Banjir Menggenangi Jakarta Utara Akibat Hujan Ekstrem 192 mm di Senin
Hari ini, kota Jakarta Utara mengalami banjir parah yang melanda sejumlah jalan dan wilayah. Banjir ini terjadi akibat hujan ekstrem yang turun di Jakarta Utara. Menurut Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, intensitas hujan mencapai 192 milimeter (mm) di Stasiun Hujan Kamal dan 178 mm di Stasiun Hujan Koja.
"Wilayah-wilayah yang masih terdampak banjir adalah utara dan sebagian wilayah barat karena hujan lebih banyak di utara," kata Hendra. Menurutnya, situasi ini bisa dikatakan ekstrem. Banjir sempat menggenangi Jalan Jembatan Tiga hingga Jalan Boulevard Raya Kelapa Gading.
Di wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara, banjir juga merendam rumah warga. Setidaknya 458 jiwa dilaporkan mengungsi atas peristiwa ini. Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, Pemkot Jakut telah menginstrusikan seluruh personel bergerak ke lapangan dan pompa siaga juga disiapkan di titik lokasi rawan banjir.
"Pompa-pompa, khususnya di wilayah utara sudah dan tetap beroperasi," ujar Hendra. Semoga semua warga Jakarta Utara dapat aman dan tetap tidak terkena dampak banjir ini.
Hari ini, kota Jakarta Utara mengalami banjir parah yang melanda sejumlah jalan dan wilayah. Banjir ini terjadi akibat hujan ekstrem yang turun di Jakarta Utara. Menurut Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, intensitas hujan mencapai 192 milimeter (mm) di Stasiun Hujan Kamal dan 178 mm di Stasiun Hujan Koja.
"Wilayah-wilayah yang masih terdampak banjir adalah utara dan sebagian wilayah barat karena hujan lebih banyak di utara," kata Hendra. Menurutnya, situasi ini bisa dikatakan ekstrem. Banjir sempat menggenangi Jalan Jembatan Tiga hingga Jalan Boulevard Raya Kelapa Gading.
Di wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara, banjir juga merendam rumah warga. Setidaknya 458 jiwa dilaporkan mengungsi atas peristiwa ini. Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, Pemkot Jakut telah menginstrusikan seluruh personel bergerak ke lapangan dan pompa siaga juga disiapkan di titik lokasi rawan banjir.
"Pompa-pompa, khususnya di wilayah utara sudah dan tetap beroperasi," ujar Hendra. Semoga semua warga Jakarta Utara dapat aman dan tetap tidak terkena dampak banjir ini.