Wajib Dicatat! Ekonomi RI Bergantung ke Kantong Rakyat

Perubahan Ekonomi RI Tergantung pada Uang Muka Rakyat

Pemerintah Indonesia masih terus bergantung pada uang muka rakyat sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Menurut Aviliani, Wakil Ketua Umum Bidang Analisis Kebijakan Makro-Mikro Ekonomi Kamar Dagang dan Industri (Kadin), perbaikan kondisi ekonomi kelompok menengah bawah di Indonesia menjadi urgen untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di atas 5%.

Kontribusi dari uang muka rakyat masih sangat bergantung pada konsumsi, sementara investasi sektor swasta juga memainkan peran penting dalam menggerakkan pertumbuhan. Namun, daya beli kelompok menengah bawah ini masih sangat tertekan hingga saat ini. Kontribusi dari kelompok ini hanya sebesar 17% dari total konsumsi, meskipun jumlahnya mencapai 75 juta orang.

Menurut Aviliani, perubahan ini menjadi penyebab pertumbuhan ekonomi Indonesia yang susah naik cepat. Ia berharap pemerintah dapat membantu meningkatkan daya beli kelompok menengah ke bawah sehingga mereka dapat ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi.

"Bagaimana kita bisa membantu pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja. Agar yang 75 juta yang 17% tadi dia bisa naik kelas menjadi ikut yang 70%. Jadi yang bermasalah itu sebenarnya yang 17% tadi. Itu adalah PR yang memang harus mulai menjadi perhatian," ujarnya.

Dengan demikian, Aviliani berharap pemerintah dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi.
 
Kalau mau tahu konsep uang muka rakyat itu apa sih? Konsumsi aja, kan? Tapi kalau mau naik kelas, pemerintah harus buat sinyal yang jelas ya...

Makasih pemerintah udah lakukan banyak hal untuk meningkatkan daya beli kelompok menengah bawah. Tapi masih banyak orang yang kesulitan mampu membeli barang-barang kecil aja... Kalau mau makin cepat naik kelas, pemerintah harus buat program pembelajaran ekonomi untuk anak-anak SD juga...

Sama-sama dengan Aviliani, kalau bisa membantu masyarakat untuk mengatur keuangan mereka juga akan makin mudah bangun bisnis...
 
Gue pikir pemerintah harus serius banget membuat program untuk membantu kelompok menengah bawah yang tertekan ini 🤝. Jangan hanya membiarkan mereka terus tertekan, tapi juga harus memberikan solusi yang konstruktif. Gue rasa mereka harus memperhatikan keterlibatan masyarakat dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, jadi gue harap pemerintah bisa membuat program yang menarik bagi mereka untuk ikut berpartisipasi. Mereka tidak hanya sebagai konsumen, tapi juga sebagai pendukung yang sangat dibutuhkan! 💪
 
Aku pikir mau bikin program bantuan biaya hidup untuk kelompok menengah bawah yang kurang bisa berbelanja. Sepertinya pemerintah terlalu bergantung pada uang muka rakyat. Tapi siapa tahu itu tidak akan efektif, karena banyak yang masih punya hutang yang harus dibayar 🤑. Mau coba bikin program jaminan pendapatan yang lebih seragam juga bisa ya?
 
Maksudnya apa sih kalau uang muka rakyat itu jadi semakin penting? Kalau kita punya uang yang banyak, tapi masih bingung bagaimana cara keluarga ini naik kelas, maka konsumsi kita tidak akan naik. Sementara itu, investasi bisa membuat ekonomi kita naik, tapi kalau banyak yang tidak memiliki uang muka, maka itu apa? Apa kita harus selalu bergantung pada sektor swasta? 🤔

Tapi, aku pikir kalau pemerintah ingin benar-benar meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mereka harus memperhatikan kelompok menengah bawah. Mereka harus memberikan program yang tepat untuk membantu mereka naik kelas. Aku tidak melihat apa artinya jika kita hanya membangun infrastruktur dan tidak memberikan manfaatnya kepada rakyat. Aku harap pemerintah bisa mencoba hal-hal baru, bukan hanya kembali ke kesepakatan yang sama. 🙏
 
Gampang kayaknya sih kalau pemerintah fokus pada kelompok menengah bawah, karena itu bisa bikin rakyat Indonesia merasa lebih nyaman dan tidak terlupakan. Kalau gini kita bisa melihat pertumbuhan ekonomi yang lebih seimbang, jadi tidak hanya raya raya di atas tapi juga ada yang bapak di dalamnya aja
 
😂🤣📈 Uang muka rakyat yang gak tnah kena? 🤑💸 Kelompok menengah bawah sih yang harus dihati 😊 Mereka 75 juta orang tapi hanya 17% konsumsinya 🤯 Gini bagaimana bisa? 👀
 
gak bisa ngira ari ekonomi RI gampang naik banget, perlu ada kontribusi dari rakyat biasa saja 🤑 tapi sayangnya sekarang daya beli kelompok menengah ke bawah masih sangat rendah, kalau mau cepat pertumbuhan ekonomi itu harus berasal dari sisi rakyat aja 🤝
 
Aku pikir ini salah satu masalah yang perlu dibesarkan oleh pemerintah saat ini, yaitu pengangguran yang masih sangat tinggi di kalangan remaja sekolah seperti aku, khususnya yang mengalami kesulitan dalam memperoleh pekerjaan setelah lulus. Kalau gini terus berlanjut, ekonomi RI pasti tidak bisa naik cepat. Kita harus banyak belajar agar kita bisa ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia 🤔💼
 
Wahhh kan mau ngilerin sama niat pemerintah. Mereka butuh uang muka rakyat buat jalin konsumsi, tapi apa mereka sapa aja cara mengembangkan daya beli kelompok menengah bawah yang kalah? Belum ada jodoh ya?
 
kembali
Top