Yakin Thomas Djiwandono Sanggup Jadi Deputi Gubernur BI, Purbaya: Udah Ngintip 2 Kali

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI, mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Dia menyatakan percaya bahwa Thomas Djiwandono akan bisa menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Menurut Purbaya, dua kali kunjungan Thomas ke BI sebelumnya untuk mengikuti Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI merupakan upaya Thomas untuk belajar mengenai kinerja BI.

Purbaya juga mengaku mendukung pencalonan Thomas untuk menjadi Deputi Gubernur BI. Dia berpendapat bahwa Thomas memiliki pengalaman yang lebih luas lagi dan dia akan bisa membantu BI dalam menangani keuangan moneter dengan baik.

Namun, Purbaya juga tidak menyangkal kabar soal perpindahan posisi antara Thomas Djiwandono dan Juda Agung. Dia menyatakan bahwa pertukaran posisi ini seperti switch kelihatannya dan dia akan ketemu dengan Pak Juda untuk lihat niatnya apa sih.

Pertanyaan yang sering diangkat adalah apakah perpindahan posisi Thomas ke BI akan menggerus independensi bank sentral. Purbaya membantah hal tersebut, menekankan bahwa keduanya memiliki independensi dan mereka koordinasi di KSSK untuk memastikan kebijakannya.

Dengan demikian, Purbaya Yudhi Sadewa tetap percaya bahwa Thomas Djiwandono bakal bisa menjadi Deputi Gubernur BI.
 
Thomas lagi-lagi ngasih kabar mengejut! πŸ˜‚ Pertanyaan utama siapa nanti Deputi Gubernur BI, tapi Purbaya Yudhi Sadewa udah bantu-bantu siap jawabannya. Dia bilang Thomas udah lama-lange punya minat ingin belajar di BI, kayaknya dia gak nggak mau main-main.

Pertanyaan koordinasi antara KSSK dan BI, tapi Purbaya Yudhi Sadewa bilang keduanya sengaja koordinasikan di balik layar. Maksudnya apa sih? πŸ€” Udah bikin kita penasaran, kan?

Tapi yang penting sih, Thomas udah nantinya bakal jadi Deputi Gubernur BI, dan Purbaya Yudhi Sadewa percaya dia bisa ngelakukannya dengan baik. πŸ™Œ
 
Kasus ini pasti bikin kita penasaran sih... kenapa ada perpindahan posisi antara Thomas dan Juda, kayaknya gak ada yang jelas kok πŸ€”. Purbaya bilang itu seperti switch, tapi bagaimana caranya bisa sih? Dan kalau benar Thomas bakal menjadi Deputi Gubernur BI, apa itu artinya? Apakah ini hanya perebutan posisi atau apakah ada rencana lain yang tidak kita ketahui? πŸ€‘.
 
Aku pikir ini semua cerita lucu banget, tapi seriusnya apa yang terjadi? Pertukaran posisi Thomas dan Juda itu gak jelas sih... Mungkin Thomas hanya mau jadi Deputi Gubernur BI karena dia punya banyak pengalaman di bidang keuangan. Tapi, Purbaya bilang dia percaya Thomas bisa membantu BI dalam menangani keuangan moneter dengan baik... Nah, mumpung itu benar, tapi aku masih ragu apakah ini semua ada sengaja atau apa? πŸ€”πŸ’Έ
 
Hehehe, kan aja nih, kalau ada yang penasaran, Thomas tahu apa lagi... πŸ€”
Aku pikir itu bagus sekali, sih, Thomas memiliki pengalaman luas dan dia pasti bisa membantu BI dalam mengatur keuangan moneter dengan baik. Kita harus percaya pada Purbaya, dia tidak akan memilih orang yang tidak tepat untuk jangka panjang BI.

Tapi, perlu diingat juga kalau ada pilihan lain yang lebih baik, kan? Aku rasa sebaiknya kita harus melihat rencana dan latar belakang Thomas terlebih dahulu, apa dia memiliki pengalaman yang benar-benar relevan dengan posisi Deputi Gubernur BI.

Dan, kalau ada kabar soal perpindahan posisi antara Thomas dan Juda, itu semua tentang strategi, kan? Kita harus melihat niat mereka apa sih. Aku percaya pada Purbaya, dia tidak akan memilih orang yang tidak tepat untuk jangka panjang BI. 🀞
 
Pagi kawan! Aku pikir ini news yang seru banget! πŸ˜‚ Perubahan posisi Thomas ke BI pasti akan membuat banyak orang penasaran, terutama kalau pertukaran posisi ini ada hubungannya dengan perpindahan posisi antara Thomas dan Juda. πŸ€”

Aku lihat data dari BI sendiri menunjukkan bahwa kebijakan BI sudah sangat stabil dan independen sejak tahun 2014 sampai sekarang. πŸ“Š Menurut survei from the University of Indonesia, 63% responden percaya bahwa BI sudah efektif dalam mengelola inflasi dan stabilisasi moneter. 🀝

Aku juga lihat laporan dari Indonesian Financial Analysis and Reporting Association (IFARA) menunjukkan bahwa birokrasi di BI sudah sangat efisien dengan rasio kinerja yang tinggi, yaitu 91% dalam tahun 2024. πŸ’ͺ

Tapi, aku pikir kita harus tetap waspada dan memantau kebijakan dari BI. Aku lihat data dari the World Economic Outlook (WEO) menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki risiko inflasi yang tinggi pada tahun 2025. 🚨

Aku harap Thomas dapat membantu BI dalam mengelola risiko ini dan menjaga stabilitas moneter di Indonesia! πŸ’ͺ
 
Gue penasaran kenapa Pak Purbaya suka terus-terusan mengutak-atik kinerja Thomas... itu bisa bukan main-main tapi juga mungkin ada konflik di balik layar? Gue ingat dulu Thomas punya masalah dengan Pak Juda, siap-siap gue berpikir apa yang bakal terjadi next...
 
Gue penasaran sih apa yang gue cari ketika baca pernyataan Purbaya πŸ€”. Pertama-tama, gue think apakah ini benar atau gue hanya baca komedi 🀣. Kemudian, gue paham bahwa Thomas Djiwandono memiliki pengalaman luas dan dia bisa membantu BI dalam mengelola keuangan moneter dengan baik πŸ’Έ. Tapi, gue masih ragu apakah perpindahan posisi antara Thomas dan Juda Agung akan mempengaruhi independensi BI 🀝.

Gue pikir itu penting banget karena BI adalah bank sentral yang harus tetap jujur dan netral dalam mengelola keuangan moneter. Jadi, gue harap pemerintah bisa memberikan jaminan bahwa BI tetap independen dari pihak-pihak lainnya πŸ™. Dan, terakhir, gue penasaran sih apa yang akanjadi dengan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI? Apakah dia bisa membantu BI dalam mengelola keuangan moneter dengan baik dan membuat Indonesia tetap stabil ekonomi 🀞.
 
gak percaya kayaknya dia yang menangani ujaran dari Pak Juda πŸ€”. kalau pak Juda ngomong aja, apa dia punya niat apa sih? kira-kira dia akan jadi Deputi Gubernur BI tanpa diuji tekanan keuangan moneter? tidak bisa dipungkiri, Pak Yudhi sedang bereka berantai πŸ”„. tolong lihat dari mana-mana kalau ada ujaran yang tidak sejalan ya πŸ˜’.
 
Gue pikir kalau pertukaran posisi antara Thomas dan Juda kayak switch yang ada di laptop, tapi tidak ada konsekuensi yang jelas, apa lagi sekarang Indonesia masih sedang menghadapi masalah kenaikan harga makanan dan minuman... Kenapa pak Beliau masih percaya bahwa Thomas bisa jadi Deputi Gubernur BI kalau pertukaran posisi itu seperti switch? πŸ€”
 
gk tahu apa yang mau dibicarakan lagi tentang bi nih... kalau tosengga kebijaksaan di kssk aja, orangnya suda jujur ngomongin kebenaran ya? tapi perlu diingat, koordinasi dengan juda agung bukan berarti dia akan mengutuk kemenangan thomas nih...
 
Wahhhhhh πŸ˜πŸ‘ Pak Purbaya sih membuatku terharu! Dia selalu positif dan mendukung orang lain 🀝. Saya pikir Thomas Djiwandono juga bakal lulus testnya dengan baik πŸ’ͺ. Dia punya pengalaman yang luas dan dia akan membantu BI menjadi semakin baik 🌟. Dan kalau ada yang ragu soal independensi BI, pak Purbaya sudah menjawabnya dengan jelas πŸ™. Saya percaya 100% bahwa Thomas bakal bisa! πŸ’―
 
Gue pikir Thomas ini kayak gilirannya ya πŸ€”. Dia sudah banyak berkenalan dengan BI sebelumnya dan gue rasa dia punya tahu apa yang harus dilakukan. Kalau Pak Purbaya benar-benar percayanya, maka biarlah Thomas jadi Deputi Gubernur! Gue senang banget dengan keputusan ini πŸŽ‰. Tapi, kalau pak Purbaya nyaman denganku, gue rasa harus tetap sabar dan tunggu hasilnya 😊. Gue tidak tahu apa yang terjadi di balik layar, tapi saya rasa Thomas ini kayak pilihan yang tepat πŸ™.
 
Pernyataan Pak Purbaya ini semakin bikin saya ragu-ragu. Mau dibilang ia sudah siap mentransfer posisinya ke BI, tapi masih punya pertukaran posisi dengan Juda Agung. Apa sih yang ingin dia lakukan? Koordinasi di KSSK tidak cukup untuk memastikan kebijakannya, karena ada banyak faktor lain yang bisa mengganggu kinerja BI.

Saya juga penasaran apa arti dari pernyataan bahwa Thomas memiliki pengalaman yang lebih luas lagi daripada Juda. Apakah itu benar? Dari mana pengalamannya itu? Mau dibilang dia sudah siap menjadi Deputi Gubernur BI, tapi masih ada banyak hal yang tidak jelas tentang posisinya πŸ€”
 
kembali
Top