Sabtu lalu, Cile mengalami kebakaran hutan yang sangat parah. Api tersebut terus menyebar dan sulit dikendalikan karena cuaca yang tidak menyenangkan. Pemerintah Cile memanggil seluruh petugas untuk melakukan evakuasi massal di daerah-daerah tersebut. Namun, kebakaran semakin berani menguasai.
Keberadaan api itu diakui oleh presiden Gabriel Boric dan dipastikan akan terus diperhatikan. Ia juga menetapkan status darurat nasional di wilayah-wilayah yang terkena dampak kebakaran hutan ini.
Pihak berwenang memperkirakan bahaya tersebut tetap terjamin, karena cuaca panas dan angin kencang masih ada potensi menimbulkan kebakaran baru. Kebakaran semakin parah di wilayah Nuble dan Biobio.
Pengaruh cuaca yang tidak menyenangkan dan hutan yang sangat kering dipercaya sebagai penyebab api tersebut. Selain itu, adanya gelombang panas regional juga diduga ikut memicu kebakaran ini.
Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh Center for Climate and Resilience Research di Santiago, perubahan iklim terkena dampak pada musim kebakaran ekstrem. Hal tersebut membuat hutan menjadi jauh lebih kering dan sulit dipadamkan.
Keberadaan api itu diakui oleh presiden Gabriel Boric dan dipastikan akan terus diperhatikan. Ia juga menetapkan status darurat nasional di wilayah-wilayah yang terkena dampak kebakaran hutan ini.
Pihak berwenang memperkirakan bahaya tersebut tetap terjamin, karena cuaca panas dan angin kencang masih ada potensi menimbulkan kebakaran baru. Kebakaran semakin parah di wilayah Nuble dan Biobio.
Pengaruh cuaca yang tidak menyenangkan dan hutan yang sangat kering dipercaya sebagai penyebab api tersebut. Selain itu, adanya gelombang panas regional juga diduga ikut memicu kebakaran ini.
Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh Center for Climate and Resilience Research di Santiago, perubahan iklim terkena dampak pada musim kebakaran ekstrem. Hal tersebut membuat hutan menjadi jauh lebih kering dan sulit dipadamkan.