2 Petugas CBP Lepaskan Tembakan ke Alex Pretti

ini gak sabarnya, insiden ini terlalu gila... dua polisi melempar tembakan ke korban karena rasa takut korban punya pistol? itu ganti-ganti. kalau korban memang bawa pistol, kenapa pihaknya jadi cepat menyerang? dan siapakah yang mengatakan korban itu "teroris domestik"? toh korban juga orang dengan hak di Amerika, kayaknya ada yang salah di sini...
 
ini terus aja... siapa yang bilang bahwa membawa pistol secara tersembunyi itu tidak ada masalah? kalau gak ada undang-undang, kenapa punya masalah sih? tapi toh, kala-kala ini lagi-lagi ada yang ingin membatasi hak kita untuk memiliki senjata. kayaknya sih, hanya orang yang berbeda-beda aja yang mau menerima atau menolak hal ini...
 
ini gak enak banget kayaknya! kapan-kapan aku justru rasanya korban alex pretti itu bisa membawa pistol, tapi kala itu juga aku pikir dia harus berhati-hati, nih! tapi ari-ari di sini ada yang bilang dia adalah "teroris domestik" karena melakukan kekerasan terhadap pemerintah, tapi aku rasa itu gak adil banget! karena bagaimana kalau aku di situ juga ingin melindungi diri, tapi aku dianggap sebagai "teroris"? serius ari-ari ini kayaknya bikin korban jadi korban lagi, padahal dia sudah kehilangan nyawanya! gak adil banget!
 
Saya pikir ini galat, korban bukan harus jadi korban karena tidak mau ngebawa pistol di tempat umum 🤔. Tapi, saya juga paham mengapa petugas CBP terkejut, karena senjata api itu adalah sinyal bahwa korban tidak ingin ditembakin tanpa alasan yang jelas 😬.

Saya rasa kalau korban Alex Pretti ini bukanlah teroris domestik, tapi orang yang hanya ingin mengekspresikan haknya untuk memanggul senjata api 🙅‍♂️. Saya setuju dengan kelompok pembela hak kepemilikan senjata bahwa Amandemen Kedua melindungi hak warga Amerika itu, tapi juga kita harus pertimbangkan tentang keselamatan masyarakat, ya? 💡

Tapi, saya juga ingin bertanya, apa kebijakan ini yang benar-benar efektif dalam mencegah insiden seperti ini terjadi lagi? Kita harus lebih berhati-hati dan mencari solusi yang lebih baik, bukan hanya menempatkan tekanan kepada korban 🤝.
 
kembali
Top