Warga Cisarua Terdampak Bencana Tanah Longsor, 53 Kantong Jenazah Dievakuasi
Kejadian longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, memanggil ribuan warga ke tanah longsor. Selama ini, tim SAR gabungan mencari sisa-sisa korban yang hanyut sembari membawa pulang kantong jenazah untuk dievakuasi. Hingga hari kelima operasi pencarian, total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 53 kantong jenazah.
Menurut informasi terbaru dari tim SAR gabungan, dua kantong jenazah baru ditemukan. Sebelumnya, sebanyak 38 korban sudah diidentifikasi. Selanjutnya, jumlah warga yang terdampak longsor meningkat menjadi 155 jiwa, dengan rincian 75 orang selamat dan 80 dilaporkan hilang sejak peristiwa terjadi.
Kemudian, diperkirakan ada 27 orang masih dalam proses pencarian. Walaupun demikian, operasi pencarian sempat mengalami kesulitan akibat hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Cisarua dan sekitarnya.
Selain itu, tim SAR gabungan juga memperluas wilayah pencarian dengan menggeser sebagian personel dari sektor A2 ke sektor B2 setelah evaluasi lapangan menunjukkan adanya potensi keberadaan korban di area tersebut.
Kejadian longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, memanggil ribuan warga ke tanah longsor. Selama ini, tim SAR gabungan mencari sisa-sisa korban yang hanyut sembari membawa pulang kantong jenazah untuk dievakuasi. Hingga hari kelima operasi pencarian, total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 53 kantong jenazah.
Menurut informasi terbaru dari tim SAR gabungan, dua kantong jenazah baru ditemukan. Sebelumnya, sebanyak 38 korban sudah diidentifikasi. Selanjutnya, jumlah warga yang terdampak longsor meningkat menjadi 155 jiwa, dengan rincian 75 orang selamat dan 80 dilaporkan hilang sejak peristiwa terjadi.
Kemudian, diperkirakan ada 27 orang masih dalam proses pencarian. Walaupun demikian, operasi pencarian sempat mengalami kesulitan akibat hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Cisarua dan sekitarnya.
Selain itu, tim SAR gabungan juga memperluas wilayah pencarian dengan menggeser sebagian personel dari sektor A2 ke sektor B2 setelah evaluasi lapangan menunjukkan adanya potensi keberadaan korban di area tersebut.