Warga Desa Tompobulu, Sulawesi Selatan, menemukan jasad korban pesawat ATR 42-500 dalam kondisi utuh di jurang Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep. Jenazah tersebut ditemukan oleh warga yang membantu pencarian korban pesawat tersebut.
Menurut Arman (38), seorang warga Desa Tompobulu, ia pertama kali menemukan jasad korban tertelungkup di semak-semak di bawah tebing lereng gunung pada Minggu siang. Ia langsung melapor ke Tim Search Rescue Unit (SRU) yang sedang mencari korban.
Di sekitar jasad korban ditemukan beberapa peralatan elektronik, kartu identitas, dan pakaian dalam kondisi hancur. Arman menambahkan bahwa posisi jasad korban berada sekitar 200 meter dari pinggir jurang di kaki gunung.
Barang-barang penumpang yang ditemukan berserakan tidak jauh dari anak sungai. Proses evakuasi jasad korban belum berhasil dilakukan Tim SRU akibat kendala cuaca ekstrem, yaitu kabut dan hujan.
Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar Andi Sultan menyatakan bahwa proses pencarian dan pertolongan yang melibatkan 953 personel dibagi menjadi 4 tim SRU. Selain mencari korban, tim SRU juga mengumpulkan benda-benda terkait peristiwa ini, seperti perangkat ELT dan tangga pesawat yang ditemukan kemarin.
Pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam operasi pencarian yang dilakukan Basarnas pada Minggu pagi.
Menurut Arman (38), seorang warga Desa Tompobulu, ia pertama kali menemukan jasad korban tertelungkup di semak-semak di bawah tebing lereng gunung pada Minggu siang. Ia langsung melapor ke Tim Search Rescue Unit (SRU) yang sedang mencari korban.
Di sekitar jasad korban ditemukan beberapa peralatan elektronik, kartu identitas, dan pakaian dalam kondisi hancur. Arman menambahkan bahwa posisi jasad korban berada sekitar 200 meter dari pinggir jurang di kaki gunung.
Barang-barang penumpang yang ditemukan berserakan tidak jauh dari anak sungai. Proses evakuasi jasad korban belum berhasil dilakukan Tim SRU akibat kendala cuaca ekstrem, yaitu kabut dan hujan.
Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar Andi Sultan menyatakan bahwa proses pencarian dan pertolongan yang melibatkan 953 personel dibagi menjadi 4 tim SRU. Selain mencari korban, tim SRU juga mengumpulkan benda-benda terkait peristiwa ini, seperti perangkat ELT dan tangga pesawat yang ditemukan kemarin.
Pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam operasi pencarian yang dilakukan Basarnas pada Minggu pagi.