Video: Jurus DJKI Selesaikan "Ribut-ribut" Soal Royalti Musik

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menetapkan komitmen pemerintah untuk memperkuat aturan royalti musik. Menurut Direktur Jenderal DJKI, Hermansyah Siregar, kebijakan terkait royalti sangat penting dalam menciptakan ekosistem musik yang lebih tertib dan transparan.

Bijak-bijak DJKI mengatur bahwa pelaku usaha dan penyelenggara acara harus secara tertib mendata data yang disampaikan kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Hal ini diharapkan untuk meningkatkan kepastian hukum bagi semua pihak yang terkait dengan royalti musik.

DJKI juga menekankan pentingnya penggunaan data secara digital melalui Log sheet elektronik. Ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan royalti musik.

Selain itu, DJKI bekerja sama dengan LMKN untuk memperkuat sistem penggunaan data dan audit data pencipta lagu. Apabila ada LMK yang tidak tertib dan melanggar aturan, izinnya dapat dicabut.

Dengan demikian, DJKI berharap dapat menciptakan ekosistem musik yang lebih baik dan seimbang.
 
iya kan kalau DJKI ini makin tegas banget dengan aturan royalti musik. aku pikir itu bagus karena kita harus terima kebenaran bahwa musik yang seru banget tapi tidak ada uang hak cipta sama sekali. mungkin jika kita punya ekosistem musik yang jernih dan teratur, maka para pencipta lagu bisa mendapatkan ganti rugi yang sesuai dengan karya mereka.

dan aku juga paham dengan penggunaan log sheet elektronik untuk meningkatkan transparansi. tapi perlu diingat bahwa ada banyak faktor lain yang mempengaruhi proses pengelolaan royalti musik, seperti keterlibatan artis dan produser. secara keseluruhan, aku berharap DJKI bisa menciptakan ekosistem musik yang lebih seimbang dan adil bagi semua pihak. 🤔🎵
 
omg ya kalau diatur ronggang ronggang aja apa sih diantaranya ada yang jadi korupsi sih 🤑😒. tapi mungkin ini juga bermanfaat kalau kita semua mengerti bagaimana cara kerjanya 😊. saya pikir itu penting banget kalau kita ingin menciptakan ekosistem musik yang seimbang dan transparan 🎵💡.
 
Hee, aku suka lagu-lagu barat kaya gini, tapi apa sih tujuan nyanyi lagu-lagu itu? Apakah hanya untuk mengisi waktu dulu aja?

Dan wkwk, saya ingat saatnya beli album-album favoritku di pasar kebun. Mau beli lagu yang suka atau album yang whole, apa bedanya sih?
 
aku pikir ini kebijakan yang wajar, tapi nih aku khawatir bagaimana aksi ini akan berdampak pada artis-artis muda yang masih banyak yang belum memahami konsep ini. aku rasa mereka sudah capek dengan banyaknya pemberhentian pekerjaan karena isu royalti yang bikin mereka kesulitan membayar kebutuhan sehari-hari. tapi, kalau ini bisa membuat ekosistem musik lebih tertib dan transparan, maka aku setuju aja 😊
 
Makasih DJKI itu, tapi gak jelas sih bagaimana cara pelaku usaha bisa mendata data yang disampaikan ke LMKN. gimana kalau beberapa orang tidak mau datang ke LMKN? apakah mereka akan diproses di hukum juga? perlu diisi lebih banyak informasi tentang bagaimana sistem ini bekerja.
 
Gue rasa ini benar-benar penting banget! Seperti gue pikir kalau musisi kita harus dihargai dengan lebih baik dan transparan. Jangan cuma dipihak record label aja, tapi juga pelaku usaha dan penyelenggara acara harus dihormati juga.

Gue khawatir kalau jika tidak ada aturan yang ketat, maka musisi kita akan terus dirugikan. Tapi dengan adanya komitmen ini, gue harap bisa melihat perubahan yang positif di masa depan. Kita harus mendukung DJKI dan LMKN agar mereka dapat menciptakan ekosistem musik yang lebih baik dan seimbang 🙏💖
 
Hehe, kalau mau ngomong soal royalti musik, aku rasa udah capek! Kita ngomong about aturan panjang panjang ini... Apa bedanya dengan kalau kita hanya mendatang data di ponsel? 🤣 Tapi serius, aku setuju bahwa harus ada sistem yang jelas dan transparan. Jadi, jika kita harus datang data, mending gunakan teknologi digital yah... Lagipula, aku rasa Hermansyah Siregar udah cerdas banget membuat aturan ini! 🤓
 
aku pikir ini gampang banget ya... siapa yang tidak suka mendapatkan uang dari lagu favorit mereka sendiri? tapi sayangnya, ada banyak orang yang tidak mau membagikan hasilnya. kalau diimporkan ke negara lain, mereka akan melihat bagaimana kita beratap, tapi sekarang kalau kita membuat undang-undang, siapa yang mau menurutinya? ini kayaknya sengaja diatur agar tidak ada yang melawan... tapi aku pikir ini bukan solusi, tapi semata-mata cara untuk menghindari masalah.
 
kembali
Top