Unilever Lepas SariWangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun

Unilever menjual SariWangi ke Djarum, Rp1,5 Triliun

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menandatangani Perjanjian Pengalihan Bisnis (BTA) dengan PT Savoria Kreasi Rasa, anak perusahaan Grup Djarum. Transaksi ini melibatkan penjualan bisnis teh SariWangi sebesar Rp1,5 triliun.

Sekretaris Perusahaan Padwestiana Kristanti mengungkapkan bahwa nilai transaksi yang disepakati adalah Rp1.500.000.000.000 diluar pajak, sedangkan penilaian bisnis independen telah dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan dengan nilai pasar sebesar Rp 1.488.228.000.000.

Penjualan ini mencakup 45 persen dari ekuitas Unilever per 30 September 2025, sedangkan aset bisnis teh SariWangi sendiri menyumbang sekitar 2,5 persen dari total aset perseroan. Dalam kinerja, SariWangi berkontribusi sekitar 3,1 persen terhadap laba bersih dan 2,7 persen terhadap pendapatan usaha Unilever.

Menurut sumber, transaksi ini tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan. Proses transaksi diharapkan selesai pada 2 Maret 2026 dan akan memungkinkan perseroan untuk merealisasikan nilai investasinya dalam bisnis teh di Indonesia dan mengembalikan nilai tersebut kepada para pemegang sahamnya dalam jangka pendek.
 
Wah, nggak percaya lagi apa yang bisa dilakukan Djarum... 🤑 Siapa yang ngetawar harga Rp1,5 triliun untuk SariWangi? Mungkin karena Unilever sudah lelah dengan bisnis teh di Indonesia... 😒 Pasti juga ada yang cerdas, sih... 🤔
 
Luar aja keren banget ya, Unilever mau menjual SariWangi ke Djarum, itu sebesar Rp1,5 triliun! Nah, aku pikir ini bisa membuat Djarum semakin kuat dan sembaris di pasar teh Indonesia. Tapi, perlu diawasi agar ini tidak membuat harga teh naik terlalu cepat, ya? Aku ingat kalau SariWangi sebelumnya udah sangat populer di kalangan masyarakat, jadi aku harap Djarum bisa menjaga kualitasnya dan membuat produk yang sama bagusnya seperti Unilever. 😊
 
Udah sampai Rp1,5 triliun sih! Mau tahu apa yang salah dengan Unilever, kan? Jangan sederhana ngeliatin bisnis teh aja, tapi juga ada strategi lain ya. Misalnya, mengapa mereka harus menjual SariWangi ke Djarum? Kalau mau fokus pada ekosistem pariwisata dan kuliner Indonesia, kayaknya lebih seru. Tapi, apakah itu ada di pikiran mereka? Nah, kalau mau tahu cerita asli, mungkin karena strategi bisnis yang kurang agresif aja ya 😊.
 
Wah, Rp1,5 triliun itu besar banget! Apa yang bikin Unilever mau menjual SariWangi ke Djarum? Mungkin karena mereka ingin fokus pada bisnis lain ya... tapi apa yang akan terjadi dengan harga SariWangi setelah dijual? Akan naik atau turun? 🤑 Dan bagaimana caranya Djarum bisa mengembalikan nilai investasinya dalam bisnis teh ini? Mereka punya rencana kapan bisa membawa hasilnya? 🤔
 
oke kaya gitu, dibilang unilever akan jadi perusahaan teh kecil nih.. Rp 1,5 triliun itu banyak banget, kan? aset mereka nggak terlalu besar sih, cuma 2,5 persen aja dari total aset. tapi rasanya masih lumayan kaya untuk diinvestasikan, khususnya bagi investor yang suka dengan bidang teh. kalau mau tahu nilai jual per kapulanggan, nggak ada data nih... tapi kita bisa lihat bahwa pasar teh di indonesia masih cukup stabil, kan? 📈💰
 
Hai guys, apa kabar? Saya lihat Unilever menjual SariWangi ke Djarum yang ini, Rp1,5 triliun banget! Menurut saya, ini bisa jadi bagus karena SariWangi sudah tidak lagi menjadi salah satu merek teh terbesar di Indonesia sekarang. Mungkin perusahaan-perusahaan baru bisa memperbaiki hal ini.

Saya lihat nilai transaksi itu lebih dari Rp1 triliun, tapi kemarin saya liat laporan keuangan Unilever dan ternyata laba bersihnya masih di bawah Rp1 triliun. Mungkin itu bukti bahwa SariWangi tidak lagi menjadi salah satu yang penting bagi Unilever.

Tapi siapa tahu, ini bisa jadi kesempatan bagus bagi Djarum untuk memperbaiki kelemahan mereka dan menjadi lebih kompetitif di pasar teh Indonesia. Dan saya senang karena kita bisa melihat bahwa nilai investasi itu akan diinvestasikan kembali kepada para pemegang saham, sehingga mereka bisa mendapatkan return yang lebih baik dari investasinya.
 
gampang banget sih, unilever menjual sariwangi ke djarum... aku tahu kan, sariwangi bikin aroma yang enak deh! tapi apakah itu berarti aku tidak bisa membawa sariwangi di rumah? 🤔 aku suka menggunakannya untuk membersihkan pakaian... dan apa sih nilai triliun itu? aku cuma perlu uang nih, gak butuh triliun 😂
 
Saya senang sekali Unilever bisa menjual SariWangi ke Djarum, itu akan membuat bisnis teh menjadi lebih stabil dan nyaman bagi pemegang saham. Saya rasa nilai yang dibayarkan Rp1,5 triliun cukup kompetitif dan akan membantu meningkatkan produksi dan kualitas SariWangi di masa depan 😊. Saya juga harap Djarum bisa mengembangkan bisnis teh ini dengan lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi petani teh yang bekerja keras untuk memproduksinya 🌿💪.
 
Transaksi ini seperti sebuah perjalanan yang tidak dapat ditunda, yang harus kita hadapi dengan sabar 🕰️. Dengan menjual SariWangi, Unilever dapat mengembalikan nilai investasinya dan meningkatkan kekuatan perseroan di Indonesia 💸.
 
Gini, siapa tau unggul sih kalau Unilever terus menjaga produksi SariWangi. Tapi, rasanya sih ada yang penasaran, apa dengan Djarum? Kalau mau membeli bisnis teh, kenapa tidak jadi investor di awal? Mungkin mereka ingin menginvestasikan uang ke bisnis lainnya?
 
Udah kapan lagi perusahaan yang bagus ini harus terjual? Kalau sekarang sudah mau menjual SariWangi, makanya? Aku pikir kalau ini hanya cara Unilever untuk menghindari risiko. Jika transaksi ini saja berhasil, berarti bisnis teh di Indonesia udah tidak lagi relevan. Nah, Djarum yang mana lagi keuntungannya ya?
 
Maksudnya, apa benar dia bisa menjual SariWangi dengan harga Rp1,5 triliun? Sepertinya itu terlalu rendah, kan? Aku butuh sumber yang lebih akurat tentang ini... Tapi kalau aset bisnis teh SariWangi hanya 2,5 persen dari total aset Unilever, itu berarti apa? Maksudnya, nilai SariWangi bukanlah besar-besaran seperti aku pikir. Ada yang bilang pasar sebesar Rp1,488 triliun, tapi itu juga masih tidak jelas...
 
Transaksi ini seperti sebuah perjalanan hidup, kan? Seseorang mencapai puncaknya, lalu kemudian harus melewatinya untuk mencari sesuatu yang baru... Nah, SariWangi itu seperti harta yang kita miliki, tapi apakah kita benar-benar mengerti nilai sebenarnya itu?

Mungkin ini adalah kesempatan bagi Unilever untuk berinovasi dan mencari arah baru, tapi juga bisa jadi mereka sedang meninggalkan sesuatu yang sudah terlalu baik... Tapi apa yang kita tahu pasti? Yang jelas adalah nilai Rp1,5 triliun itu seperti uang yang tidak pernah cukup...

Aku pikir ini seperti sebuah permainan, tapi sebenarnya apa yang dimainkan disini? Apakah itu tentang mencari kebahagiaan, atau hanya tentang mencari uang?
 
wahhhhh! sariWangi punya harga Rp1,5 triliun sih?! itu kayak nge-pasar properti di Jakarta bareng harga per m2! siapa tahu dulu aku pikir Unilever akan jadi pemegang saham SariWangi ke depannya, tapi aku salah kan? 🤦‍♂️ Djarum yang paham manapun, kalau mereka bisa ngelakukan transaksi ini dengan cepat, itu kayak mereka punya rencana untuk masuk ke pasar teh di Indonesia dengan gila! 💥 Aku harap jadi satu dari investor yang sukses di tahun 2026! 🤑
 
gak tahu kenapa unilever mau menjual sariwangi, nggak ada hasilnya yang luar biasa kan?Rp1,5 triliun itu gede banget! tapi aku pikir ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk djarum, malah bisa mengembangkan bisnis teh di Indonesia lebih luas.
 
Mana nih bro... aku rasa Unilever kaget banget dengan harga Rp1,5 triliun yang dibayangkan untuk SariWangi. Aku pikir ini karena bisnis teh SariWangi terus berkembang gampang dan banyak peminatnya di Indonesia. Aku juga tidak bisa tidak berpikir tentang rencana penggunaan dana itu nanti, bro... apakah akan digunakan untuk memperluas pemasaran atau apa? 🤔💸

Aku juga penasaran sih bagaimana Djarum bakal mengelola bisnis ini. Aku tahu mereka punya luar negeri yang luas dan kuat, jadi aku rasa bisa diharapkan untuk memperluas pasar SariWangi ke seluruh dunia. Tapi apa itu nanti akan membawa dampak positif atau negatif, aku belum tentu sih... 🤷‍♂️
 
Wah, nih guys! Saya penasaran apa yang akan terjadi dengan bisnis teh SariWangi setelah Unilever menjualnya ke Djarum. Mungkin ini bisa menjadi kesempatan bagus bagi Djarum untuk mengembangkan bisnisnya dan meningkatkan kualitas produk mereka 🤔. Tapi, saya juga khawatir apa yang akan terjadi dengan pekerja-pekerti SariWangi setelah perubahan ini? Semoga proses transaksi ini bisa berjalan lancar dan tidak ada masalah 🤞.
 
Kurang aja kejutan kalau Unilever jual SariWangi ke Djarum, kan? Siapa yang tahu nanti kinerja bisnis itu bisa mengecewakan siapa pun. Dan Rp1,5 triliun itu apa? Tidak ada arti, kan? Hanya sekedar nominal aja, tapi efeknya bagaimana? Mungkin akan membuat Unilever lebih fokus pada bisnis lain yang lebih menguntungkan, atau mungkin akan membuat SariWangi menjadi komponen bisnis kecil yang tidak terlalu penting lagi. Saya rasa penjualan ini lebih banyak membantu Djarum daripada Unilever, karena mereka yang pasti memiliki rencana untuk mengembangkan bisnis teh di Indonesia. Dan siapa yang akan jadi pemanfaatnya? Para investor yang hanya ingin mendapatkan untung dari investasi mereka, kan?
 
Transaksi ini kayaknya bikin Unilever lebih fokus pada bisnis yang lain, apalagi kalau SariWangi jadi milik Djarum. Mungkin itu bikin strategi pemasaran mereka berdua menjadi lebih kompleks... 🤔
 
kembali
Top