Kemenangan Hoffenheim 2-0 terhadap Werder Bremen dalam laga Bundesliga pekan ke-18 di Stadion Weserstadion, Bremen, Rabu (28/1) dini hari WIB, menjadi bukti ketangguhan mental <i>Die Kraichgauer</i>. Skor ini meningkatkan posisi Hoffenheim menjadi peringkat ketiga klasemen sementara Bundesliga.
Pertandingan berlangsung alot sejak menit awal, tetapi tim tamu yang lebih efektif memanfaatkan peluang. Alexander Prass mencetak gol pada menit ke-44 dengan umpan matang dari Andrej Kramaric. Namun, Hoffenheim menggandakan keunggulan setelah Wouter Burger diusir wasit keluar lapangan karena kartu merah.
Grischa Prömel mencuri gol kedua untuk Hoffenheim pada menit ke-54, meningkatkan skor menjadi 0-2. Skor ini membuat Werder Bremen tumpul di depan gawang Oliver Baumann hingga peluit panjang berbunyi.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Hoffenheim melepaskan total 23 tembakan di babak kedua, tetapi penyelesaian akhir yang buruk dan disiplinnya lini pertahanan membuat gawang tetap perawan. Hasil ini membuat Hoffenheim semakin kokoh di zona Liga Champions.
Sementara itu, Werder Bremen kini berada dalam bahaya nyata, hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi dan harus segera membenahi lini serang mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Jerman.
Pertandingan berlangsung alot sejak menit awal, tetapi tim tamu yang lebih efektif memanfaatkan peluang. Alexander Prass mencetak gol pada menit ke-44 dengan umpan matang dari Andrej Kramaric. Namun, Hoffenheim menggandakan keunggulan setelah Wouter Burger diusir wasit keluar lapangan karena kartu merah.
Grischa Prömel mencuri gol kedua untuk Hoffenheim pada menit ke-54, meningkatkan skor menjadi 0-2. Skor ini membuat Werder Bremen tumpul di depan gawang Oliver Baumann hingga peluit panjang berbunyi.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Hoffenheim melepaskan total 23 tembakan di babak kedua, tetapi penyelesaian akhir yang buruk dan disiplinnya lini pertahanan membuat gawang tetap perawan. Hasil ini membuat Hoffenheim semakin kokoh di zona Liga Champions.
Sementara itu, Werder Bremen kini berada dalam bahaya nyata, hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi dan harus segera membenahi lini serang mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Jerman.