Apa sih kalau kaya besar tapi orang masih harus pinjaman rumah? Wah coba lihat aja, di Indonesia banyak yg sudah sukses tanpa perlu utang. Tapi Amerika kayaknya berbeda, mereka bilang system ekonomi pasar sangat baik, tapi aku rasa ada yang salah, siapa sih yang bilang sistem itu tidak bisa gagal?
Aku penasaran kenapa Buffett bilang anak-anak AS generasi paling beruntung, padahal di Indonesia kami juga punya harapan untuk masa depan. Dan apa arti kekayaan negara tetap utuh jika warga masih harus pinjaman? Aku rasa kaya besar bukan hanya tentang kekayaan negara, tapi juga tentang cara mengelolanya.
Saya setuju dengan Buffett bahwa sistem pasar adalah motor utama kelimpahan ekonomi AS, tapi aku ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana mereka mengelola system itu agar tidak gagal. Dan apa yang akan dilakukan jika system itu gagal? Aku rasa perlunya diskusi yang lebih dalam tentang hal ini.