Kasus banjir di Jakarta kembali meluas hingga 140 RT dan 16 jalan, menjadi penyebab utama kesibukan polisi di wilayah ini. Bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Jakarta, menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan nyawa beberapa warga.
Dalam update terbaru, diperkirakan hingga 140 RT di Jakarta yang terkena dampak banjir, yaitu dari wilayah Jakarta Barat sampai Jakarta Utara. Sementara itu, 16 jalan juga mengalami kerusakan akibat banjir.
Penyebab utama banjir di Jakarta ini adalah curah hujan yang melanda beberapa wilayah, menyebabkan laju air sungai dan kali melebihi batas. Selain itu, luapan kali juga menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur dan nyawa warga.
Di Jakarta Barat, terdapat 40 RT yang terkena dampak banjir, di mana sebagian besar wilayah tersebut termasuk Kelurahan Duri Kosambi. Wilayah ini mengalami ketinggian air hingga 120 cm, menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan nyawa beberapa warga.
Sementara itu, di Jakarta Pusat terdapat 5 RT yang terkena dampak banjir, di mana wilayah tersebut termasuk Kelurahan Bendungan Hilir. Wilayah ini mengalami ketinggian air hingga 40 cm, menyebabkan kesibukan polisi dan kerusakan parah pada infrastruktur.
Di Jakarta Selatan, terdapat 63 RT yang terkena dampak banjir, di mana sebagian besar wilayah tersebut termasuk Kelurahan Petogogan. Wilayah ini mengalami ketinggian air hingga 120 cm, menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan nyawa beberapa warga.
Sementara itu, di Jakarta Timur terdapat 30 RT yang terkena dampak banjir, di mana sebagian besar wilayah tersebut termasuk Kelurahan Rawa Terate. Wilayah ini mengalami ketinggian air hingga 80 cm, menyebabkan kesibukan polisi dan kerusakan parah pada infrastruktur.
Dalam upaya mencegah banjir di Jakarta, pemerintah setempat harus segera melaksanakan rehabilitasi wilayah yang terkena dampak.
Dalam update terbaru, diperkirakan hingga 140 RT di Jakarta yang terkena dampak banjir, yaitu dari wilayah Jakarta Barat sampai Jakarta Utara. Sementara itu, 16 jalan juga mengalami kerusakan akibat banjir.
Penyebab utama banjir di Jakarta ini adalah curah hujan yang melanda beberapa wilayah, menyebabkan laju air sungai dan kali melebihi batas. Selain itu, luapan kali juga menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur dan nyawa warga.
Di Jakarta Barat, terdapat 40 RT yang terkena dampak banjir, di mana sebagian besar wilayah tersebut termasuk Kelurahan Duri Kosambi. Wilayah ini mengalami ketinggian air hingga 120 cm, menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan nyawa beberapa warga.
Sementara itu, di Jakarta Pusat terdapat 5 RT yang terkena dampak banjir, di mana wilayah tersebut termasuk Kelurahan Bendungan Hilir. Wilayah ini mengalami ketinggian air hingga 40 cm, menyebabkan kesibukan polisi dan kerusakan parah pada infrastruktur.
Di Jakarta Selatan, terdapat 63 RT yang terkena dampak banjir, di mana sebagian besar wilayah tersebut termasuk Kelurahan Petogogan. Wilayah ini mengalami ketinggian air hingga 120 cm, menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan nyawa beberapa warga.
Sementara itu, di Jakarta Timur terdapat 30 RT yang terkena dampak banjir, di mana sebagian besar wilayah tersebut termasuk Kelurahan Rawa Terate. Wilayah ini mengalami ketinggian air hingga 80 cm, menyebabkan kesibukan polisi dan kerusakan parah pada infrastruktur.
Dalam upaya mencegah banjir di Jakarta, pemerintah setempat harus segera melaksanakan rehabilitasi wilayah yang terkena dampak.