Banjir di Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih mengganggu aktivitas warga setelah hujan turun. Kekalahan ini tak pernah terlupakan, apalagi bagi beberapa pekerja ruko yang harus melihat kendaraan mereka berhenti karena banjir. Ia juga menyebutkan bahwa akses keluar-masuk ruko menjadi sulit sejak pagi hingga siang.
Saat Detikcom mengamati lokasi, kita dapat menemukan banjir di kawasan Jalan Boulevard Raya dengan tinggi sekitar 15-20 sentimeter. Kendaraan melewati perlahan karena sisi kanan tergenang air lebih tinggi. Warga Baro yang berdagang mengatakan bahwa banjir ini tidak parah dari tahun lalu, apalagi pada bulan yang sama. Ia menjelaskan bahwa banjir ini cuma segini, sementara hujan di kawasan Kelapa Gading beberapa hari sebelumnya turun deras.
Banyak warga yang mengatakan bahwa banjir ini mengganggu aktivitas mereka. Salah satu pekerja di ruko tersebut, Faqih, melihat 10 motor mogok dan menyebut akses keluar-masuk ruko sulit akibat banjir. Ia juga mengatakan bahwa hujan di kawasan Kelapa Gading berlangsung sejak pagi hingga siang dan meluap dari Kali Sunter.
Saat Detikcom mengamati lokasi, kita dapat menemukan banjir di kawasan Jalan Boulevard Raya dengan tinggi sekitar 15-20 sentimeter. Kendaraan melewati perlahan karena sisi kanan tergenang air lebih tinggi. Warga Baro yang berdagang mengatakan bahwa banjir ini tidak parah dari tahun lalu, apalagi pada bulan yang sama. Ia menjelaskan bahwa banjir ini cuma segini, sementara hujan di kawasan Kelapa Gading beberapa hari sebelumnya turun deras.
Banyak warga yang mengatakan bahwa banjir ini mengganggu aktivitas mereka. Salah satu pekerja di ruko tersebut, Faqih, melihat 10 motor mogok dan menyebut akses keluar-masuk ruko sulit akibat banjir. Ia juga mengatakan bahwa hujan di kawasan Kelapa Gading berlangsung sejak pagi hingga siang dan meluap dari Kali Sunter.