Kasus Longsor Cisarua Tersangka Menjadi Ratus Korban, 74 Kantong Jenazah Dievakuasi, Sisa Dicari Enam Orang
Operasi pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, telah mencapai hari kesembilan. Selama ini, team Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan dan dievakuasi 74 kantong jenazah korban longsor.
Menurut Kepala SAR Bandung, Ade Dian, dalam operasi yang dilaksanakan pada hari kesembilan ini, empat kantong jenazah berhasil dievakuasi dari dua lokasi berbeda, yaitu Worksite A2 dan Worksite A3. "Pada hari kesembilan operasi SAR, kami berhasil mengevakuasi empat bodypack, dengan rincian dua bodypack ditemukan di Worksite A2 dan dua bodypack di Worksite A3," ujarnya.
Sejak awal operasi SAR hingga Minggu, pukul 16.13 WIB, total korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 74 kantong jenazah, sehingga diperkirakan menyisakan enam korban hilang. Dari total temuan tersebut, 57 jiwa telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dari 58 kantong yang telah diperiksa.
Proses identifikasi korban masih terus berlangsung dan SAR gabungan akan terus berkoordinasi intensif dengan tim DVI untuk memastikan seluruh korban dapat segera teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR pada hari kesembilan ini difokuskan pada lima lokasi utama, yakni A1, A2, A3, B1, dan B2, dengan konsentrasi pencarian diperkuat di sektor A2 dan A3 berdasarkan hasil evaluasi lapangan.
Menurut Ade Dian, pelaksanaan operasi SAR akan terus dilanjutkan secara terukur dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan hingga seluruh korban yang diduga tertimbun dapat ditemukan.
Operasi pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, telah mencapai hari kesembilan. Selama ini, team Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan dan dievakuasi 74 kantong jenazah korban longsor.
Menurut Kepala SAR Bandung, Ade Dian, dalam operasi yang dilaksanakan pada hari kesembilan ini, empat kantong jenazah berhasil dievakuasi dari dua lokasi berbeda, yaitu Worksite A2 dan Worksite A3. "Pada hari kesembilan operasi SAR, kami berhasil mengevakuasi empat bodypack, dengan rincian dua bodypack ditemukan di Worksite A2 dan dua bodypack di Worksite A3," ujarnya.
Sejak awal operasi SAR hingga Minggu, pukul 16.13 WIB, total korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 74 kantong jenazah, sehingga diperkirakan menyisakan enam korban hilang. Dari total temuan tersebut, 57 jiwa telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dari 58 kantong yang telah diperiksa.
Proses identifikasi korban masih terus berlangsung dan SAR gabungan akan terus berkoordinasi intensif dengan tim DVI untuk memastikan seluruh korban dapat segera teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR pada hari kesembilan ini difokuskan pada lima lokasi utama, yakni A1, A2, A3, B1, dan B2, dengan konsentrasi pencarian diperkuat di sektor A2 dan A3 berdasarkan hasil evaluasi lapangan.
Menurut Ade Dian, pelaksanaan operasi SAR akan terus dilanjutkan secara terukur dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan hingga seluruh korban yang diduga tertimbun dapat ditemukan.