Yaqut Cholil Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Cek Kekayaannya

Yaqut Cholil, mantan Menteri Agama Yogyakarta ini resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji. Penetapan ini dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyelidikan terkait dengan dugaan penggunaan kuota haji yang tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Saat ini, Yaqut Cholil dipimpin Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK. Sebelumnya, ia sudah melalui tahap penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan korupsi kuota haji di Kemenag 2023-2024.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan bahwa kekayaan Yaqut Cholil meningkat mencapai Rp2 miliar selama menjabat sebagai Menteri Agama. Pada awal masa jabatannya, Yaqut melaporkan kepemilikan harta senilai Rp11,1 miliar dan pada akhir masa jabatannya melaporkan kepemilikan harta senilai Rp13,7 miliar.

Dalam dokumen LHKPN periode 2025, terdapat informasi tentang aset tanah, kendaraan, dan kas yang dimiliki oleh Yaqut. Aset tanah dan bangunan memiliki nilai total sebesar Rp9,5 miliar, kendaraan memiliki nilai sebesar Rp2,2 miliar, dan harta kas memiliki nilai senilai Rp2,5 miliar.

Namun, pada dokumen LHKPN periode 2025, terdapat utang senilai Rp800 juta dari Yaqut. Dengan demikian, total kekayaan Yaqut Cholil menjadi Rp13,7 miliar.

Kasus korupsi yang menyeret adik Ketua Umum PBNU itu bermula dari tambahan kuota haji yang diberikan Arab Saudi ke Indonesia pada 2024 lalu. Kala itu, kuota jemaah asal Indonesia ditambah 20.000 orang.
 
Apa rasanya sih kalau mantan Menteri Agama ini jadi tersangka kasus korupsi? Saya pikir harus ada kemajuan di penyelidikan kasus ini, ya... Jangan tahu apa yang benar dan apa yang salah, tapi aspek kekayaannya memang menarik perhatian. Saya rasa menteri harus jujur dengan negara dan publik tentang kepemilikan harta-nya, kalau tidak ada masalah apa pun? Tapi, kalau sudah tersangka kasus korupsi, saya harap kPK bisa segera menyelesaikan penyelidikannya dan memberikan keputusan yang adil. Semoga Yaqut Cholil dapat menjelaskan secara jelas tentang asal-usul kekayaannya 🤔👀
 
Hari ini kabar Yaqut Cholil mantan Menteri Agama ternyata menjadi tersangka kasus korupsi kuota haji 🤔. Aku pikir itu kabar yang cukup serius, karena bisa jadi korupsi itu bukan hanya tentang uang tapi juga tentang kesalahan kebijakan yang bisa membahayakan banyak orang. Aku senang KPK sudah berani mengambil tindakan ini, tapi aku juga harap agar semua fakta diinvestigasi dengan teliti dan tidak ada kejahatan sederhana yang diabaikan 😊.
 
Kasus ini benar-benar menarik perhatian kita semua 😕. Saya pikir penting untuk memahami bahwa penyelidikan kasus korupsi seperti ini tidak boleh mengganggu keseimbangan dalam masyarakat 🤝. Saya percaya bahwa Yaqut Cholil adalah orang yang baik, tapi dia pasti salah dalam hal ini 😔. Yang penting adalah kita harus fokus untuk menyelesaikan masalahnya dengan adanya proses hukum yang jernih dan transparan ✈️. Kita tidak boleh menghakimi atau membuat generalisasi tentang seseorang tanpa bukti 📝. Yang bisa kita lakukan adalah mendukung keadilan dan memastikan bahwa kasus ini diresolusi dengan cepat dan efektif 💪.
 
Gue pikir kalau Yaqut Cholil nggak boleh ngomong soal korupsi kuota haji. Gue lihat laporan LHKPN, ternyata dia melaporkan kekayaannya sebanyak Rp11,1 miliar, tapi pada akhir masa jabatannya, dia melaporkan sebesar Rp13,7 miliar! Gue ragu-ragu kok kalau ini korupsi. Tapi gue juga nggak bisa ngomong soal utangnya senilai Rp800 juta. Gue pikir siapa pun memiliki utang harus bayarnya semua, kan? Jadi, gue harap Yaqut Cholil bisa menjelaskan apa yang terjadi dengan kekayaannya itu. 🤔
 
aku pikir kPK itu lemah banget, kalau mau menangkap Yaqut Cholil yang benar-benar korup siapa yang akan dia tangkap? kalau kita lihat nilai aset dan hutanya, gak ada salahnya dia punya kekayaan banyak sekali. tapi apa yang dijadikan alasan dia ditangkap adalah tambahan kuota haji yang diberikan Arab Saudi, itu gak adil banget, siapa yang benar-benar korup seharusnya siap-siap ditegangi oleh kPK.
 
Yakut Cholil ini terlalu banyak kekayaannya kan? 🤑 Meningkat sebesar Rp2 miliar dalam waktu 1-2 tahun, itu tidak masuk akal! 🤔 Saya pikir ada yang salah di balik penjagalan haji itu, tapi tidak ada bukti-bukti yang jelas. 🚫 KPK harus lebih teliti dulu sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka. 🕵️‍♂️ Mungkin perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 🔍
 
aku pikir ini masuk akal banget sih, tapi juga sedikit menyesal kalau adik Ketua Umum PBNU yang berpengaruh itu harus melalui kesibukan ini 😔. aku tahu kalau dia punya latar belakang yang luas dan bisa dipercaya, tapi korupsi memang tidak ada jaminan apapun 🤑. aku harap dia bisa mengambil pelajaran dari kesalahan ini dan menjadi lebih bijak di masa depan 🤞.
 
kembali
Top