SAR Terus Mencari Korban Longsor di Cisarua, Banyak yang Hilang
Tim SAR gabungan dengan relawan dan warga terus mencari korban longsor di Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Saat ini, masih 74 orang yang hilang. Evakuasi dilakukan secara bahu membahu dengan dua alat berat eksavator dan petugas.
Mengenai situasi kejadian, 34 kepala keluarga (KK) terdampak, di mana 23 orang selamat, 16 orang meninggal dunia, dan 74 lainnya masih hilang. Proses evakuasi difokuskan pada salah satu rumah yang tertimbun di kampung Pasir Kuda.
Rumah milik keluarga Erik yang berjumlah empat orang: suami, istri, anak laki-laki SMA baru lulus, dan anak perempuan berusia 9 tahun. Anak-anak ini diduga tertimpa material tanah longsor saat tertidur lelap.
"Semoga semuanya ketemu," kata Abah kepada wartawan di lokasi kejadian. Sampai pukul 14.30 WIB, proses evakuasi masih terus dilakukan dengan adanya satu ekskavator. Selain itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan bahwa sebanyak 16 jenazah telah ditemukan.
Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa seluruhnya menjalani proses post mortem untuk keperluan identifikasi. Pencarian masih dilakukan melibatkan tim gabungan dan relawan.
Tim SAR gabungan dengan relawan dan warga terus mencari korban longsor di Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Saat ini, masih 74 orang yang hilang. Evakuasi dilakukan secara bahu membahu dengan dua alat berat eksavator dan petugas.
Mengenai situasi kejadian, 34 kepala keluarga (KK) terdampak, di mana 23 orang selamat, 16 orang meninggal dunia, dan 74 lainnya masih hilang. Proses evakuasi difokuskan pada salah satu rumah yang tertimbun di kampung Pasir Kuda.
Rumah milik keluarga Erik yang berjumlah empat orang: suami, istri, anak laki-laki SMA baru lulus, dan anak perempuan berusia 9 tahun. Anak-anak ini diduga tertimpa material tanah longsor saat tertidur lelap.
"Semoga semuanya ketemu," kata Abah kepada wartawan di lokasi kejadian. Sampai pukul 14.30 WIB, proses evakuasi masih terus dilakukan dengan adanya satu ekskavator. Selain itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan bahwa sebanyak 16 jenazah telah ditemukan.
Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa seluruhnya menjalani proses post mortem untuk keperluan identifikasi. Pencarian masih dilakukan melibatkan tim gabungan dan relawan.