Yohei Sasakawa: Penderita Kusta Jangan Didiskriminasi

Penderita Kusta Harus Diperlakukan dengan Hormat, Tak Bisa Dilawan Dengan Stigma.

Kabar baik bagi penderita penyakit lepra atau kusta di Indonesia akhirnya mulai bersemangat. Duta Besar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Pemberantasan Kusta, Yohei Sasakawa, menekankan pentingnya upaya memerangi penyakit ini tanpa memberikan stigma kepada penderita.

"Yang terpenting adalah mengobati dan membebaskan orang-orang ini dari diskriminasi dan memberi mereka simpati. Saya juga berharap kita bersama-sama dalam melakukan pendekatan demi menghilangkan kusta dengan baik," kata Sasakawa dalam acara Media Briefing di Wisma Habibi-Ainun, Kuningan, Jakarta.

Menurutnya, penyebaran penyakit ini diperparah dengan minimnya edukasi masyarakat bahwa kusta bisa disembuhkan dan bukan penyakit yang mudah menular. Sasakawa sangat memperhatikan penyebaran penyakit ini di Indonesia karena Indonesia menjadi negara top 3 terbanyak penderita kusta.

"Banyak diskomunikasi harus diatasi, sehingga saya juga berharap kita bersama-sama dalam melakukan pendekatan demi menghilangkan kusta dengan baik," ujar Sasakawa.
 
Pesan Duta Besar WHO itu agak terlambat, kan? Kusta udah ada selama lama, tapi kusta tidak menjadi topik pembicaraan yang banyak lagi. Sampai sekarang masih banyak orang yang tidak mengerti bahwa kusta bisa disembuhkan dan bukan penyakit yang mudah menular. Jadi, Duta Besar Sasakawa harus diterima dengan gembira πŸ™, tapi kita juga harus berani membicarakan hal ini di masyarakat agar tidak ada lagi stigma terhadap penderita kusta. Mungkin kita bisa mulai dari sekadar menyebarkan informasi yang benar tentang kusta agar orang tidak takut dan merasa diskriminasi 🀝
 
Akhirnya ada seseorang yang ngomongin tentang kusta... itu penyakit yang bikin penderita hidup sulit banget. Saya pikir penting banget buat kita semua ngerti bahwa kusta bukanlah penyakit yang 'bersifat' atau bisa dibawa dari orang lain, tapi lebih lagi karena banyak orang nggak mengenalinya atau nggak punya edukasi tentang penyebarannya.

Saya pernah temen sekolah yang udah sakit kusta, dan dia harus hidup di luar ruangan seumurnya... itu sangat sulit. Jadi, saya setuju banget dengan apa yang dikatakan Duta Besar Sasakawa, kita harus berusaha lebih baik lagi dalam melakukan pendekatan untuk menghilangkan stigma terhadap penderita kusta, dan juga harus meningkatkan edukasi masyarakat tentang penyebaran penyakit ini. Kita harus bisa membantu mereka lebih baik lagi... πŸ’•
 
Akhirnya ada yang bikin orang-orang terkena kusta tidak terluntai lagi πŸ™. Saya masih ingat ketika kecil, teman-temanku terkeve ngeluhin karena 'terkena kusta'. Kusta bukanlah hal yang buruk, tapi kita harus berbagi informasi agar masyarakat mengerti bahwa penyakit ini bisa disembuhkan dan tidak menular πŸ€”. Saya senang juga karena Duta Besar Sasakawa sudah bongkar kebenaran dan memberikan kesempatan bagi penderita untuk hidup dengan baik tanpa stigmatisasi 😊.
 
ini penyebaran penyakit yang serius banget, tapi apa yang salah sih? kita semua tahu kusta bisa disembuhkan πŸ€•. apa yang perlu dilakukan adalah edukasi yang lebih baik ke masyarakat tentang kondisi penyakit ini. jangan bikin stigma ke orang-orang yang terkena penyakit ini, tapi buat mereka perasaan lebih nyaman untuk menceritakan hal tersebut 🀝. sekarang aja banyak orang yang merasa takut datang ke dokter karena takut disangka-sangkai. biar kita bisa menghilangkan kusta dengan baik, kita harus terbuka dan jujur tentang kondisi penyakit ini 😊.
 
Penyakit lepra kayaknya sudah lama ada di Indonesia sih, tapi gini masih banyak yang stigma kayaknya... Saya nyesel banget buat penderita ini. Mereka harus dihormati juga ya, karena mereka punya perjuangan sendiri. Masih banyak masyarakat yang tidak tahu atau takut dengan penyakit ini. Saya harap pemerintah bisa meningkatkan edukasi tentang kusta dan membuat masyarakat lebih sadar akan pentingnya menghormati penderita.
 
gampang banget, duta besar itu udah bilang pentingnya jangan memberikan stigma pada penderita kusta, apa lagi ini negara Indonesia yang luas dan berbeda-beda ya. kalau kita semua bisa sama-sama mengerti dan mendukung mereka, tentu kita bisa meringankan beban mereka dan semakin cepat sembuh. tapi apa salahnya kita masih bisa memberikan perhatian dan bantuan kepada mereka? itu semua sudah menjadi bagian dari kemajuan pemerintah dalam menangani penyakit ini
 
Paham banget sih kalau penderita kusta di Indonesia perlu diperlakukan dengan hormat, gak bisa dilawan dengan stigma loh πŸ€•. Semoga besoknya masyarakat kita lebih banyak yang tahu bahwa kusta bukan penyakit mudah menular dan bisa disembuhkan πŸ™. Duta Besar WHO ini benar-benar perlu diharapkan agar kita bisa menghilangkan stigmatanya dan membantu penderita kusta lebih banyak 😊.
 
Makin serius kan kalau mereka mau menangani penyakit ini tanpa buat stigmanya? Tapi apa yang bikin senang banget sih kalau ada yang mau berbicara tentangnya, tapi gak ada jawabannya. Mereka bilang kusta bisa disembuhkan, tapi gimana caranya sih untuk membanting balik stigma yang sudah terjebak di kepala masyarakat? 😊
 
Penyakit lepra itu memang tidak enak banget, tapi apa yang paling penting adalah penderita dihargai dan tidak dipermalukan 😊. Aku pikir Duta Besar Sasakawa itu benar-benar memiliki visi untuk mengatasinya, karena banyak orang masih tak percaya bahwa kusta bisa disembuhkan πŸ€•. Di Indonesia, kita harus berusaha lebih baik dalam menyebarkan edukasi tentang penyakit ini agar tidak ada lagi stigmatisasi terhadap penderita πŸ“š. Kita harus bersama-sama membuat perubahan untuk menghilangkan kusta dengan baik πŸ’ͺ.
 
Sudah waktunya orang-orang mulai sadar banget kalau kusta bukan penyakit yang menular sekali-kali! Tapi masih banyak orang yang terkecuali dan merasa tidak nyaman karena mereka yang sakit. Saya rasa Duta Besar Sasakawa benar-benar pentingnya kita harus mengobati dan membebasikan orang-orang ini dari stigmanya, tapi gimana kalau di masa depan masih banyak orang yang belum sadar? Kusta itu bukan masalah yang sederhana sekali, tapi kalau kita semua kerja sama maka bisa diatasi. Saya harap pemerintah bisa memberikan fasilitas yang cukup bagi mereka yang sakit, karena kusta itu sudah ada sejak lama dan sudah sering dibawa ke rumah sakit.
 
Wahhh, kalau begitu kita harus lebih peduli dengerin cerita orang kusta, mereka punya masalah sama sama aja! Makasih Duta Besar Sasakawa ya, dia benar-benar berbicara dari hati. Stigma buat apa, kita harus bisa percaya diri dengan kebebasan. Kalau kita nggak edukasi masyarakat tentang kusta, itu kayaknya membuat penyebarannya semakin cepat. Indonesia harus makin serius dalam mengatasi kusta, kita harus bisa terus berusaha hingga penyakit ini benar-benar hilang! πŸ’ŠπŸ‘
 
ini kayak gini ya... kusta itu memang penyakit yang serius, tapi cara Duta Besar Sasakawa ini benar-benar terpaksa banget... kalau kita tak berani bicara tentang kusta, tapi malah jadikannya stigmanya makin kuat... aku senang lihat ada orang-orang seperti Duta Besar Sasakawa yang mau mengatasi masalah ini dengan baik... tapi aku masih khawatir, karena masih banyak orang yang tak tahu tentang kusta, dan itu yang membuat penyebarannya semakin mudah... kita harus makin berani bicara tentang kusta, dan tidak biarkan stigma ini menakut-nakuti penderita... πŸ€•
 
Lupa banget sih kalau masih ada yang pakai luka lepra ini... tapi aku pikir ya pemerintah sudah lama berusaha untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit ini, tapi masih banyak lagi yang harus dibahas. Apa benarnya? Banyak orang yang belum tahu bahwa kusta bukanlah hal yang bisa menular atau 'berantai' seperti viral di media sosial, dan karena itu kita perlu berusaha untuk menghilangkan stigmanya dan memberi edukasi yang lebih baik kepada masyarakat.
 
ini gak bisa dipungut lagi sih, kusta sekarang sudah tidak ada stigmanya lagi πŸ™. tapi yang penting adalah kita harus terus berupaya untuk mencegah penyebaran penyakit ini ya, karena kalau tidak semakin banyak korbannya. dan saya rasa edukasi kesehatan bagi masyarakat perlu ditingkatkan agar mereka tahu bahwa kusta bukanlah hal yang bisa dihindari 🀝
 
kusta di Indonesia udah lama banget ya, tapi terusnya ada penderita yang belum terobati. kusta ini seringkali dibayangkan sebagai orang konyol atau kriminal, tapi itu nggak benar! apa yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit ini dan cara mengatasinya. harusnya pemerintah dan organisasi kesehatan juga berpartisipasi dalam pendekatan ini, jadi tidak ada stigma bagi penderita yang terinfeksi...
 
ini benar-benar mengejutkan ya! kalau kita lihat dari luar, terpikir bahwa penderita penyakit lepra itu harus dicerai-berai oleh masyarakat karena mereka bakalan jadi aneh atau apa aja. tapi sekarang giliran dunia kembali berbicara tentang pentingnya menghormati dan membantu mereka. saya pikir ini bagus sekali! seharusnya kita selalu ingat bahwa setiap orang itu memiliki hak untuk dihormati, bahkan jika mereka sedang menghadapi penyakit yang sulit. kalau kita bisa membantu mereka lebih baik lagi dengan memberikan edukasi yang tepat tentang kusta dan cara mencegah penyebarannya, maka itu akan menjadi langkah positif dalam mengatasi masalah ini.
 
Pagi, gue pikir ini penting banget, penderita kusta diperlakukan sama seperti orang lain, gak usah ada stigma, gue sendiri punya saudara laki-lakinya yang punya kusta, dan rasanya sangat sedih saat dia harus diasingkan dari keluarga karena ada orang-orang yang tak peduli padanya. tapi sekarang aksen ini berubah, kita semua harus membantu memahami kusta itu apa sih dan cari cara terbaik untuk mengatasinya.
 
aku rasa ini benar-benar senang banget sih! akhirnya penderita kusta bisa diperlakukan dengan hormat dan tidak lagi dipandang sebagai orang yang mengerotkan πŸ€•. aku ingat saat kecil, aku pernah melihat orang tua aku yang bekerja di rumah sakit itu, harus berhati-hati karena takut tertular... tapi sekarang sudah ada penyelesaian dan edukasi yang baik tentang kusta, sehingga masyarakat bisa lebih bergerak dan bermanfaat 🌟. dan benar-benar penting juga agar penderita kusta dihormati dan diberi simpati, karena setelah sembuh pasti akan sangat sulit dalam menghadapi stigma yang masih ada di masyarakat πŸ˜”. aku harap dengan semangat dan pendekatan yang baik ini, kusta bisa terhilang di Indonesia πŸŒΏπŸ’š.
 
kembali
Top