Soa Rezeki, divonis 7 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Kedua terdakwa tersebut terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara terang-terangan di muka umum dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang dan barang.

Majelis Hakim, Saptono Setiawan, membacakan vonis milik Azril dan Neo Soa. "Menjatuhkan pidana kepada Muhammad Azril oleh karena itu dengan pidana penjara selama 7 bulan", kata Ketua Majelis Hakim tersebut.

Mengenai kejadian yang menjadi dasar vonis ini, kedua terdakwa mengikuti aksi unjuk rasa di depan Senayan Park dan mendengar suara kerumunan massa aksi unjuk rasa DPR/MPR. Kemudian, mereka disebut tersinspirasi dengan aksi spontan dan sporadis para pengunjuk rasa lain yang melempari batu mobil ASN tersebut.

Selain itu, kedua terdakwa juga disebut menunjuk satu unit mobil Hyundai Palisade warna hitam dengan nomor polisi B 2825 ZZH. Akibatnya, seorang penumpang bernama Maulana Akbar di Mobil Hyundai Palisade mengalami luka-luka akibat terkena lemparan batu. Selain itu, saksi bernama Suparno juga mengalami luka di bagian lengan tangan kiri dan luka di bagian kepala.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa didakwa melanggar Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana dan Pasal 170 Ayat (2) ke-1 KUHPidana. Majelis Hakim memerintahkan jaksa untuk segera menahan Neo Soa dan Azril begitu putusan dibacakan.
 
Hmm, penjara 7 bulan itu mungkin terlalu ringan kan? Mereka nggak bisa dihukum dengan benar-benar tegas karena apa yang mereka lakukan pada orang lain. Bayangkan saja Maulana Akbar yang terkena lemparan batu itu, dia pasti merasa sakit dan marah. Dan saksi Suparno juga mengalami luka, itu bukti bahwa aksi unjuk rasa ini memang tidak hanya tentang berbicara, tapi juga tentang melakukan kekerasan. Saya rasanya penjara 7 bulan itu belum cukup untuk membuat mereka belajar dari kesalahan mereka. Saya harap ada upaya untuk membuat mereka lebih tegas dalam menuntut keduanya.
 
Gue pikir gan, kalau sudah punya bukti jelas, tapi gue masih kurang percaya. Berapa pasti mereka benar-benar bersalah? Gue tidak ingin orang lain mengalami hal yang sama seperti Maulana Akbar atau Suparno. Gue berharap ada cara lain untuk menyelesaikan masalah itu tanpa harus tawanan 7 bulan. Kira-kira bisa diperdebatkan dengan cara pembicaraan yang lebih santai, seperti di media sosial ya?
 
ini gampang banget ya... kedua terdakwa yang bermasalah ini harus lebih berhati-hati, lho! aksi unjuk rasa itu gampang-ganteng tapi jangan lupa ada konsekuensi, yah? 7 bulan penjara ini mungkin terlalu ringan untuk kasus seperti ini. aku pikir sebaiknya kasus ini dibawa ke pengadilan agung atau apa aja...
 
Aku rasa kalau gak ada aturan yang jelas tentang cara demonstrasi, gak bisa dipastikan siapa yang benar-benar salah... Aku sendiri pernah ikut unjuk rasa di Jakarta Pusat tahun lalu, aku masih ingat adegan kita bersama-sama berdemonstrasi tanpa ada kerusuhan. Tapi, kalau gak ada aturan yang jelas tentang bagaimana cara melakukannya, mungkin ada yang salah. Aku pikir 7 bulan penjara itu sedikit keras...
 
Wah, kayaknya pengadilan di Jakarta punya pilihan yang tepat untuk menjatuhkan hukuman 7 bulan penjara pada kedua terdakwa ini. Tapi, aku masih ragu-ragu tentang aksi unjuk rasa yang terjadi di Senayan Park. Apakah sebenarnya perlu berkeras-keras seperti itu? Aku pikir lebih baik jika mereka bisa mengajukan masalahnya dengan cara yang lebih tenang dan tidak membuat orang lain kecewa. Dan siapa tahu, mungkin mereka bisa membawa perubahan yang positif tanpa harus menggunakan kekerasan ๐Ÿ˜•.
 
Gue rasa papa kalau di Jakarta gini, orangnya masih bingung apa yang harus dilakukan, tapi hasilnya punya dua orang yang nggak mau diarahin kanan kiri, sama sama melawan masa. Mereka aksi unjuk rasa, tapi malah jadi pembawa kekerasan. Gue pikir kalau pihak jaksa harus lebih hati-hati, apa-apa terjadi salah arah, ganti dengan pertanyaan buat mereka. Dua orang ini nggak patut dihukum 7 bulan penjara, gue rasa ada yang bisa jadi salah juga.


๐Ÿค”๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ
 
Makasih aja yang judesnya sama sekali tidak sesuai dengan benar. Dua orang itu harus dihukum karena melanggar hukum, tapi 7 bulan penjara cuma terlalu panjang. Maksudku, kalau mereka jujur dan mohon maaf pada korban, mungkin hakim bisa mengurangi hukuman. Saya juga tidak paham mengapa mereka harus dihukum begitu keras karena hanya ikut aksi unjuk rasa. Aksi unjuk rasa itu sudah banyak terjadi di Indonesia sebelumnya, tapi tidak ada yang serius-serius seperti ini. Mungkin ada cara lain untuk menghadapi mereka, seperti dengan rehabilitasi atau pendidikan kembali tentang hukum dan moralitas. ๐Ÿค”๐Ÿ‘Ž
 
Gini kalau gak ada konsekuensi, siapa nonton drama aja deh ๐Ÿคฃ. 7 bulan penjara sih terasa ringan, aku bayangkan bagaimana rasanya jangkrik 2 jam ke penjara ๐Ÿ˜‚. Coba telitik, apa salahnya mereka ikut unjuk rasa? Aku paham jika ada kesalahannya, tapi konsekuensinya sih terlalu berat ๐Ÿ’”. Akan apa kalau mereka tidak ikut aksi unjuk rasa? Biar gampang aja kan, jangan ikut-ikutan ๐Ÿ˜’.
 
Aku pikir kalau mereka harus mengambil respons atas apa yang dilakukan di Senayan, tapi 7 bulan penjara mungkin terlalu berat sekali ๐Ÿ˜…. Aku senang akhirnya ada orang yang tanggung jawab dan menyatakan bersalah, tapi aku rasa ada cara lain untuk membantu mereka menghilangkan kesalahan tersebut ya ๐Ÿค”. Dan apa dengan kehadiran saksi-saksi seperti Maulana Akbar dan Suparno? Mereka juga memiliki hak untuk dilindungi dan mendapatkan bantuan medis yang tepat ๐Ÿฅ. Aku harap putusan ini akan menjadi pelajaran berharga bagi kedua terdakwa, dan kita semua bisa belajar dari kesalahan tersebut ๐Ÿ’ก.
 
Gak percaya kalau 7 bulan sih, itu terlalu ringan banget! Mereka gini bukan sekedar pengunjuk rasa, tapi aksi kekerasan yang bikin korban. Jaksa pasti salah mengasosiasikan keduanya dengan mobil hitam, mungkin ada lagi hal lain yang tidak disebutkan di surat perintah. Saya pikir mereka harus dibebani lebih berat lagi, jadi contoh bagi orang lain gak bisa langsung bikin aksi kekerasan.
 
Gue penasaran sih kenapa kasus ini divonis 7 bulan. Sepertinya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan lagi, misalnya apakah ada tekanan dari pihak berwenang atau tidak? ๐Ÿค” Gue rasa para pengunjuk rasa yang melakukan aksi unjuk rasa itu benar-benar ingin mengekspresikan pendapat mereka dan tidak secara kaku! #KeadilanHakAsasi #UnjukRasaSebenarnya

Gue juga rasa kehadiran polisi yang melintas di depan Senayan Park pada saat itu memang tidak tepat, tapi siapa tahu ada alasan yang tidak kita ketahui. ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ Gue harap para pengunjuk rasa bisa berbicara dengan lebih tenang dan tidak menyerukan kekerasan! #KesabaranHakAsasi #JujurSaatUnjukRasa

Gue penasaran sih bagaimana akhirnya kedua terdakwa ini bisa ditangkap? Apakah ada informan yang baik atau tekanan dari pihak berwenang? ๐Ÿค” Gue rasa perlu ada transparansi dan keadilan dalam proses penanganan kasus ini! #KeadilanDanTransparansi #UnjukRasaSebenarnya
 
aku rasa vonis ini sesingkatnya bisa, karena mereka terbukti secara sah lho... kalau nggak ada bukti, jangan biarkan mereka dipenjara 7 bulan aja ๐Ÿ˜. aku juga perasaan mobil itu apa-apa kegunaannya di sini, sih hanya bikin korban, kan? ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
 
kira-kira aksi unjuk rasa yang itu udah lama sekali, tapi pengadilannya udah begitu cepat... 7 bulan penjara buat 2 orangnya, itu bisa jadi pengaruh dari tekanan masyarakat kan? kalo demikian, saya pikir penghormatan terhadap hukum harus dikejar dengan hati-hati, tapi pada saat yang sama juga harus ada pertimbangan terhadap situasi yang memang tidak bisa dihindari. ๐Ÿค”๐Ÿ‘€
 
Gak bisa percaya, siapa sih yang pikir demonstrasi itu bisa berakhir dengan seperti ini ๐Ÿ˜ฑ. Sepertinya terdakwa itu tidak mungkin bisa mengerti bagaimana kekerasan memang tidak diinginkan... tapi kayaknya aku pikir ada yang salah dengan cara mereka 'menunjukkan' protes... Aku rasa lebih baik jika ada cara lain yang lebih tenang untuk menyampaikan perasaan kita, kayaknya kalau bisa dengan cerita dan debat, jadi gak ada peluru ke orang yang tidak sengaja terjebak di dalamnya...
 
๐Ÿค” Jadi, apa yang aku rasa dari kasus ini? Kalau mau ngomong tentang kekerasan itu, mending buang-bingung aja sih ๐Ÿ™„. Aku pikir orang-orang yang melakukannya itu harus bertanggung jawab atas aksi mereka ๐Ÿ˜. Dan kalau mau tanya-tanya siapa yang salah, aku rasa kita harus mencari jawabannya di dalam diri masing-masing ๐Ÿ’ก. Kita jangan mudah tergiur dengan kekacauan dan kerusuhan itu, karena itu hanyalah cara-cara yang tidak benar ๐Ÿ˜’.
 
Kasus ini nyata-serius banget, nih! Aku rasa ada yang salah di balik kejadian ini, tapi aku nggak ingin memandang ke dalam masalahnya, karena aku lebih penasaran dengan teknologi baru yang bakal dirilis oleh Samsung segera. ๐Ÿค–๐Ÿ’ป Yang penting, kasus ini jangan membuat kita lupa akan pentingnya keselamatan dan keamanan di masyarakat. Mungkin ada cara untuk memecahkan konflik tanpa harus menggunakan kekerasan... tapi aku malah terpikir tentang fitur baru Galaxy Watch yang bakal dirilis, itu yang aku minati! ๐Ÿ“ฑ๐Ÿ‘
 
kembali
Top