BPOM Ajukan Tindakan Keras Terhadap Nestle: Dampaknya Bagi Ibu-Ibu dan Anak-Anak!
BPOM memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk segera menghentikan distribusi produk Susu Formula S-26, atau yang dikenal dengan nama Promil Gold, di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan setelah menerima notifikasi dari dua lembaga internasional yaitu European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) dan International Food Safety Authority Network (INFOSAN) terkait peringatan keamanan pangan global terhadap produk formula bayi tersebut.
Dengan demikian, langkah ini merupakan tindakan khusus untuk memastikan keselamatan masyarakat, terutama ibu-ibu dan anak-anak yang menggunakan Susu Formula S-26 sebagai sumber nutrisi tambahan. Pemerintah berharap bahwa Nestle akan segera menghentikan importasi produk tersebut serta melakukan evaluasi terhadap keamanan produknya.
BPOM telah menyatakan kesediaannya untuk meninjau dan memeriksa kembali kualitas produk Susu Formula S-26 untuk memastikan bahwa produk tersebut memenuhi standar keselamatan. Dengan demikian, ibu-ibu yang menggunakan produk ini diperlakukan dengan paling berhati-hati.
Nestle Indonesia telah menyatakan keberatan atas tindakan BPOM dan mengklaim bahwa produk Susu Formula S-26 memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keselamatan. Namun, pihak BPOM tetap berkomitmen untuk melindungi keselamatan masyarakat dan telah mengajukan peringatan kepada semua distributor dan penjual produk tersebut.
Dengan demikian, ibu-ibu yang sedang menggunakan Susu Formula S-26 sebaiknya melakukan perubahan segera dan memeriksa kembali sumber nutrisi tambahan mereka untuk memastikan keselamatan bagi diri dan keluarga.
BPOM memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk segera menghentikan distribusi produk Susu Formula S-26, atau yang dikenal dengan nama Promil Gold, di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan setelah menerima notifikasi dari dua lembaga internasional yaitu European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) dan International Food Safety Authority Network (INFOSAN) terkait peringatan keamanan pangan global terhadap produk formula bayi tersebut.
Dengan demikian, langkah ini merupakan tindakan khusus untuk memastikan keselamatan masyarakat, terutama ibu-ibu dan anak-anak yang menggunakan Susu Formula S-26 sebagai sumber nutrisi tambahan. Pemerintah berharap bahwa Nestle akan segera menghentikan importasi produk tersebut serta melakukan evaluasi terhadap keamanan produknya.
BPOM telah menyatakan kesediaannya untuk meninjau dan memeriksa kembali kualitas produk Susu Formula S-26 untuk memastikan bahwa produk tersebut memenuhi standar keselamatan. Dengan demikian, ibu-ibu yang menggunakan produk ini diperlakukan dengan paling berhati-hati.
Nestle Indonesia telah menyatakan keberatan atas tindakan BPOM dan mengklaim bahwa produk Susu Formula S-26 memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keselamatan. Namun, pihak BPOM tetap berkomitmen untuk melindungi keselamatan masyarakat dan telah mengajukan peringatan kepada semua distributor dan penjual produk tersebut.
Dengan demikian, ibu-ibu yang sedang menggunakan Susu Formula S-26 sebaiknya melakukan perubahan segera dan memeriksa kembali sumber nutrisi tambahan mereka untuk memastikan keselamatan bagi diri dan keluarga.