Polri Terpapar Kenyataan Harus Beradaptasi dengan Modus-Modus Kejahatan Perempuan dan Anak di Era Digital. Kita harus cepat beradaptasi.
Kemarin, Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa polisi harus cepat beradaptasi dengan modus-modus kejahatan perempuan dan anak serta perdagangan orang (TPPO) di ruang digital. Ia mengatakan bahwa tidak semua masyarakat bisa menyadari bahayanya dan terjebak kejahatan perdagangan orang.
Dedi menegaskan bahwa lambatnya adaptasi yang dilakukan oleh anggota hanya akan menambah korban-korban baru TPPO di pelbagai wilayah. Ia juga mengatakan bahwa penanganan TPPO harus dilaksanakan secara terpadu dan lintas lembaga seperti dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Penanganan terpadu lintas lembaga, karena tidak akan bisa ditangani oleh Polri sendiri. Harus betul-betul kerja sama dengan stakeholders lainnya," ujarnya.
Kemarin, Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa polisi harus cepat beradaptasi dengan modus-modus kejahatan perempuan dan anak serta perdagangan orang (TPPO) di ruang digital. Ia mengatakan bahwa tidak semua masyarakat bisa menyadari bahayanya dan terjebak kejahatan perdagangan orang.
Dedi menegaskan bahwa lambatnya adaptasi yang dilakukan oleh anggota hanya akan menambah korban-korban baru TPPO di pelbagai wilayah. Ia juga mengatakan bahwa penanganan TPPO harus dilaksanakan secara terpadu dan lintas lembaga seperti dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Penanganan terpadu lintas lembaga, karena tidak akan bisa ditangani oleh Polri sendiri. Harus betul-betul kerja sama dengan stakeholders lainnya," ujarnya.