Pada libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, wisata lereng Gunung Merapi di Sleman, Yogyakarta tetap menjadi pilihan utama para wisatawan. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Edy Winarya, pola kunjungan ini sangat terpusat pada destinasi ikonik, seperti lereng Gunung Merapi sendiri, serta Candi Prambanan dan Kawasan Kaliurang.
Pada periode 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sebanyak 833.436 wisatawan mengunjungi wisata di Sleman. Di antaranya, kurang dari satu persen hanya melanjutkan kunjungan ke destinasi lain selain lereng Gunung Merapi dan Candi Prambanan.
Tinggi antusiasme pengunjung ini bisa dirasakan dengan peningkatan jumlah kunjungan yang melebihi ekspektasi awal. Sehingga, perputaran roda ekonomi di Kabupaten Sleman diperkirakan mencapai Rp 362,79 miliar sepanjang periode libur Nataru.
Dari data tersebut, wisatawan lokal tercatat hanya sekitar 2 persen saja yang mengunjungi destinasi lain selain lereng Gunung Merapi dan Candi Prambanan. Pilihan utama para wisatawan masih mencari kejutan alam dan budaya yang lebih besar.
Dengan demikian, wisata lereng Gunung Merapi di Sleman tetap menjadi salah satu tujuan yang paling ramai selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Pada periode 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sebanyak 833.436 wisatawan mengunjungi wisata di Sleman. Di antaranya, kurang dari satu persen hanya melanjutkan kunjungan ke destinasi lain selain lereng Gunung Merapi dan Candi Prambanan.
Tinggi antusiasme pengunjung ini bisa dirasakan dengan peningkatan jumlah kunjungan yang melebihi ekspektasi awal. Sehingga, perputaran roda ekonomi di Kabupaten Sleman diperkirakan mencapai Rp 362,79 miliar sepanjang periode libur Nataru.
Dari data tersebut, wisatawan lokal tercatat hanya sekitar 2 persen saja yang mengunjungi destinasi lain selain lereng Gunung Merapi dan Candi Prambanan. Pilihan utama para wisatawan masih mencari kejutan alam dan budaya yang lebih besar.
Dengan demikian, wisata lereng Gunung Merapi di Sleman tetap menjadi salah satu tujuan yang paling ramai selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.