Pikiran saya jadi terasa sedih banget deh nih, kalau Wamenhaj dan jamaah haji kita sendiri yang banyak bekerja keras nih. Mereka kira kalau mereka yang menjadi jamaah haji, tapi ternyata mereka yang paling luar biasa ya, karena harus melebihi batas stamina dan lelah banget setiap hari.
Saya pikir ini perlu diingat oleh kita semua, bahwa kerja kerasnya bukan hanya tentang memenangkan kompetisi atau menjadi orang kaya, tapi juga tentang membantu diri sendiri dan orang lain. Mereka yang bekerja keras itu, tidak ada yang berhak dipermuliakan atau dimaafkan, karena mereka yang paling berani untuk mencoba dan melebihi batas.
Saya harap kita semua bisa belajar dari contoh ini, dan tidak lupa untuk selalu bersyukur atas apa yang kita miliki. Kita harus lebih peduli dengan diri sendiri dan orang lain, agar kita bisa menjadi orang yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.