UNICEF menghargai upaya Pemerintah Indonesia dalam membangun generasi masa depan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini, yang dijalankan Badan Gizi Nasional, telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat hingga Januari 2026. Upaya ini mendapat dukungan dari Pemerintah Republik Tiongkok melalui kerja sama dengan UNICEF.
Papua merupakan daerah yang menghadapi tantangan utama dalam hal stunting, akses ke layanan gizi terbatas, dan kesenjangan kualitas sumber daya manusia. MBG memberikan pendekatan terpadu berbasis sekolah dan komunitas melalui Posyandu, sehingga anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui dapat menikmati makanan bergizi secara rutin, edukasi gizi, dan layanan kesehatan.
Kunjungan perwakilan UNICEF ke Jayapura, Papua, menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sistem gizi berbasis komunitas dan berorientasi pada kualitas. Sekretaris Jenderal BGN Sarwono mengatakan bahwa kolaborasi dengan mitra internasional membantu memperkuat kualitas pelaksanaan MBG.
Sementara itu, Juru Bicara BGN Dian Fatwa menjelaskan bahwa MBG bukan hanya program pemberian makanan, tetapi penguatan ekosistem layanan gizi yang berdampak jangka panjang. "Program MBG menjawab kebutuhan Papua dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini," ujarnya.
Kerja sama antara Pemerintah Tiongkok, UNICEF, dan Pemerintah Indonesia diharapkan dapat terus menjadi contoh teladan kerja sama tripartit yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Papua merupakan daerah yang menghadapi tantangan utama dalam hal stunting, akses ke layanan gizi terbatas, dan kesenjangan kualitas sumber daya manusia. MBG memberikan pendekatan terpadu berbasis sekolah dan komunitas melalui Posyandu, sehingga anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui dapat menikmati makanan bergizi secara rutin, edukasi gizi, dan layanan kesehatan.
Kunjungan perwakilan UNICEF ke Jayapura, Papua, menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sistem gizi berbasis komunitas dan berorientasi pada kualitas. Sekretaris Jenderal BGN Sarwono mengatakan bahwa kolaborasi dengan mitra internasional membantu memperkuat kualitas pelaksanaan MBG.
Sementara itu, Juru Bicara BGN Dian Fatwa menjelaskan bahwa MBG bukan hanya program pemberian makanan, tetapi penguatan ekosistem layanan gizi yang berdampak jangka panjang. "Program MBG menjawab kebutuhan Papua dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini," ujarnya.
Kerja sama antara Pemerintah Tiongkok, UNICEF, dan Pemerintah Indonesia diharapkan dapat terus menjadi contoh teladan kerja sama tripartit yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.