Pemerintah Thailand, seperti saat pandemi Covid-19, memutuskan untuk memperketat pengawasan di bandara untuk mencegah penyebaran virus nipah yang mulai mewabah di India. Otoritas setempat akan melakukan skrining intensif terhadap penumpang yang datang dari wilayah berisiko, khususnya West Bengal, India. Selain itu, para pelancong dibekali Health Beware Card dengan informasi gejala dan imbauan agar segera mencari pertolongan medis bila mengalami tanda-tanda infeksi dalam waktu 21 hari setelah kedatangan.
Virus Nipah (Nipah virus/NiV) adalah virus berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia dan juga bisa menular antar manusia. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, makanan yang terkontaminasi, atau kontak dekat dengan orang yang sakit.
Pemerintah Thailand mengembangkan langkah pencegahan yang sangat ketat untuk mencegah penyebaran virus nipah. Salah satu di antaranya adalah melakukan skrining intensif terhadap penumpang yang datang dari wilayah berisiko. Selain itu, para pelancong dibekali Health Beware Card dengan informasi gejala dan imbauan agar segera mencari pertolongan medis bila mengalami tanda-tanda infeksi dalam waktu 21 hari setelah kedatangan.
Untuk warga lokal Thailand, Kementerian juga mengeluarkan panduan yang bepergian ke daerah terdampak. Masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan hewan, terutama kelelawar, babi, dan satwa liar.
Virus Nipah (Nipah virus/NiV) adalah virus berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia dan juga bisa menular antar manusia. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, makanan yang terkontaminasi, atau kontak dekat dengan orang yang sakit.
Pemerintah Thailand mengembangkan langkah pencegahan yang sangat ketat untuk mencegah penyebaran virus nipah. Salah satu di antaranya adalah melakukan skrining intensif terhadap penumpang yang datang dari wilayah berisiko. Selain itu, para pelancong dibekali Health Beware Card dengan informasi gejala dan imbauan agar segera mencari pertolongan medis bila mengalami tanda-tanda infeksi dalam waktu 21 hari setelah kedatangan.
Untuk warga lokal Thailand, Kementerian juga mengeluarkan panduan yang bepergian ke daerah terdampak. Masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan hewan, terutama kelelawar, babi, dan satwa liar.