Banjir Merendam Perumahan Ciledug Indah, Warga Terpaksa Gerobak Dorong Kendaraan Motor.
Kawasan perumahan Ciledug Indah, Karang Tengah, Tangerang menjadi salah satu daerah yang terkena dampak banjir yang sangat berat di Tangerang. Saat pagi Jumat ini, air banjir merendam rumah-rumah warga dan jalan-jalan. Kondisi seperti ini membuat banyak pekerja di perumahan tersebut harus menghindari aktivitasnya.
Teman-teman saya yang tinggal di sekitar Ciledug Indah mengatakan, mereka sangat khawatir. "Kami tidak bisa keluar rumah sampai ketinggian air banjir tidak turun," kata seorang warga perumahan Duren Village tersebut. Selain itu, berbagai jenis kerusakan pada hampir semua fasilitas umum di Ciledug Indah juga membuat banyak warga merasa kehilangan.
Saat ini banyak pekerja terpaksa menggunakan gerobak dorong untuk membawa kendaraan motor yang tertinggal sampai aman dari air banjir. Hal seperti ini menyebabkan warga perumahan Ciledug Indah bekerja keras mengutamakan menawarkan jasa tersebut agar bisa mendapatkan uang.
"Saya tidak mematok harga khusus, biar solidaritas kita dengan teman-teman yang sudah kerja keras. Tidak ada harga Rp50 ribu, Rp30 ribu, tapi yang pasti, pahamannya adalah solidaritas," kata Edi, salah seorang warga perumahan Ciledug Indah yang bekerja menjadi gerobak dorong.
Kawasan perumahan Ciledug Indah, Karang Tengah, Tangerang menjadi salah satu daerah yang terkena dampak banjir yang sangat berat di Tangerang. Saat pagi Jumat ini, air banjir merendam rumah-rumah warga dan jalan-jalan. Kondisi seperti ini membuat banyak pekerja di perumahan tersebut harus menghindari aktivitasnya.
Teman-teman saya yang tinggal di sekitar Ciledug Indah mengatakan, mereka sangat khawatir. "Kami tidak bisa keluar rumah sampai ketinggian air banjir tidak turun," kata seorang warga perumahan Duren Village tersebut. Selain itu, berbagai jenis kerusakan pada hampir semua fasilitas umum di Ciledug Indah juga membuat banyak warga merasa kehilangan.
Saat ini banyak pekerja terpaksa menggunakan gerobak dorong untuk membawa kendaraan motor yang tertinggal sampai aman dari air banjir. Hal seperti ini menyebabkan warga perumahan Ciledug Indah bekerja keras mengutamakan menawarkan jasa tersebut agar bisa mendapatkan uang.
"Saya tidak mematok harga khusus, biar solidaritas kita dengan teman-teman yang sudah kerja keras. Tidak ada harga Rp50 ribu, Rp30 ribu, tapi yang pasti, pahamannya adalah solidaritas," kata Edi, salah seorang warga perumahan Ciledug Indah yang bekerja menjadi gerobak dorong.