Video: Rupiah Masih Lanjut Melemah, BI Rate Ditahan Lagi?

Pesan dari pasar non-deliverable forward (NDF) pun tetap sama: nilai rupiah semakin melemah. Perubahan nilai Rupiah dalam pekan ini terus mengejutkan para analis, dan di hari Sabtu (17/1/2026), perubahan nilai rupiah pada pasar NDF mencapai Rp17.010-Rp17.030 per dolar AS.

Menurut Elvan Chandra Widyatama, analisis FX Analyst CNBC Indonesia, tekanan nilai Rupiah terjadi karena penguatan indeks dolar yang membuat banyak mata uang global melemah termasuk rupiah. Perkasa itu membuat investor menilai mata uang lainnya lebih stabil, sehingga mereka berpindah ke mata uang tersebut.

Pesan dari pasar NDF memang sama dengan pesan dari pasar forex, yaitu rupiah semakin melemah. Namun, perlu diingat bahwa nilai Rupiah masih memiliki batas yang cukup lebar, sehingga investor masih dapat menentukan apakah harus berinvestasi di mata uang ini atau tidak.

Menurut Elvan, dampak kebijakan suku bunga Bank Indonesia tetap menjadi faktor penting dalam penentuan nilai rupiah. Namun, pada pekan ini, perubahan suku bunga oleh BI tidak terlalu mempengaruhi penentuan nilai Rupiah.
 
Aku pikir kalau nilai rupiah semakin lemah itu gampang banget dipahami, tapi aku masih bingung sih, apa penyebabnya kayaknya! Semua analisnya berbicara tentang penguatan indeks dolar dan investor berpindah ke mata uang lain, tapi aku masih tidak paham bagaimana semua itu terjadi. Aku rasa perlu diingat bahwa nilai rupiah masih memiliki batas yang cukup lebar, jadi apa yang perlu kita lakukan adalah memantau situasi ini dengan lebih teliti dan menunggu informasi selanjutnya dari Bank Indonesia tentang kebijakan suku bunga. 🤔💰
 
Rupiah sih makin lemah lagi 😅. Banyak faktor yang bikin nilai rupiah melemah, mulai dari tekanan indeks dolar hingga investor cari mata uang lainnya yang lebih stabil. Nah, pesan pasar NDF sama dengan pesan forex, rupiah semakin lemah. Tapi, jangan salah paham, nilai rupiah masih punya batas yang luas, sehingga investor masih bisa menentukan apakah investasi di rupiah atau tidak 🤔.

Saya pikir faktor suku bunga BI juga penting, tapi pekan ini suku bunga BI nggak terlalu mempengaruhi nilai rupiah. Mungkin karena biar tidak terlalu mengatur ekonomi 🤑. Nah, kalau Rupiah lemah, investor pasti akan cari mata uang lainnya yang lebih stabil, seperti USD 💸.
 
Bisa-bisa lagi nilai rupiah jadi lemah ya? Saya pikir itu karena pasar global yang serius-siunya, tapi kita harus ingat juga kalau masih ada batas yang cukup lebar untuk nilai rupiah, jadi investor bisa nggak terlalu berkhawatir. Saya setuju dengan Elvan sih, dampak suku bunga BI masih penting, tapi kali ini kurang mempengaruhi nilai rupiah ya. Saya masih percaya kalau rupiah dapat stabil, tapi mungkin kita harus lebih hati-hati dalam berinvestasi ya 🤔💸
 
aku pikir ini masalah yang sudah lama banget... mata uang rupiah terus kalah dengan dolar as! 🤑 sedang-sedang aku rasa ini juga dipengaruhi oleh perdagangan impor-impornya ya, kalau rupiah tidak stabil maka aksi investor akan berubah jadi yang lebih stabil yaitu dolar as. tapi apa yang bisa kita lakukan? 🤔
 
Wah, rupiah semakin lemah lagi kayaknya 🤯. Saya ingat kalau sekarang kita masih ingat dengan perubahan nilai rupiah yang kayakannya stabil dari 2-3 tahun yang lalu. Tapi sekarang, lihat aja, nilai rupiah terus turun. Saya ingat kalau di masa lampau, kalau mata uang kita lemah, orang Indonesia tidak mau berinvestasi karena takut banget kehabisan nanti. Tapi sekarang, orang cuma berinvestasi tanpa khawatirin! 🤑 Maksudnya, ada yang suka dan ada yang tidak suka, tapi kalau aku, saya masih ingat dengan masa lalu ketika rupiah stabil dan kita bisa beli-beli barang-barang dengan harga yang terjangkau. Saya penasaran juga kalau apa yang membuat investor ini mau berinvestasi di mata uang yang semakin melemah? 🤔
 
Kira-kira apa yang dapat kita lakukan di sini? Nilai rupiah semakin lemah tapi itu bukan berarti kita harus panik. Nah, kalau kita lihat dari sudut pandang lainnya, mungkin karena nilai rupiah semakin lemah itu bisa jadi investor mulai menarik perhatian mereka ke mata uang yang lebih stabil. Dan ini bisa jadi peluang bagus untuk berinvestasi di mata uang tersebut. Tapi, kita juga harus ingat bahwa masih banyak faktor lain yang mempengaruhi nilai rupiah, seperti kebijakan suku bunga Bank Indonesia. Jadi, biar-biar nilai rupiah semakin lemah, tapi kita bisa tetap berinvestasi dengan bijak, ya? 🤞
 
Haha ga bisa percaya lagi kayaknya nilai rupiah semakin lembek banget 💸🤯. Saya rasa investor yang serius harus sabar-sabar aja, karena nilai rupiah masih bisa mengembangin-embangan. Nah, aku pikir biaya suku bunga BI juga boleh dipertimbangkan, bukan hanya perubahan nilai dollar AS aja 🤑📈. Apalagi kayaknya investor yang cerdas harus menilai apakah mau berinvestasi di rupiah atau tidak, karena bisa jadi nilai rupiah masih ada batas-batas yang stabil 😊.
 
kembali
Top