Bocorkan Data Pribadi KAI Services, Oknum Ditindak!
Akun X viral di media sosial mengungkapkan kejadian aneh tentang penumpang perempuan yang duga di bocorkan data pribadinya oleh oknum karyawan KAI Services. Menurut perempuan tersebut, ada seorang laki-laki yang mengajaknya bicara dan mengetahui berbagai data pribadi milik penumpang, meskipun belum saling kenal.
Lebih lanjut lagi, laki-laki itu bahkan menghubungi si perempuan melalui pesan ponsel. Padahal, keduanya tidak saling bertukar nomor telepon saat bertemu. Akhirnya penumpang perempuan ini menemukan fakta bahwa laki-laki yang ditemuininya merupakan oknum karyawan KAI Services.
Dalam permintaan maaf, pihak KAI Services mengaku telah murni-murni karena kesalahan oknum karyawannya. "Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan kami sudah menghubungi penumpang tersebut untuk meminta maaf," kata Manager Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita melalui pernyataan tertulis.
Dalam pernyataan resmi, Nyoman Suardhita juga menyampaikan bahwa oknum tersebut sudah melanggar standar operasional prosedur (SOP) beserta kode etik perusahaan. Dengan begitu, karyawannya ini sudah tidak bisa mendapatkan toleransi. KAI Services telah melakukan evaluasi secara internal terkait sistem akses data dan mengedukasikan kembali karyawan front liner agar mengerti tentang Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Tentu saja, perlindungan terhadap data pribadi para pelanggan KAI Services merupakan prioritas. Ia turut berkomitmen agar masalah yang serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Akun X viral di media sosial mengungkapkan kejadian aneh tentang penumpang perempuan yang duga di bocorkan data pribadinya oleh oknum karyawan KAI Services. Menurut perempuan tersebut, ada seorang laki-laki yang mengajaknya bicara dan mengetahui berbagai data pribadi milik penumpang, meskipun belum saling kenal.
Lebih lanjut lagi, laki-laki itu bahkan menghubungi si perempuan melalui pesan ponsel. Padahal, keduanya tidak saling bertukar nomor telepon saat bertemu. Akhirnya penumpang perempuan ini menemukan fakta bahwa laki-laki yang ditemuininya merupakan oknum karyawan KAI Services.
Dalam permintaan maaf, pihak KAI Services mengaku telah murni-murni karena kesalahan oknum karyawannya. "Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan kami sudah menghubungi penumpang tersebut untuk meminta maaf," kata Manager Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita melalui pernyataan tertulis.
Dalam pernyataan resmi, Nyoman Suardhita juga menyampaikan bahwa oknum tersebut sudah melanggar standar operasional prosedur (SOP) beserta kode etik perusahaan. Dengan begitu, karyawannya ini sudah tidak bisa mendapatkan toleransi. KAI Services telah melakukan evaluasi secara internal terkait sistem akses data dan mengedukasikan kembali karyawan front liner agar mengerti tentang Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Tentu saja, perlindungan terhadap data pribadi para pelanggan KAI Services merupakan prioritas. Ia turut berkomitmen agar masalah yang serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.