Penipu Menyasar Fitur Team Invitation OpenAI untuk Sebar Spam dan Vishing
Sebuah serangan baru telah terjadi di Indonesia, dimana penipu mengeksploitasi fitur team invitation OpenAI untuk menyebarkan ancaman siber. Dengan menggunakan alamat resmi OpenAI, penyerang dapat membuat email spam yang tampak sah dan berpotensi menipu pengguna agar mengklik tautan berbahaya atau menghubungi nomor telepon palsu.
Penipu tersebut mendaftarkan akun di platform OpenAI dan memanfaatkan celah pada proses pengisian nama organisasi. Mereka menyematkan teks menyesatkan, tautan penipuan, hingga nomor telepon palsu langsung ke dalam kolom "nama organisasi". Setelah organisasi dibuat, mereka menggunakan fitur "undang tim Anda" untuk mengirimkan email ke alamat-alamat target.
Email tersebut memiliki reputasi teknis yang tepercaya dan sering kali lolos dari filter spam tradisional. Penyerang dapat menyebarkan berbagai jenis pesan melalui metode ini, termasuk promosi layanan dewasa melalui tautan eksternal, serta taktik vishing (voice phishing).
Analisis dari Kaspersky menunjukkan bahwa penipu tersebut menggunakan strategi yang cerdas untuk memanfaatkan kebebasan pengguna dalam mengisikan nama organisasi. Mereka menyematkan teks menyesatkan dan nomor telepon palsu langsung ke dalam kolom "nama organisasi".
Untuk menghindari ancaman ini, pengguna disarankan untuk waspadai undangan tak dikenal, memeriksa URL dan kontak sebelum mengklik, serta menggunakan perlindungan tambahan seperti anti-phishing berbasis AI.
Sebuah serangan baru telah terjadi di Indonesia, dimana penipu mengeksploitasi fitur team invitation OpenAI untuk menyebarkan ancaman siber. Dengan menggunakan alamat resmi OpenAI, penyerang dapat membuat email spam yang tampak sah dan berpotensi menipu pengguna agar mengklik tautan berbahaya atau menghubungi nomor telepon palsu.
Penipu tersebut mendaftarkan akun di platform OpenAI dan memanfaatkan celah pada proses pengisian nama organisasi. Mereka menyematkan teks menyesatkan, tautan penipuan, hingga nomor telepon palsu langsung ke dalam kolom "nama organisasi". Setelah organisasi dibuat, mereka menggunakan fitur "undang tim Anda" untuk mengirimkan email ke alamat-alamat target.
Email tersebut memiliki reputasi teknis yang tepercaya dan sering kali lolos dari filter spam tradisional. Penyerang dapat menyebarkan berbagai jenis pesan melalui metode ini, termasuk promosi layanan dewasa melalui tautan eksternal, serta taktik vishing (voice phishing).
Analisis dari Kaspersky menunjukkan bahwa penipu tersebut menggunakan strategi yang cerdas untuk memanfaatkan kebebasan pengguna dalam mengisikan nama organisasi. Mereka menyematkan teks menyesatkan dan nomor telepon palsu langsung ke dalam kolom "nama organisasi".
Untuk menghindari ancaman ini, pengguna disarankan untuk waspadai undangan tak dikenal, memeriksa URL dan kontak sebelum mengklik, serta menggunakan perlindungan tambahan seperti anti-phishing berbasis AI.