Wamenhaj mengingatkan petugas haji agar menjaga stamina selama masa tugasnya. Pasalnya, mereka akan berada di Arab Saudi untuk waktu yang cukup lama untuk melayani jemaah haji Indonesia. Rata-rata masa tugas sekitar 70 hari, bahkan bisa 70 sampai 75 hari.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan para petugas agar menjaga stamina selama masa tugasnya. Ia mengatakan bahwa jarak tempuh saat melayani jemaah haji yang rata-rata mencapai 30 ribu langkah per hari dan jarak terjauh seperti Arafah ke Masjidil Haram bisa mencapai 25 kilometer.
Makanya, Dahnil mengingatkan para petugas agar membiasakan diri berjalan kaki puluhan kilometer setiap hari. Ia juga menekankan pentingnya meluruskan niat dalam bertugas. "Saya sudah berulang kali bilang, 90 persen ibadah haji itu adalah ibadah fisik," kata Dahnil.
Selain menjaga stamina, petugas haji juga perlu memperhatikan kedisiplinan dan kebugaran mereka. Ia mengatakan bahwa latihan kebugaran dilakukan melalui metode baris-berbaris (PBB) dengan jarak yang bertambah dari 5 km, 7,5 km, hingga 10 km.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan para petugas agar menjaga stamina selama masa tugasnya. Ia mengatakan bahwa jarak tempuh saat melayani jemaah haji yang rata-rata mencapai 30 ribu langkah per hari dan jarak terjauh seperti Arafah ke Masjidil Haram bisa mencapai 25 kilometer.
Makanya, Dahnil mengingatkan para petugas agar membiasakan diri berjalan kaki puluhan kilometer setiap hari. Ia juga menekankan pentingnya meluruskan niat dalam bertugas. "Saya sudah berulang kali bilang, 90 persen ibadah haji itu adalah ibadah fisik," kata Dahnil.
Selain menjaga stamina, petugas haji juga perlu memperhatikan kedisiplinan dan kebugaran mereka. Ia mengatakan bahwa latihan kebugaran dilakukan melalui metode baris-berbaris (PBB) dengan jarak yang bertambah dari 5 km, 7,5 km, hingga 10 km.