Wamenkes mengingatkan masyarakat tentang bahaya virus Nipah yang sangat tinggi dan berpotensi mengancam jiwa. Meski gejalanya menyerupai infeksi virus biasa, penyakit ini memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi.
Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Kesehatan, meminta warga waspada terkait virus tersebut dan meminta untuk perkuat pengawasan kesehatan. Ia menyinggung bahwa fasilitas kesehatan di bandara sudah memadai, sehingga ia sering mengunjungi Balai Karantina Kesehatan di bandara.
Benjamin mengatakan bahwa virus Nipah ditemukan dua kasus di India sejak September tahun lalu. Meski hanya dua kasus, pemerintah India langsung mengambil langkah pengendalian dengan penerapan lockdown ketat agar virus tidak menyebar lebih luas.
Ia juga mengingatkan bahwa virus ini sangat infeksius dan berpotensi mengganggu, sehingga harus diwaspadai. Namun, ia bersyukur karena Indonesia belum terkena dampak dari virus ini.
Benjamin mengingatkan masyarakat untuk waspada dan melakukan kontrol ketat terkait kesehatan. Ia juga menyarankan agar warga yang baru tiba dari luar negeri segera memeriksa kesehatan.
Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Kesehatan, meminta warga waspada terkait virus tersebut dan meminta untuk perkuat pengawasan kesehatan. Ia menyinggung bahwa fasilitas kesehatan di bandara sudah memadai, sehingga ia sering mengunjungi Balai Karantina Kesehatan di bandara.
Benjamin mengatakan bahwa virus Nipah ditemukan dua kasus di India sejak September tahun lalu. Meski hanya dua kasus, pemerintah India langsung mengambil langkah pengendalian dengan penerapan lockdown ketat agar virus tidak menyebar lebih luas.
Ia juga mengingatkan bahwa virus ini sangat infeksius dan berpotensi mengganggu, sehingga harus diwaspadai. Namun, ia bersyukur karena Indonesia belum terkena dampak dari virus ini.
Benjamin mengingatkan masyarakat untuk waspada dan melakukan kontrol ketat terkait kesehatan. Ia juga menyarankan agar warga yang baru tiba dari luar negeri segera memeriksa kesehatan.