ini gak sabarnya, insiden ini terlalu gila... dua polisi melempar tembakan ke korban karena rasa takut korban punya pistol? itu ganti-ganti. kalau korban memang bawa pistol, kenapa pihaknya jadi cepat menyerang? dan siapakah yang mengatakan korban itu "teroris domestik"? toh korban juga orang dengan hak di Amerika, kayaknya ada yang salah di sini...