Warga Dago Elos Terus Fokus Kawal Kasus Mafia Tanah

Warga Dago Elos terus mengawal proses hukum kasus mafia tanah yang sempat mendera mereka, beserta keluarganya. Mereka menyambangi Polda Jawa Barat dan Kantor ATR BPN Jabar di Bandung untuk menegosiasikan lanjutan dari koordinasi satgas anti-mafia tanah.

Koordinator Forum Dago Melawan, Angga, mengatakan hasil kunjungan mereka terhadap dua instansi itu berjalan lancar. Mereka fokus pada tindak lanjut dari Koordinasi Satgas Anti Mafia Tanah dalam pemberantasan mafia tanah Dago Elos.

Angga menekankan ada dua hal krusial yang perlu disampaikan kepada kedua instansinya, yaitu bagaimana tindak lanjut dari koordinasi satgas anti-mafia tanah dan apa yang akan dilakukan ketika warga menang atau putusan pengadilan mengalahkan posisi mereka.

Warga Dago Elos mendapatkan jawaban langsung dari pihak ATR BPN Jabar, yaitu akan asistensi ATR BPN Kota Bandung berkenaan hal teknis seperti persiapan pendaftaran atas tanah. Hal ini diharapkan dapat dilakukan oleh Gugus Tugas Reforma Agraria.

Sementara itu, hasil dari audiensi bersama Polda Jawa Barat, Angga menekankan warga Dago Elos fokus terhadap pengembangan penyidikan dalam penanganan kasus mafia tanah Dago Elos. Mereka juga mengharapkan pihak aparat untuk melakukan pengembangan penyidikan sebagai tindak lanjut dari janji Polda Jabar pada 2024/2025 dan amar putusan pengadilan.

Mengenai kasus serupa di daerah lain, warga Dago Elos masih mendesak aparat untuk menyeret para aktor di balik Muller Bersaudara.
 
Gampang banget aja kasus mafia tanah ini terjadi, tapi yang penting adalah warga Dago Elos bisa menemukan ombilin di dalam proses hukum ini 🤗. Mereka harus tetap berani mengawal sampai akhir ya, tapi gini aja, serangan ke balik pihak aparat siapa tahu bisa jadi ada yang salah yang harus ditegakan 🙄. ATR BPN Jabar ini terus asisten, itu bagus banget! Sementara Polda Jawa Barat juga tetap maju dengan pengembangan penyidikan, itulah hal yang penting di sini 💪. Tapi ayo, warga Dago Elos tidak boleh menyerah, masih banyak hal yang perlu ditegaskan dan ditekankan 🤔.
 
Aku rasa pihak ATR BPN Jabar harus serius dalam asistensi yang akan ditawarkan nanti. Kalau tidak, aku pikir warga Dago Elos punya alasan untuk terus mengawal proses hukum ini. Mereka sudah cukup sabar, gak perlu ada bantuan tambahan dari kami juga...
 
Maksudnya kayaknya mereka jangan lupa sih kalau punya proses hukum, tapi apa yang paling penting lagi adalah kasus serupa lainnya yang masih terjebak sama mafia tanah. Kalau tidak ada langkah tegas, pasti nanti keluarga warga Dago Elos masih mengalami kesulitan juga. Kalau kita nantinya mau ambil keadilan bagi mereka, harus memastikan semua aktor di balik kasus ini sudah dipukul.
 
aku sih sedih nih kalau gugus tugas reforma agraria nggak bisa segera laksanakan asistensi ATR BPN Kota Bandung, aku rasa perlu banget utk ditempuh kasus tanah Dago Elos ini, sih mending jangan sampai warga keluarganya terus mengalami kesulitan 🤕. dan kalau gugus tugas reforma agraria itu kalo nggak bisa langsung menangani hal teknis seperti persiapan pendaftaran atas tanah, aku rasa ada kerugian yang banyak 🤑.
 
kembali
Top