Penduduk kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, mengalami kesulitan saat berjalan di trotoar karena parkir liar sepeda motor yang semakin meluas. Penyandang tunanetra mengeluhkan kondisi tersebut yang membuat mereka sulit melintas. Menurut pihak Dishub DKI Jakarta, pihaknya akan melakukan penertiban di lokasi tersebut.
"Pengendalian parkir liar membutuhkan berbagai upaya berkelanjutan, seperti penjagaan, pembenahan, dan penertiban secara rutin," kata seorang petugas Dishub DKI. "Kami bekerja sama dengan TNI/Polri untuk menjaga ketertiban dan keamanan."
Penyandang tunanetra di wilayah tersebut mengeluhkan kondisi parkir liar yang semakin meluas di trotoar. Mereka menyatakan kesulitan saat berjalan dan meminta pihak Dishub DKI untuk segera melakukan penertiban.
"Sekarang ini, kita tidak bisa berjalan karena terhalang oleh sepeda motor yang parkir di trotoar," kata seorang penyandang tunanetra. "Kami sangat kesulitan."
Pihak Dishub DKI menjanjikan akan melakukan penertiban secara rutin dan bekerja sama dengan TNI/Polri untuk menjaga ketertiban dan keamanan.
"Pengendalian parkir liar membutuhkan berbagai upaya berkelanjutan, seperti penjagaan, pembenahan, dan penertiban secara rutin," kata seorang petugas Dishub DKI. "Kami bekerja sama dengan TNI/Polri untuk menjaga ketertiban dan keamanan."
Penyandang tunanetra di wilayah tersebut mengeluhkan kondisi parkir liar yang semakin meluas di trotoar. Mereka menyatakan kesulitan saat berjalan dan meminta pihak Dishub DKI untuk segera melakukan penertiban.
"Sekarang ini, kita tidak bisa berjalan karena terhalang oleh sepeda motor yang parkir di trotoar," kata seorang penyandang tunanetra. "Kami sangat kesulitan."
Pihak Dishub DKI menjanjikan akan melakukan penertiban secara rutin dan bekerja sama dengan TNI/Polri untuk menjaga ketertiban dan keamanan.