Waka MPR Bicara Mitigasi Bencana di RI: Banjir-Longsor Harus Diantisipasi

Bencana alam seperti banjir dan longsor yang terjadi di Indonesia tidak hanya disebabkan oleh cuaca ekstrem, tetapi juga oleh pola perubahan iklim. Menurut Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan nasional untuk mengantisipasi bencana tersebut.

Rerie menekankan bahwa berbagai pengalaman menghadapi bencana alam yang telah terjadi harus menjadi pembelajaran penanganan bencana. Namun, sejumlah data yang diperoleh oleh para pakar dan lembaga yang kompeten belum menjadi kepedulian masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk mengelola data tersebut menjadi langkah dan rencana pencegahan bencana yang tepat.

"Kita bukan lagi berhadapan dengan dampak perubahan iklim, tetapi sudah merupakan krisis iklim. Banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem harus menjadi antisipasi ke depan," katanya dalam keterangan tertulis.

Rerie menunjukkan bahwa upaya sosialisasi mitigasi bencana di sejumlah wilayah rawan, bantuan tanggap darurat, penyelamatan, sampai pemulihan dari dampak bencana dapat secara konsisten dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem perlindungan setiap warga negara dari ancaman bencana.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Pencegahan BNPB Pangarso Suryotomo mengungkapkan bahwa di awal 2026 terjadi 140 bencana alam di Indonesia yang didominasi oleh bencana hidrometeorologi. Ia menekankan agar para pemangku kepentingan di tanah air perlu mencermati pola perubahan iklim pada 10 tahun mendatang, agar mampu mengambil langkah antisipasi.

Di sisi lain, Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG Achadi Subarkah Raharjo mengungkapkan bahwa bencana hidrometeorologi itu dipicu oleh cuaca ekstrem. Menurutnya, bencana hidrometeorologi di tanah air dalam 16 tahun terakhir menunjukkan kecenderungan meningkat.

Kita harus membangun kesiapsiagaan yang kuat untuk mengantisipasi dan merespons bencana alam seperti banjir dan longsor.
 
Banget kan ya, perlu kita buat kesadaran kalau cuaca ekstrem itu apa? Tapi seringkali orang orang masih tidak peduli kayak gue loh... Masa aku pikir banjir dan longsor itu cuma hal kecil aja, tapi ternyata itu bisa jadi bencana besar! 🤯🌪️

Pikir saya kalau kita harus membangun kesiapsiagaan yang kuat untuk mengantisipasi dan merespons bencana alam seperti banjir dan longsor. Kita harus buat rencana yang matang sebelum terjadi bencana itu, jadi kita bisa langsung bereaksi jika terjadi. Tapi, seringkali orang orang masih tidak peduli kayak gue loh... Masa aku pikir kesiapsiagaan itu apa? 🤦‍♀️

Dan saya pikir kalau kita harus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola perubahan iklim. Jangan sabar-sabaran, kita harus mulai sekarang! Kita harus memahami bahwa bencana alam itu bukan hanya disebabkan oleh cuaca ekstrem, tapi juga oleh pola perubahan iklim. 🌎💚
 
aku rasa nanti kita harus tahu benar siapa yang salah apa lagi kegagalan sistem pencegahan bencana itu ada di mana sih? misalnya di kota yang memiliki kemampuan untuk memantau cuaca dengan baik tapi malah tidak ada aksi yang tepat saat terjadi banjir. aku tahu nanti akan banyak data yang keluar dan kita harus menilainya apa benar atau salah.
 
Pernah kira kalau gampang banget ngebawa banjir dan longsor itu? Gak bisa, ya... Kita harus siap-siap dulu. Pola perubahan iklim ini bukan mainan, kita harus ambil serius. Meningkatkan kesiapsiagaan nasional itu wajib, tapi gampangnya tidak bisa ngebawa data yang banyak. Kita harus mulai dari diri sendiri dan teman-teman sekitar agar bisa berubah. Dulu ini cuma tentang cuaca ekstrem, tapi sekarang sudah cuman tentang krisis iklim...
 
Bencana alam di Indonesia makin sering, kayak banjir & longsor, apa lagi karena perubahan iklim. Kita harus belajar dari pengalaman lama-lamina menghadapi bencana ini ya. Tapi kabarnya para pakar dan lembaga yang kompeten, gak pernah menjadi kepedulian masyarakat & pemangku kepentingan. Kita sini udah bukan lagi berhadapan denggan dampak perubahan iklim, tapi sudah jadi krisis iklim, banjir, longsor, dan cuaca ekstrem harus kita antisipasi dulu! 😒

Saya pikir ini gampang kayaknya. Kita udah punya banyak pengalaman menghadapi bencana ini, tapi gak pernah menjadi kepedulian masyarakat & pemangku kepentingan. Maka dari itu, kita harus membangun kesiapsiagaan yang kuat untuk mengantisipasi dan merespons bencana alam seperti banjir dan longsor. 🌪️
 
aku pikir kalau gak kita perlu konsisten mengelola data di sekitar perubahan iklim, aku lihat beberapa laporan dari BMKG yang menunjukkan bahwa cuaca ekstrem semakin sering terjadi di Indonesia dan itu bukan hanya akibat perubahan iklim, tapi juga karena cuaca ekstrem sendiri yang semakin kuat. 🌪️

aku pikir langkah antisipasi yang tepat adalah kita harus memiliki sistem perlindungan yang lebih baik dan kesiapsiagaan yang lebih kuat untuk mengantisipasi bencana alam seperti banjir dan longsor. tapi itu bukan berarti kita harus menunggu hingga cuaca ekstrem terjadi, tapi kita harus segera mulai mempersiapkan diri dan lingkungan kita.

aku pikir juga kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengelola data perubahan iklim dan bagaimana itu dapat membantu kita mengantisipasi bencana alam. tapi aku juga pikir kita harus lebih cepat dalam menanggapi dan merespons bencana alam ketika itu terjadi, jadi kita tidak hanya fokus pada antisipasi, tapi juga pada tanggap darurat. 🌊
 
aku pikir pentingnya kita harus lebih berhati-hati dalam menghadapi perubahan iklim di Indonesia 🌎. banjir dan longsor tidak hanya disebabkan oleh cuaca ekstrem, tapi juga oleh pola perubahan iklim yang semakin cepat. kita harus meningkatkan kesiapsiagaan nasional untuk mengantisipasi bencana tersebut, dan membuat rencana pencegahan yang tepat 📝.

aku rasa masih banyak data tentang perubahan iklim yang belum menjadi kepedulian masyarakat dan para pemangku kepentingan. kita harus membangun sistem perlindungan yang lebih baik untuk setiap warga negara, agar dapat merespons bencana alam dengan cepat dan efektif 🚨.

dan aku juga pikir pentingnya kita harus mencermati pola perubahan iklim pada 10 tahun mendatang, agar dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat. kita tidak lagi berhadapan dengan dampak perubahan iklim, tapi sudah merupakan krisis iklim 🌡️.
 
Banget, aku pikir pola perubahan iklim kayak gini, banjir tanah longsor apa punya akibatnya, bukan hanya di kalangan kita orang Indonesia, tapi juga di kalangan keluarga keluarga kita di luar kota 🤯. Aku ingat saat aku pulang sekolah tahun 2018, ada longsor di daerah aku tinggal, jalan yang wajahnya sekarang masih terasa kenakasan banget, tapi aku pikir itu hanyalah banjir kecil aja 😅. Tapi ternyata itu sudah tidak seperti itu lagi, kini longsor bisa berubah menjadi tsunami atau banjir pada suatu hari nanti 🌊.
 
ini gue pikir nih, gue rasa sistem perlindungan bencana di Indonesia masih banyak kekurangan. pertama, gue rasa data dan informasi tentang pola perubahan iklim masih tidak dipakai secara efektif untuk mencegah bencana alam. kalau ada data yang cukup, saya rasa pemerintah bisa membuat rencana pencegahan yang lebih baik.

keduanya, sistem perlindungan dan tanggap darurat di Indonesia masih banyak kekurangan. gue rasa kita perlu memperbaiki sistem ini agar bisa merespons bencana alam dengan lebih cepat dan efektif.
 
Gue rasa kayaknya keseimbangan antara teknologi dan lingkungan di Indonesia masih jauh dari optimal. Misalnya gak ada sistem pengelolaan air yang tepat, sehingga banjir dan longsor terus terjadi. Gue bayangkan kalau kita punya sistem yang bisa mengantisipasi cuaca ekstrem, maka kita bisa membuat rencana untuk menghindari dampaknya. Yang penting adalah kita harus bekerja sama dengan para pakar dan lembaga yang kompeten untuk memahami perubahan iklim dan bagaimana cara mengatasinya. Kita harus menjadi satu dalam hal ini, tidak hanya beritanya di media atau ngobrol2 aja.
 
Gue pikir kalau gue akan dibangunkan banjir di rumah gue sendiri, apa gue harus pakai ponsel untuk meminta bantuan? Gak percaya kalau para pemangku kepentingan nggak akan terlambat lagi dalam mengantisipasi bencana alam. Kalau cuma menunggu sampai banjir datang, gak ada yang bisa dilakukan lagi. Maka dari itu, kita harus serius dalam membangun kesiapsiagaan nasional. Tapi, apakah kita benar-benar siap? 🤔😒
 
aku penasaran apa yang dibicarakan tentang pola perubahan iklim di 10 tahun mendatang, tapi aku rasa kalau data yang dihasilkan belum cukup jelas dan tidak ada jawaban yang pasti tentang bagaimana cara mengantisipasi bencana hidrometeorologi. mungkin kita harus lebih berhati-hati dalam memprediksi cuaca ekstrem di masa depan.
 
Gue pikir, kalau kita nanti mau bertahan hidup di Indonesia, kita harus siap untuk menghadapi banjir dan longsor. Kita harus membangun kesiapsiagaan yang kuat, bukan hanya sekedar berbicara-bicara tentang perubahan iklim. Kita butuh contoh dari orang-orang yang sudah berpengalaman dalam menghadapi bencana alam ini. Misalnya di daerah rawan banjir, kita harus siap untuk menangani cuaca ekstrem dan membangun sistem perlindungan yang lebih baik. Tapi gue masih ragu, apakah kita benar-benar siap untuk menghadapi bencana alam ini? 🤔
 
aku pikir banget sih, pola perubahan iklim itu tidak bisa dipungkahi lagi! cuaca ekstrem banjir dan tanah longsor itu semua akibatnya. tapi apa yang kita lakukan? kita masih banyak ngalipunya bencana hidrometeorologi yang serius. aku pikir kita harus meningkatkan kesiapsiagaan nasional, ya! kita harus siap-siap sebelum cuaca ekstrem datang, dan memiliki rencana pencegahan yang tepat. tapi apa yang kita lakukan dengan data-data yang banyak? kita tidak bisa hanya ngasih-asih, kita harus melibatkan masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk mengelola data tersebut! 🤔💡
 
ini sangat penting kita ngobati cuaca ekstrem di Indonesia 😊🌪️, kita harus buat strategi untuk mencegah bencana alam seperti banjir dan longsor ya 🤞🏼, kalau kita tidak siap, cuaca ekstrem itu bisa membuat banyak korban jiwa 💔😨.
 
kembali
Top