Warga Maguwoharjo Diduga Diintimidasi Pekerja Tol Jogja-Solo

Warga Maguwoharjo, Sleman, diduga diintimidasi pekerja proyek Tol Jogja-Solo. Impi Astawati, warga Padukuhan Ringinsari, melaporkan bahwa dia direrekam pekerja proyek PT Daya Mulia Turangga (DMT) saat berupaya menghentikan proyek. Impi menyatakan bahwa ia mendapat kejutan ketika alat berat konstruksi jalan tol digeser ke halaman depan rumahnya, sehingga ia berharap ada sosialisasi lanjutan terkait proyek tol.
 
Makasih ya informasinya 😊. Maksudnya, warga di Maguwoharjo ini jadi korban intimidasi karena berusaha melindungi lingkungan hidupnya. Kalau sih, aku pikir konstruksi tol itu memang perlu dipertimbangkan secara lebih luas. Tol yang terlalu dekat dengan rumah pasti bikin masalah bagi warga di sekitar. Maksudnya, kira-kira ada solusi yang bisa dilakukan agar proyek tol ini jadi lebih berhati-hati dan teliti dalam pemanfaatannya 😊.
 
Jangan terus2 terjadi hal ini! Warga yang makin keberatan dengan proyek tol pasti akan diintimidasi. Gimana kalau yang lain juga berasa demikian? Tol yang bikin lebuh cepat sih, tapi biaya aja nanti di bagai semua rakyat Indonesia dulu. Sosialisasi lanjutan itu aja nanti apa? Ngeluarin uang lebih dari yang bakal dibelanjakan untuk konstruksi tol itu juga. Jangan heran kalau pemerintah kira dia masih ngerti soal ekonomi atau entotnya. Warga yang makin berani, mereka akan diintimidasi terlebih dahulu. Saya malah harap ada yang tahu tentang kasus ini dan bisa membuat keseluruhan sistem lebih transparan.
 
Peguian Tol Jogja-Solo lagi-lagi bikin bingung, kawan 😂. Aku ngerasa seperti kayaknya ada yang salah di sini... Impi Astawati itu kayaknya hanya ingin tahu tentang proyek tol apa aja, tapi ternyata dia jadi target "perhatian" dari tim konstruksi, hehe 🤣.

Aku rasa kalau ada sosialisasi lanjutan terkait proyek ini, gampang banget. Misalnya, ada yang memberitahu warga tentang apa aja yang harus dilakukan atau tidak dilakukan saat proyek berlangsung, kayaknya sudah lebih baik dari kalau ada reaksi seperti itu 🤦‍♂️.

Tapi, aku juga paham kalau pekerja konstruksi kadang-kadang nggak peduli dengan perasaan warga, tapi gampang banget untuk ada solusi yang lebih baik, hehe 🤔. Mungkin kalau tim konstruksi bisa berkomunikasi dengan warga lebih baik, kayaknya tidak akan ada reaksi seperti ini lagi 😊.
 
aya senang lihat warga di daerah Maguwoharjo tidak mau kalah dengan proyek Tol Jogja-Solo, tapi aku khawatir nih, bagaimana caranya mereka bisa mendapat informasi tentang kegiatan proyek itu? dan siapa yang bilang kalau impi harus menghentikan proyek tol itu? aku rasa ada sesuatu yang tidak beres di sini. apalagi karena PT DMT ini adalah perusahaan yang sudah terbukti tidak baik, kayaknya gak ada jaminan bahwa mereka akan memperhatikan kebutuhan warga. aku harap pemerintah kota Sleman bisa melakukan peninjauan lebih dekat dan memberikan klarifikasi tentang apa yang terjadi di daerah Maguwoharjo 😕
 
Yaa, aku pikir ini wajib dilakukan oleh PT Daya Mulia Turangga 🤔! Jangan biarkan warga-warga itu terintimidasi aja, tapi juga jangan sampai ada yang ngeluh kebisingan dari alat berat konstruksi jalan tol. Aku rasa proyek tol ini sebenarnya bisa menambahkan keseruan bagi warga di Maguwoharjo, tapi kayaknya perlu ada penjelasan lebih lanjut tentang apa yang sebenarnya terjadi saat Impi Astawati melaporkan hal itu. Aku harap PT Daya Mulia Turangga bisa membuat fasilitas sosialisasi untuk warga-warga di daerah tersebut, biar mereka bisa tahu apa aja yang harus dilakukan dan bagaimana caranya agar proyek tol ini bisa selesai dengan lancar. 😊
 
ada yang pernah lihat situasi di Tol Jogja-Solo kayak gini? kalau saya liat video rekaman yang di postingan Impi Astawati, kayaknya pekerja proyek Tol Jogja-Solo memang sudah menunjukkan perilaku yang tidak enak. tapi yang penting, impian warga di Maguwoharjo bisa terpenuhi jika mereka bisa mendapatkan informasi lanjutan tentang proyek tol tersebut 🤔

tapi, saya rasa perlu kita waspada juga dengan reaksi dari pihak proyek Tol Jogja-Solo. kalau benar-benar ada intimidasi, itu tidak enak dan harus diatasi secepatnya. tapi kalau itu bukan benar, maka saya harap pihak proyek bisa menambahkan sosialisasi lanjutan tentang proyek tol untuk warga setempat, sehingga mereka bisa memahami lebih baik tentang apa yang akan terjadi 🚧

saya rasa ini perlu kita jaga agar terjadinya situasi seperti ini tidak berkepanjangan. kita harus saling mengerti dan saling mendukung, biar semua warga di Maguwoharjo bisa merasakan manfaat dari proyek tol tersebut 😊
 
ini kayaknya kalau orang-orang di Maguwoharjo udah panik banget kan? Impi Astawati aja sengaja merekam waduhnya dia punya kejutan saat alat berat Tol Jogja-Solo digeser ke rumahnya. tapi yang jadinya adalah proyek tol itu, kalau bisa jadi membuat rakyat setuju dulu kan? sih kalau perusahaan itu memprioritaskan komunikasi dan sosialisasi kepada warga sekitar, jangan sekedar buang-buang konstruksi di mana-mana 🤦‍♂️.
 
Maksudnya keren banget kalau warga Maguwoharjo itu bisa mengungkapkan diri dan tidak takut dipaksa, tapi sama sekali sih, perlu diingat bahwa ini adalah karya negara yang harus jaga agar terjamin kesejahteraan masyarakat. Maksudnya, kalau sudah ada reaksi dari warga itu berarti ada kesan adanya pelanggaran privasi atau privasi dari kejadian tersebut, tapi sih, perlu juga diingat bahwa proyek tol ini sangat penting bagi pengembangan daerah Jogja-Solo.
 
Pernah lihat adegan drama seperti ini di TV ya? Pekerja proyek Tol Jogja-Solo benar-benar bisa membuat warga kaget dan takut. Kalau dia digeser alat berat ke rumahnya, toh siapa tau apa yang bisa terjadi! Kalau gak ada sosialisasi lanjutan, toh warga Maguwoharjo udah capek banget. Tol Jogja-Solo ini sebenarnya sudah lama dibicarakan aja, tapi masih belum selesai. Sekarang udah apa lagi? Biarkan saja proyek itu jalan terus, tapi harus ada penjelasan yang lebih jernih tentang apa yang akan terjadi di daerah warga. Tolakukah kita biarkan proyek ini jalan terus tanpa memperhatikan dampaknya?
 
Saya pikir lagi-lagi apa yang harus diadakan biar orang tidak merasa tidak nyaman. Tol Jogja-Solo itu udah jadi masalah. Warga Maguwoharjo itu benar-benar dipaksa, kayaknya ada kesepakatan tertulis dulu sebelum proyek dimulai kan? Jangan pilih kasih sih, kalau ada yang mau diintimidasi, tapi tidak bisa melaporkan. Impi Astawati gue lihat dia dari blog-nya, dia cuma anak kecil aja, apa Dia harus menghadapi itu sendirian? Mungkin harus ada penjelasan lanjut dulu sebelum proyek dijalankan kan?
 
Aku pikir warga yang terkena intimidasi gini harus dihargai juga, bukan? Kalo mereka ingin menghentikan proyek tol, itu keputusannya. Mereka harus ada cara lain untuk menyampaikannya, tidak harus dipaksa atau diintimidasi. Gili, mungkin mereka nggak ingin proyek tol itu, tapi gini cara yang diambilnya sangat tidak bisa diterima. Sosialisasi lanjutan tentang proyek tol itu penting banget, jadi warga bisa tahu apa aja yang akan terjadi dan bagaimana caranya menghadapinya. Aku harap pihak proyek tol Jogja-Solo nanti bisa membuat kebijakan yang lebih baik, seperti ada cara yang lebih santun untuk menghadapi pendapat warga yang berbeda. 😊🤔
 
kembali
Top