Wujudkan Visi Prabowo, Kemenpora Buka Seleksi Deputi Industri Olahraga

Kemenpora buka seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dengan cara terbuka, tidak ada persaingan. Presiden Prabowo Subianto ingin reformasi birokrasi yang transparan dan berbasis meritokrasi. Kementerian Pemuda dan Olahraga akan memilih sosok yang kompeten, berkapasitas, dan berorientasi pada pelayanan publik untuk mengisi posisi pimpinan di Kemenpora.

Sekretaris Dukungan Kabinet Kemensesneg dan Ketua Panitia Seleksi Gunawan Suswantoro mengatakan bahwa seleksi ini telah mendapat persetujuan Presiden dan Kementerian PAN-RB. Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online pada 3-17 Februari 2026 melalui laman asnkarier.bkn.go.id.

Posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga sangat strategis untuk mendukung kinerja Kemenpora yang tengah mendorong pengembangan industri dan wisata olahraga sebagai potensi nyata penopang perekonomian nasional. Tim panitia seleksi terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Madya melibatkan berbagai unsur, mulai dari akademisi, profesional, lintas kementerian, hingga internal Kemenpora.

Sosok yang dipilih akan diuji dengan proses seleksi yang jujur dan sportif. Semua tahapan akan dinilai secara objektif dengan standar yang sama. Proses seleksi dijalankan secara akuntabel, hati-hati, dan bebas dari intervensi pihak manapun.
 
Gue rasa ini bagus banget! Presiden Prabowo Subianto memang benar-benar ingin reformasi birokrasi yang transparan dan berbasis meritokrasi. Kemenpora itu harus diisi dengan orang yang kompeten, bukan pula yang punya hubungan akrab dulu. Gue senang banget kalau pendaftaran dilakukan secara online, jadi siapa saja bisa ikut ambil bagian. Proses seleksi ini harus jujur dan sportif, agar orang yang dipilih benar-benar kompeten. Gue yakin bahwa pengembangan industri olahraga itu sangat strategis untuk perekonomian nasional, biar kita tidak tergantung pada impot dari luar.
 
Hmm, aku pikir ini bisa menjadi langkah positif buat reformasi birokrasi di Kemenpora. Mereka ingin mengadakan seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga secara terbuka tanpa ada persaingan. Aku berharap yang dipilih nanti punya kemampuan dan pengalaman yang cukup sehingga bisa membantu meningkatkan kinerja Kemenpora.

Aku tahu Presiden Prabowo Subianto ingin reformasi birokrasi yang transparan dan berbasis meritokrasi. Saya setuju dengan itu, karena itu akan membuat proses seleksi menjadi lebih adil dan jujur. Aku harap pihak Kemenpora bisa mengadakan seleksi yang efektif dan efisien sehingga mereka bisa mencapai tujuan mereka. πŸ€”
 
ini pas buat membuat rasa kesal ya... siapa nanti yang dapet posisi itu? orang kaya atau orang luar angkatan olahraga? kalau diikuti proses seleksi yang benar, mungkin sudah ada peluang bagi orang-orang dari luar kalangan untuk dapetnya. tapi nggak bisa dipastikan sih...
 
Gue rasa ini baik-baik aja, birokrasi Indonesia pasti butuh perubahan, tapi harusnya masih ada keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan di sana. Gue harap siapa yang dipilih nanti bisa membantu pengembangan olahraga kita jadi lebih baik, gak cuma birokrasi aja, tapi juga konsumen yang banyak di Indonesia 😊.
 
Maksudnya, ini dia 'reformasi' yang kita dengar ngepotkan di dalam goresan 'transparansi' πŸ˜‚. Sebelumnya kalau ingin jadi kementerian apa pun pasti harus lewat persaingan yang seru banget, sekarang bisa jadi langsung aja. Tapi siapa tahu si Deputi bidang pengembangan industri olahraga ini nanti gak nggak baik πŸ€”. Aku masih ingat kalau di masa lalu, Kemenpora bukan cuma kantor birokrasi aja, tapi juga tempat kita bisa belajar banyak hal tentang olahraga dan sebaliknya. Sekarang ini udah jadi seperti... aku rasa harus nyicip aja bagaimana caranya 🀞.
 
Gampang kan? Pas jadi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga siapa aja bisa? Kalau ada yang terlalu berpengalaman, apa lagi kalau ada yang punya hubungan sama-sama duduk di Kemenpora? Udah jelas kalau reformasi birokrasi itu tidak bisa tercapai. Sekarang sih, semuanya online, tapi siapa nih yang bisa menebak keunggulannya dari seribu persen jarak? πŸ€”
 
Gue pikir ini bagus banget, menerapkan meritokrasi dalam seleksi Kemenpora 🀝. Jangan ada persaingan lagi, hanya yang kompeten saja bisa masuk ke tahapan berikutnya. Semoga dijamin tidak ada korupsi lagi di dalam pemerintahan πŸ™. Dan ini juga bagus sekali karena bisa menarik orang-orang yang berbakat dan berpengalaman untuk bekerja di Kemenpora, bukan hanya orang-orang yang akrab dengan siapa saja 😊.
 
Luar aja ini, siapa nih yang bisa jadi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dengan cara terbuka? Mungkin ada orang luar Kemenpora yang kompeten dan berpengalaman, tapi gak tahu apa lagi... Semoga saja tidak ada politisi atau tokoh bisnis yang nanti akan memecat orang lain di dalam. Proses seleksi ini harus benar-benar adil dan transparan, jangan ada penundaan atau pengaturan yang tidak jelas.
 
Gue bayangkan kalau aku bisa pergi liburan ke Bali tanpa harus tunggu panjang lebar di kereta api! Gue suka banget ngumpul dengan temen-temen di pantai, dan ngerasa kayaknya bebas aja πŸŒ΄πŸ–οΈ. Tapi, gue penasaran apa yang bakal dimakan saat perjalanan? Aku suka makanan sate di Blimbingsari, tapi gue rasa ada restoran lain di Bandung yang enak banget! Gue harus mencoba!
 
Uda apa artinya buka seleksi tanpa persaingan? Siapa yang mau menang kayaknya sudah memiliki kemampuan yang banyak banget! πŸ€” Kemudian, siapa yang akan dipilih? Mau jadi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga siap-siap dulu, gak ada waktu untuk belajar dan latih. Tapi aku rasa Presiden Prabowo Subianto benar-benar ingin reformasi birokrasi yang transparan dan berbasis meritokrasi, jadi saya harap seleksi ini tidak banyak memberi kesempatan pada orang-orang yang sudah lama bekerja di Kemenpora.
 
πŸ€” Selamat sekali gila sih presiden Prabowo mau buka seleksi dengan cara terbuka, tapi nggak bisa nggak ada kompetisi ya? Makanya sih penting banget kalau dia memilih sosok yang kompeten aja, bukan sih orang apa saja yang mau join πŸ€·β€β™‚οΈ. Mereka harus fokus pada pelayanan publik, bukan sih bagaimana cara bikin promosi sendiri aja πŸ“’. Semoga hasil seleksi ini benar-benar transparan dan akuntabel, jadi kita bisa yakin dia nanti akan memimpin Kemenpora dengan baik πŸ’ͺ.
 
Saya senang banget sekali aja kalau Kemenpora buka seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dengan cara terbuka! Maksudnya, semua orang bisa ikut daftar dan kompetisi untuk mendapatkan posisi yang penting ini 🀩. Saya pikir itu akan lebih adil dan transparan, kan? Kita semua tahu kalau birokrasi Indonesia bisa sangat rumit dan tidak selalu jujur πŸ˜’. Tapi, kalau kita buka seleksi dengan cara terbuka dan kompetisi yang adil, mungkin kita bisa mendapatkan orang yang paling kompeten dan sesuai untuk posisi ini πŸ€“.

Saya juga senang banget sekali aja kalau Presiden Prabowo Subianto ingin reformasi birokrasi yang transparan dan berbasis meritokrasi! Maksudnya, kita harus lebih fokus pada kemampuan orang daripada hubungan kekuasaan atau favoritisme 😊. Saya harap posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga ini akan menjadi contoh bagi reformasi birokrasi di Indonesia 🌟.
 
Paham banget kalau Pemrbowo wanna reformasi birokrasi di Kemenpora! Jadi, nanti siapa yang dipilih harus kompeten dan fokus pada publik, kayaknya lebih baik daripada sebelumnya... πŸ€”πŸ’‘ Saya rasa ini adalah langkah yang tepat buat meningkatkan kinerja Kemenpora, tapi jangan sabar, ayo kita ikut terus mendukung pilihan yang tepat! πŸ˜„
 
Hebat banget ya! Presiden Prabowo Subianto lagi-lagi menunjukkan minatnya pada pengembangan industri olahraga di Indonesia πŸ‹οΈβ€β™‚οΈ. Saya senang sekali kalau Kemenpora bisa buka seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dengan cara terbuka, tanpa persaingan. Ini akan memberikan kesempatan lebih kepada para muda yang berpotensi untuk mengisi posisi pimpinan di Kemenpora.

Saya harap proses seleksi ini bisa dilakukan dengan lancar dan transparan, sehingga semua pihak bisa melihat jujurnya dalam proses seleksi 🀝. Saya juga senang kalau tim panitia seleksi terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Madya, sehingga bisa menemukan sosok yang kompeten dan berkapasitas. Semoga para pilihannya bisa membawa perubahan positif di Kemenpora πŸ’ͺ!
 
kembali
Top