Pemerintah mengurangi target produksi batu bara tahun 2026 hingga 600 juta ton. Direktur Jenderal Minerba, Tri Winarno, menyatakan keputusan ini karena permintaan pasar menurun setelah India dan China meningkatkan produksi batu bara.
Tahun lalu, target produksi batu bara tetap pada 700 juta ton hingga 800 juta ton. Namun, pada bulan Desember 2025, harga batu bara di dunia turun secara signifikan karena penurunan permintaan di pasar global.
Direktorat Jenderal Minerba mengatakan keputusan ini untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang berubah. Meski demikian, produksi batu bara masih tetap menjadi komoditas yang penting bagi Indonesia.
Selain itu, Direktorat Jenderal Minerba juga menetapkan targetPNBPinasehat 2026 di bawah Rp 128 Triliun. Ini merupakan peningkatan dari target sebelumnya.
Tahun lalu, target produksi batu bara tetap pada 700 juta ton hingga 800 juta ton. Namun, pada bulan Desember 2025, harga batu bara di dunia turun secara signifikan karena penurunan permintaan di pasar global.
Direktorat Jenderal Minerba mengatakan keputusan ini untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang berubah. Meski demikian, produksi batu bara masih tetap menjadi komoditas yang penting bagi Indonesia.
Selain itu, Direktorat Jenderal Minerba juga menetapkan targetPNBPinasehat 2026 di bawah Rp 128 Triliun. Ini merupakan peningkatan dari target sebelumnya.