Update Longsor Cisarua KBB: 47 Jenazah Ditemukan, 35 Rumah Rata

Banyak Korban Longsor di Cisarua Ditemukan, Ratus Rumah Terhancur, Jumlah Jenazah 47

Hari keempat pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi puluhan kantong jenazah dari lokasi bencana. Menurut Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, jumlah jenazah yang diedevakuasi mencapai 47 kantong.

Saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban yang belum ditemukan. Pihak Basarnas juga menyarankan bahwa proses identifikasi korban harus dilakukan bersamaan dengan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

Menurut data terkini, jumlah dampak bencana diketahui lebih besar. Sebanyak 35 rumah dilaporkan hancur tersapu material longsor. Namun, setelah dilakukan pendataan ulang di lapangan, jumlah dampak bencana diketahui lebih besar. Ada 155 korban yang terdampak, dari itu 75 korban dapat diselamatkan.

Saat ini, pihak Basarnas belum bisa memastikan apakah 47 kantong jenazah yang telah ditemukan tersebut sudah termasuk para prajurit TNI atau murni masyarakat sipil. Proses identifikasi sepenuhnya diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan pihak TNI.

Operasi evakuasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, relawan, hingga warga setempat, untuk mempercepat proses pencarian di medan yang tergolong berat.
 
Gini deh kalau kita lihat secara menyeluruh, 47 kantong jenazah itu sebenarnya lebih besar dari yang dibicarakan. Artinya, mungkin korban yang diedevakuasi tersebut bukanlah semua yang hilang, tapi hanya bagian kecil dari total korban longsor. Jadi, apakah itu 155 korban yang terdampak benar-benar sudah jumlah yang akurat? Mungkin tidak, karena ada banyak faktor yang mempengaruhi data, seperti korban yang belum bisa ditemukan, atau korban yang sudah berlalu waktu untuk divonis.
 
Mau tahu apa yang saya pikir? Banget banyunya korban longsor di Cisarua ๐Ÿ˜ฑ. Aku rasa ini bukan hanya soal kecelakaan alam, tapi juga soal ketidakseimbangan manusia dengan lingkungannya. Kita harus lebih waspada dan berhati-hati saat musim hujan tiba-tiba. Saya harap pihak yang terlibat dalam operasi SAR bisa secepat mungkin menemukan korban yang masih tertinggal ๐Ÿ•ฐ๏ธ. Dan aku juga rasa kita harus lebih siap dan terkoordinasikan saat musim hujan, agar tidak ada lagi kecelakaan seperti ini terjadi di masa depan ๐ŸŒช๏ธ.
 
Aku jadi penasaran banget sih dengar banyak korban longsor di Cisarua! 47 kantong jenazah yang sudah ditemukan itu masih sering dihitung di benak aku ๐Ÿคฏ. Tapi, aku pikir ini adalah kesempatan bagi tim SAR untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mencari dan menyelamatkan korban. Mungkin mereka bisa menggunakan teknologi seperti drone atau sensor untuk mendeteksi lokasi yang tersembunyi di bawah tanah. Aku rasa ini juga bisa menjadi kesempatan bagi perusahaan tech Indonesia, seperti Tokopedia atau Shopee, untuk membantu proses pencarian dan penyelamat dengan mengumpulkan data dan informasi tentang korban. Kita harus bersatu-bersatunya dalam menyuporti tim SAR dan memberikan bantuan yang lebih baik kepada korban longsor ini ๐Ÿ’–
 
aku pikir ini sangat mengejutkan... 47 kantong jenazah itu seharusnya ditemukan dulu ya... siapa tahu bisa menghemat waktu dan energi tim SAR. aku rasa perlu ada perubahan strategi dalam operasi ini, misalnya dengan memprioritaskan lokasi yang paling aman dan mudah diakses oleh tim SAR. jadi kalau 155 korban terdampak itu, bisa ditekan menjadi jumlah yang lebih kecil dalam waktu singkat.
 
OH IYAH!!! APA KABAR NYA LONGSOR DI CISAURU AAH!!! SAYANGNYA UNTUK NYANYI KORBANNYA BANYAK DIPDAMINKAN, 47 KANTONG JENAZAH DITEMUKAN, SUDAH BANYAK NYEBUTNYA SEMUA KORBANNYA... KABAR NYA BERAT, SAYANGNYA UNTUK MEREKA YANG HILANG ๐Ÿ˜”. TIM SAR GABUNGAN PUNYA PERANNYA, NYA GUE SALUT DENGANNYA!!!
 
Ughh banget ya kalau lihat foto korban longsor di Cisarua ๐Ÿค•. Ratus rumah hancur, 47 kantong jenazah... itulah realita yang harus kita hadapi ๐Ÿ˜”. Saya rasa apa yang terjadi disini sangatlah berat dan memerlukan bantuan dari semua pihak ๐Ÿค. Tapi apa yang bisa dilakukan kita sekarang? ๐Ÿค” Saya pikir kita harus tetap optimis dan membantu dalam cara yang kita bisa, seperti menyumbangkan uang atau barang buangannya ke basa-basa untuk membantu korban longsor ini ๐Ÿ˜Š.
 
Kira-kira apa yang kita dapat belajar dari situasi ini ๐Ÿค”. Seringkali bencana longsor membuat kita kehilangan banyak hal, bukan hanya rumah-rumah dan barang, tapi juga nyawa manusia. Maka dari itu, penting untuk selalu berhati-hati dan waspada saat kita menghadapi ancaman alam ๐ŸŒช๏ธ.

Kita harus belajar untuk tidak terlalu percaya diri dan melupakan bahwa alam adalah kekuatan yang sangat besar ๐Ÿ’ช. Jangan sampai kita menjadi korban sendiri karena kita terlalu percaya diri dalam menghadapi musim hujan atau longsor ๐ŸŒซ๏ธ.

Dan yang paling penting, kita harus belajar untuk bersyukur atas apa yang sudah kita miliki dan tidak menunggu hal-hal yang tidak mungkin ๐Ÿ˜Š. Kita tidak tahu kapan saatnya akan datang, jadi mari kita fokus pada apa yang sebenarnya penting dalam hidup ini ๐Ÿ’•.
 
Saya rasa pihak Basarnas harus lebih teliti dalam identifikasi jenazah, ayo jangan terburu-buru seperti ini, kita tidak bisa lagi memulihkan korban dengan benar jika identitasnya salah, dan juga karena yang ada di desa itu bukan cuma korban, banyak korban juga adalah relawan yang telah diselamatkan, jadi kita harus patuh prosedur yang sudah ditetapkan agar tidak ada kesalahan lagi.
 
"Ngomong2 aja, serius banget bencana di Cisarua ini... 47 kantong jenazah udah ditemukan, tapi masih banyak korban yang belum bisa ditemukan. Proses identifikasi korban harus lebih cepat ya, karena keluarga korban pasti masih sedang terluka dan tidak bisa menahan kesedihan lagi. Saya harap pihak penyelamat bisa segera menemukan yang masih tertimbun di bawah tanah... Semoga Allah selalu memberikan rahmat kepada mereka semua ๐Ÿ’”๐Ÿ™"
 
Gue rasanya sedih sekali mendengar kabar korban longsor di Cisarua itu ๐Ÿ˜”. Semoga semua korban bisa ditemukan dan diselamatkan, tapi sekarang gue hanya bisa doa dan berharap. Jumlah yang banyak pasti sangat sulit untuk dibayangkan ๐Ÿคฏ. Gue harap tim SAR gabungan bisa cepat menemukan kembali korban yang hilang dan memberikan kenyataan kepada keluarga mereka. Semoga proses identifikasi jenazah bisa dilakukan dengan cepat dan nyaman ๐Ÿ’”.
 
Saya masih saking takjub banget dengar jumlah korban longsor yang terhancur itu... 47 kantong jenazah itu belum tentu semua korban longsor yang terdampak, nih... Saya pikir ini bukan momen untuk merayakan keselamatan, tapi untuk membantu keluarga korban yang masih mencari kebenaran tentang nasib keluarganya. Jadi, saya harap tim SAR bisa cepatnya menemukan korban longsor yang hilang dan memberikan informasi yang akurat kepada keluarga mereka... ๐Ÿค•
 
Hmm, kalau gini kena buat kaget! 155 korban yang terdampak, tapi baru 75 bisa diselamatkan? Nanti bagaimana caranya pihaknya tahu siapa yang benar-benar mati dan siapa yang masih hidup? Kita harus lebih teliti dulu sebelum memutuskan apa lagi. Saya rasa pihak Basarnas harus lebih saksikan dan jujur dengan informasi yang mereka beritakan, ya ๐Ÿค”๐Ÿ‘Ž
 
AIKU PILIH BANYAK NYAWA YANG KEBAL DI GUNUNG! APA YAHU NYAWA ORANG-ORANGNYA JANGAN ABUH DAN TIDAK DIJADIKAN NYAWA HANCUR SECARA TUNTUTAN. INI BUKAN NYAWA YANG BERBEDA, INI NYAWA SEMUA MENDAPAT PERHATIAN DAN PENYAYUHAN SAMA-SAMA!
 
Paham banget kenapa bencana ini terjadi... Saya pikir adalah karena kita harus selalu waspada dan siap menghadapi kehidupan yang tidak terduga ๐Ÿ˜•. Jangan sabar-sabar, kita harus bersikap proaktif dan siap membantu orang lain ketika mereka membutuhkan. Dan ini juga bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua... tentang pentingnya persatuan dan kerja sama dalam menghadapi bencana alam. Jadi, jangan pernah menyerah, kita harus terus berusaha dan mencari cara untuk meningkatkan kesadaran kita dalam menghadapi bencana seperti ini ๐Ÿ’ก.
 
kembali
Top