Aku pikir gokil banget kalau Palestina bisa hadir di forum diplomatik itu bareng teknokrat tanpa harus ada perwakilan dari Hamas. Aku bayangkan, gini aja: kita ada konflik yang sudah lama, tapi masih belum terpecahkan. Kemudian, tim diplomatik Indonesia yang lebih 'masuk akal' itu berbicara nanti bareng teknokrat Palestina yang tidak pernah harus memakai jaket perang di Timur Tengah. Gampang banget untuk membuat keputusan yang 'benar' tanpa harus mempertimbangkan pendapat dari semua pihak yang terlibat.
Aku pikir penting juga, kita harus tahu siapa yang benar-benar mengurus Palestina itu. Bisa jadi ada perwakilan dari Hamas yang tidak hadir karena ingin membuat negara Palestina semakin lemah. Tapi, aku tidak melihat adanya konflik ini bisa selesai dengan hanya berbicara nanti bareng teknokrat Palestina tanpa harus ada perwakilan dari semua pihak yang terlibat.
Dan aku juga penasaran, siapa yang benar-benar mengatur tim diplomatik Palestina itu? Apakah mereka benar-benar mau bekerja sama dengan teknokrat palestina atau apa? Aku ingin tahu lebih banyak lagi tentang hal ini.
Aku pikir penting juga, kita harus tahu siapa yang benar-benar mengurus Palestina itu. Bisa jadi ada perwakilan dari Hamas yang tidak hadir karena ingin membuat negara Palestina semakin lemah. Tapi, aku tidak melihat adanya konflik ini bisa selesai dengan hanya berbicara nanti bareng teknokrat Palestina tanpa harus ada perwakilan dari semua pihak yang terlibat.
Dan aku juga penasaran, siapa yang benar-benar mengatur tim diplomatik Palestina itu? Apakah mereka benar-benar mau bekerja sama dengan teknokrat palestina atau apa? Aku ingin tahu lebih banyak lagi tentang hal ini.