Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki muda asal Magelang, dinyatakan hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya pada Jumat, 27 Desember 2025. Ia berusia 18 tahun dan merupakan siswa kelas 12 SMAN 5 Magelang.
Menurut Himawan Choidar Bahran, rekan Syafiq yang berhasil ditemukan oleh tim SAR di Selasa, 30 Desember 2025, ia sempat mengalami kram di area puncak aliran air batas vegetasi sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Syafiq yang turun lebih dulu sendirian untuk mencari bantuan kemudian diketahui tersesat.
Pencarian Syafiq telah berlangsung lebih dari sepekan, melibatkan Basarnas, tim SAR gabungan, relawan, serta dukungan pemerintah daerah. Hingga kini hasil pencarian masih nihil. Pihaknya masih meneruskan operasi pencarian hingga hari ini, Kamis, 8 Januari 2026, meskipun telah menutupi pencarian sesuai SOP nasional pencarian pendaki yang hilang selama tujuh hari sejak dinyatakan hilang.
Dalam keadaan tertekan, tim SAR memilih melanjutkan pencarian hingga hari ini. Pencarian dilakukan dari basecamp mulai pukul 07.00 WIB dan menyasar beberapa titik seperti Pos 3 dan Pos 5 ke arah bawah, area puncak aliran air, dan batas vegetasi.
Syafiq sempat mengirim pesan WhatsApp yang menjadi jejak terakhir sebelum hilang, bertuliskan: "Bu, aku nyasar tekan Gunung Slamet", disertai foto basecamp pendakian. Ia awalnya meminta izin kepada orang tuanya untuk mendaki Gunung Sumbing tetapi bersama rekan Himawan, ia justru memilih Gunung Slamet.
Syafiq masih diperlukan oleh keluarganya dan pihak berwenang melanjutkan pencarian hingga hari ini.
Menurut Himawan Choidar Bahran, rekan Syafiq yang berhasil ditemukan oleh tim SAR di Selasa, 30 Desember 2025, ia sempat mengalami kram di area puncak aliran air batas vegetasi sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Syafiq yang turun lebih dulu sendirian untuk mencari bantuan kemudian diketahui tersesat.
Pencarian Syafiq telah berlangsung lebih dari sepekan, melibatkan Basarnas, tim SAR gabungan, relawan, serta dukungan pemerintah daerah. Hingga kini hasil pencarian masih nihil. Pihaknya masih meneruskan operasi pencarian hingga hari ini, Kamis, 8 Januari 2026, meskipun telah menutupi pencarian sesuai SOP nasional pencarian pendaki yang hilang selama tujuh hari sejak dinyatakan hilang.
Dalam keadaan tertekan, tim SAR memilih melanjutkan pencarian hingga hari ini. Pencarian dilakukan dari basecamp mulai pukul 07.00 WIB dan menyasar beberapa titik seperti Pos 3 dan Pos 5 ke arah bawah, area puncak aliran air, dan batas vegetasi.
Syafiq sempat mengirim pesan WhatsApp yang menjadi jejak terakhir sebelum hilang, bertuliskan: "Bu, aku nyasar tekan Gunung Slamet", disertai foto basecamp pendakian. Ia awalnya meminta izin kepada orang tuanya untuk mendaki Gunung Sumbing tetapi bersama rekan Himawan, ia justru memilih Gunung Slamet.
Syafiq masih diperlukan oleh keluarganya dan pihak berwenang melanjutkan pencarian hingga hari ini.