Pemerintah DKI Jakarta menangani ketergantungan masyarakat terhadap impor beras dengan berinvestasi pada sistem distribusi pangan yang lebih efektif. Dalam upaya tersebut, Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya, Dodot Tri Widodo, memastikan bahwa stok dan harga pangan di Jakarta tetap stabil. Menurut Dodot, Food Station memiliki gudang penampungan beras di Pasar Induk Cipinang yang mampu menampung 60 ribu ton beras, cukup untuk memenuhi kebutuhan 20-30 hari untuk seluruh warga DKI Jakarta.
Selain itu, Dodot juga menjelaskan bahwa Food Station memiliki mitra di berbagai wilayah seperti Ngawi, Indramayu, dan Jember. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas pasokan beras di daerah-daerah penghasil seperti Jateng dan Sumatra. Dengan demikian, stok dan distribusi pangan dapat dipastikan aman.
Dalam upaya sosial juga, Food Station bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kelas bawah dengan menyajikan pangan murah. Strategi ini bertujuan untuk mengurangi inflasi di masyarakat.
Selain itu, Dodot juga menjelaskan bahwa Food Station memiliki mitra di berbagai wilayah seperti Ngawi, Indramayu, dan Jember. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas pasokan beras di daerah-daerah penghasil seperti Jateng dan Sumatra. Dengan demikian, stok dan distribusi pangan dapat dipastikan aman.
Dalam upaya sosial juga, Food Station bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kelas bawah dengan menyajikan pangan murah. Strategi ini bertujuan untuk mengurangi inflasi di masyarakat.