Zulkifli Hasan Tegaskan Pemerintah Dukung Pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara di Batang

Pemerintah Pusat Terus Mendukung Pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara di Batang.

Dalam kesempatan penandatanganan MoU Pembentukan Ekosistem UMKM, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan komitmennya mendukung pembangunan pelabuhan perikanan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Pemerintah pusat melihat pelabuhan ini sebagai salah satu strategi besar untuk mewujudkan swasembada protein nasional dan menggerakkan ekonomi rakyat.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan secara langsung menitipkan harapan agar pemerintah pusat membantu pengembangan pelabuhan perikanan sebagai infrastruktur kunci sektor kelautan Batang. Dukungan berwujud komitmen ini muncul setelah Bupati Batang langsung memaparkan capaian ekonomi Batang yang melampaui rata-rata nasional.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang tercatat mencapai 8,05% pada 2025. Capaian tersebut tidak lepas dari strategi link and match lintas sektor, mulai dari pertanian, peternakan, hingga ritel modern. Pemkab Batang mendorong kolaborasi langsung antara peternak ayam, petani buah, dan jaringan ritel seperti Indomaret agar hasil produksi lokal terserap pasar secara berkelanjutan.

Menanggapi keinginan bupati terkait dukungan keberadaan Pelabuhan Perikanan Nusantara di Batang, Menteri Zulhas menyambut baik usulan tersebut dan mempromosikan pihaknya akan membantu. Dikatakan Zulhas, setelah Indonesia berhasil menjaga surplus karbohidrat seperti beras dan jagung, tantangan berikutnya adalah pemenuhan protein, khususnya protein ikan.

Zulhas juga menyiapkan pembangunan 2.000 Kampung Nelayan pada 2026 serta pengembangan 20 ribu hektare tambak ikan untuk memperkuat pasokan protein nasional. Pemerintah menyiapkan kebutuhan pangan bagi 82,9 juta penerima manfaat setiap hari melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Bayangkan, kalau satu anak perlu satu telur sehari, berarti kita butuh 82,9 juta butir telur per hari. Kalau sayur dan buah, jumlahnya sama. Dampak ekonominya luar biasa bagi petani dan peternak," ujar Zulhas.

Pemerintah menargetkan pembangunan 80 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai tulang punggung Gerakan Ekonomi Rakyat yang digagas Presiden. Hingga Mei 2026, sekitar 30 ribu unit ditargetkan mulai beroperasi.

Kopdes dirancang memiliki luas hingga 1.000 meter persegi sehingga lebih besar dari banyak ritel modern dan dilengkapi armada distribusi seperti truk, pikap, hingga bentor.
 
Maksudnya kalau pemerintah jadi serius aja dengan pembangunan infrastruktur di pelabuhan perikanan Batang, mungkin bisa menyelesaikan masalah protein yang banyak pedulunya kan? Kita lihat kemampuan rakyat Batang sudah terbukti di atasnya dulu, tapi sekarang kalau ada kejutan aja dari pemerintah yang membawa dampak ekonomi besar-besaran, maka pasti akan menjadi contoh bagi pelabuhan lainnya. Jadi, semoga pihak berwenang bisa memantapkan strategi ini agar hasilnya tidak kalah dengan harapan masyarakat, apalagi kalau kita lihat potensi sumber daya alam di Batang yang belum terbuka luas.
 
Pemerintah pasti benar-benar peduli dengan pembangunan pelabuhan perikanan di Batang, aku suka banget kalau gubahan ini bisa mewujudkan swasembada protein nasional. Bupati Batang juga terus berharap pemerintah pusat membantu pengembangan infrastruktur kunci sektor kelautan di daerahnya, tapi aku rasa pemerintah sudah cukup mendukung. Aku pikir pembangunan 2.000 Kampung Nelayan dan 20 ribu hektare tambak ikan itu sangat positif untuk meningkatkan pasokan protein nasional. Aku juga tidak sabar banget kalau program Kopdes Merah Putih bisa beroperasi dengan baik dan membantu meningkatkan ekonomi rakyat di seluruh Indonesia 🀞🌴
 
Pernah nonton film biologi kayaknya kayak pengen lari dari konseptu pelabuhan perikanan nusantara di Batang πŸ€”. Kalau benar-benar ada pelabuhan ini, harusnya bisa menunjukkan kalau pemerintah serius mengatasi masalah protein ikan yang banyak dan tidak terpenuhi di Indonesia 🌊. Tapi, siapa tahu apakah itu hanya strategi untuk mengelabui rakyat dengan promosi yang nggak seimbang sama ari depan πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
gak kenyataan banget sih, pelabuhan perikanan di Batang ini pasti akan membantu swasembada protein nasional kita 🐟😊. tapi apa yang membuat aku penasaran adalah bagaimana caranya pemerintah itu bisa terus mendukung pembangunan infrastruktur seperti ini? aku bayangkan kalau nanti pelabuhan perikanan di Batang ini akan menjadi salah satu destinasi wisata terbesar di Indonesia, dan semua kegiatan yang ada di sana pun akan meningkatkan pendapatan seseorang. tapi apa yang harus dilakukan oleh masyarakat setempat agar mereka bisa menikmati hasil dari pembangunan seperti ini?
 
Aku rasa pemerintah gak sabar-sabar mau ngajak semua peternak ayam di Batang bikin produksi ikan juga, kalau udah punya fasilitas pelabuhan, kudu jadi produsen protein ikan. Aku curhat sih, aku suka makan ikan, tapi aku rasa pemerintah gak sengaja ngajak semua peternak ayam untuk bikin ikan, kayaknya bisa bikin peternak ayam kehabisan stok ayam jadi nanti masyarakat punya kesenangan untuk makan ikan aja πŸ˜‚.
 
Aku pikir kalau pembangunan pelabuhan perikanan di Batang benar-benah. Kalau bisa meningkatkan pasokan protein nasional, itu akan sangat membantu masyarakat Indonesia ya 🐟😊. Aku melihat program 2.000 Kampung Nelayan dan pengembangan tambak ikan juga sangat baik. Tapi aku ingin melihat bagaimana pemerintah pastikan agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga, biar jangan merusak ekosistem laut πŸŒŠπŸ’š [Click di sini untuk membaca lebih lanjut](https://www.kompas.com/read/2023/06/15/141011565/pemerintah-bangun-2000-kampung-nelayan-di-pantura)
 
Pembangunan pelabuhan perikanan di Batang nih, ternyata gak main lah! Menteri Zulhas udah jelas-jelas bantu mau. Saya setuju dengan hal ini, kalau bisa mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, semakin baik juga nanti untuk swasembada protein nasional. Tapi, siapa tahu kalau ada masalah seperti polusi laut atau ikan mati-matian, maka pembangunan ini harus diatur dengan hati-hati. Saya harap pemerintah bisa membuat jalan yang seimbang dan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi aja, tapi juga lingkungan dan sosial!
 
Maksudnya nih, pelabuhan perikanan Nusantara di Batang itu kan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat? Mereka benar-benar ingin mewujudkan swasembada protein nasional dan gerakkan ekonomi rakyat. Tapi, aku pikir masih perlu dibuat evaluasi seberapa luas impactnya. Apakah ini hanya semacam promosi yang terus-menerus? Aku sengaja lihat kabar ini karena diulas oleh beberapa netizen yang ngerasa kurang percaya...
 
Saya pikir ini sangat bagus! Pelabuhan perikanan di Batang itu penting banget untuk meningkatkan swasembada protein nasional. Saya harap pemerintah dapat membantu pengembangan pelabuhan tersebut sehingga peternak dan nelayan bisa mendapatkan laba yang lebih banyak dari hasil produksi mereka. Dan kalau ini bisa menambahkan pasokan protein bagi anak-anak di Indonesia, itu sangat berarti! Bayangkan saja, jika kita memiliki 82,9 juta butir telur per hari, itu akan sangat berdampak untuk petani dan peternak.
 
Wah betul, pelabuhan perikanan di Batang itu pasti akan membantu swasembada protein nasional Indonesia 🐟🌊. Kalau bisa menambahkan pasokan ikan, itu pasti akan mempengaruhi harga ikan di pasar, ya? Tapi saya harap tidak hanya tentang meningkatkan harga, tapi juga tentang membuat rakyat Batang bisa mendapatkan keuntungan dari pelabuhan ini 😊. Saya senang melihat Bupati Batang yang proaktif dan Menteri Zulhas yang mau mendukung pembangunan infrastruktur di daerah itu πŸ™. Saya berharap program-program tersebut tidak hanya membantu Batang, tapi juga memiliki dampak positif bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan πŸ’•.
 
Kalau bisa bikin lebih seimbang, ya? Nah, pelabuhan perikanan itu bagus banget! πŸš£β€β™€οΈ
Bisa nggak bikin lebih banyak kegiatan ekonomi nongkrong di Batang? πŸ€”
Mungkin kalau pelabuhan ini bisa ada konsep 'ecotourism' juga, gitu aja nanti. 🌴
 
Wah, kalau pelabuhan perikanan di Batang itu bisa benar-benar selesai, saya bayangkan kalau kita bisa makan ikan segini setiap hari πŸŸπŸ˜‹. Sebenarnya saya sudah ingat saat-saat lama ketika aku masih kecil, di desamaku ada sekali perahu kecil yang membawa hasil tangkap nelayan. Saya ingat paman kita yang selalu berbagi ikan dengan keluarga lainnya. Itu adalah tradisi yang sangat penting di masyarakat kami πŸ’•.

Tapi, kalau memang pemerintah bisa mendukung pengembangan pelabuhan perikanan, itu pasti akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Batang dan Indonesia secara keseluruhan 🌟. Saya ingat saat-saat lama ketika aku masih kecil, kami di desamaku selalu berbagi hasil panen dengan tetangga-tetangga. Itu adalah cara hidup yang sangat baik dan saling mendukung πŸ’ͺ.

Jadi, saya harap pemerintah bisa terus mendukung pengembangan pelabuhan perikanan di Batang dan membawa manfaat besar bagi masyarakat kami πŸ™. Saya yakin kalau dengan dukungan ini, kita bisa mencapai swasembada protein nasional dan meningkatkan ekonomi rakyat πŸ’Έ.
 
Maksudnya kalau nanti pelabuhan perikanan Nusantara di Batang selesai, kemungkinan besar makin banyak ikan yang masuk ke pasar nasional. Tapi, salah satu pertanyaannya bagaimana asalnya ikan itu sih? Kalau kaya gampang aja, jadi makin semangat nih. tapi kalau tidak, itu buleh-bulehin pula.
 
kembali
Top